Bandara Juanda Perketat Pengamanan Usai Kasus Bom Bunuh Diri di Medan

Jakarta – Insiden bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (13/11) pukul 08.45 WIB kemarin rupanya membuat pihak Bandara Internasional Juanda Surabaya ikut memperketat pengamanannya. Penjagaan ini dilakukan guna menjaga keamanan di dalam lingkungan objek vital seperti Bandara Juanda yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur.

“Saat ini status di Juanda masih hijau belum kuning. Namun demikian, kami memperketat dan meningkatkan penjagaan,” ujar Mashabi selaku Airport Security Senior Manager Bandar Udara Internasional Juanda, seperti dilansir Antara.

Lebih lanjut Mashabi mengungkapkan, penjagaan tersebut dilakukan di pos-pos manapun yang dianggap rawan untuk digunakan orang masuk ke dalam lingkungan Bandara Juanda. “Pos mana saja yang rawan orang masuk, yang berpotensi melawan hukum akan kami tingkatkan,” tutur Mashabi.

Sementara ini pihak manajemen Bandara Juanda masih belum melakukan penambahan pasukan pengamanan untuk berjaga di area bandar udara. Avsec hanya mengefektifkan anggota yang ada di lapangan untuk menjaga kawasan Bandara Juanda. “Salah satunya profiling terhadap calon penumpang. Kalau biasanya hanya dipantau, kini lebih dipelototi lagi, baik badan dan juga barang bawaan,” katanya.

Wakil Kepala Polresta Sidoarjo Jawa Timur AKBP M Anggi Naulifar Siregar sebelumnya telah memperketat penjagaan di Mako Polresta serta masing-masing kepolisian sektor yang ada di wilayah Sidoarjo. “Masing-masing kendaraan yang masuk kami periksa secara menyeluruh baik itu roda dua dan roda empat, termasuk barang bawaan yang ada di bagasi juga turut diperiksa,” ujarnya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh pihak kepolisian dengan memakai metal detector, kaca cermin, dan juga seekor anjing pelacak. “Hal itu untuk meningkatkan keamanan yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” tandasnya.

Seperti diketahui, peristiwa ledakan bom bunuh diri terjadi pada Rabu (13/11) kemarin di Polrestabes Medan, Jalan HM Said, Medan sekitar pukul 08.45. Ledakan bom bunuh diri tersebut dilakukan oleh seorang pria yang langsung tewas di lokasi. Terduga pelaku bom bunuh diri sebelumnya mengaku akan mengurus SKCK. Dalam peristiwa tersebut terdapat 6 orang lainnya yang terluka.

Citilink Buka Rute Penerbangan Internasional ke Denpasar & Kuala Lumpur

Cengkareng – Maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC) Citilink Indonesia akhirnya resmi membuka rute penerbangan internasional baru dari Denpasar ke Perth, Australia dan Kuala Lumpur, Malaysia pada Jumat (8/11) lalu.

Menurut Direktur Utama Citilink Juliandra, kedua rute internasional baru itu adalah rute yang cukup strategis dan diharapkan dapat menarik minat masyarakat, khususnya millenials traveller. “Selain Australia, rute dari Denpasar ke Kuala Lumpur juga memiliki pasar yang cukup menjanjikan, terutama para wisatawan mancanegara dari Kuala Lumpur yang ingin berlibur ke Pulau Dewata,” kata Juliandra, seperti dilansir Kontan.

Citilink yakin bisa mencapai target keterisian kursi atau load factor mencapai 75% pada rute Denpasar-Perth dan 77% untuk rute Denpasar-Kuala Lumpur. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), wisatawan mancanegara (wisman) asal Malaysia dan Australia merupakan turis yang paling banyak berkunjung ke Indonesia.

Sebagai informasi, jumlah wisman asal Malaysia yang berkunjung ke Indonesia mencapai 2,34 juta kunjungan, sedangkan turis Australia memiliki jumlah kunjungan terbanyak keempat, yakni 1,02 juta kunjungan selama periode Januari-September 2019. Rute Denpasar-Perth PP dan Denpasar-Kuala Lumpur PP adalah rute penerbangan internasional Citilink yang ke-7 dan ke-8 usai sebelumnya membuka rute internasional seperti Jakarta-Penang, Jakarta-Kuala Lumpur, Surabaya-Kuala Lumpur, Jakarta-Phnom Penh, Denpasar-Dili, dan Denpasar-Kunming.

Juliandra juga mengungkapkan, sebagai maskapai yang memperoleh penghargaan LCC bintang 4 versi Skytrax selama 2 periode berturut-turut, Citilink berupaya untuk terus mengutamakan service dan kenyamanan penumpang. Misalnya saja tempat duduk yang mempunyai konfigurasi cukup luas dengan spacious leg room dan layanan terbaru lainnya meski dengan harga tiket yang cukup terjangkau. “Hal ini menjadi keunggulan Citilink yang kami harapkan mampu menarik masyarakat untuk terbang bersama kami ke rute-rute internasional baru ini,” paparnya.

Rute Denpasar-Perth dilayani setiap hari dengan pesawat Airbus A320 kapasitas 180 penumpang pada pukul 01:00 – 04:40 waktu setempat. Kemudian rute Perth-Denpasar juga diterbangkan tiap hari jam 09.40-13.30 waktu setempat. Sedangkan penerbangan Denpasar-Kuala Lumpur beroperasi tiap hari dengan jadwal penerbangan 14.45-17.40 waktu setempat dan rute Kuala Lumpur-Denpasar pukul 18.35-22.05 waktu setempat.

Bandara Samarinda Ditutup, Rute Surabaya Dialihkan ke Balikpapan

SURABAYA/SAMARINDA – Mulai tanggal 20 November hingga 15 Desember 2019 mendatang, kegiatan operasional Bandara APT Pranoto di Samarinda resmi ditutup untuk sementara waktu karena ada perbaikan fasilitas prasarana. Karena itu, sejumlah penerbangan, termasuk tujuan Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar akhirnya harus dialihkan ke Balikpapan.

“Terkait rencana menutup operasional, itu betul. Mirip yang sudah disampaikan Humas Pemprov Kaltim. Itu dilakukan untuk menginformasikan lebih awal. Permasalahan ini pun sudah dirapatkan. Pelaksanaannya pada 20 November sampai 15 desember 2019,” jelas Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto, Dodi Dharma Cahyadi. “Ini dalam rangka perbaikan taxiway dan pemasangan AFL.”

Lebih kurang selama setahun terakhir, Bandar APT Pranoto banyak melakukan operasional penerbangan pesawat besar seperti Boeing dan Airbus. Rutenya pun terus memadat. Sementara, dari sisi material bandara, rupanya tak mampu mengimbangi. Sehingga, sempat beberapa kali penerbangan ditutup sementara, lantaran taxiway mengalami kerusakan lebih kurang tiga kali. Lampu di landasan pacu atau Airfield Lighting System (AFL) juga kerap menjadi kendala saat cuaca dalam keadaan buruk.

“Karena dua pekerjaan ini, untuk sementara waktu penerbangan di bandara kami tutup guna menjamin keselamatan penerbangan,” sambung Dodi. “Selama perbaikan, semua penerbangan dari dan ke Samarinda dialihkan ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan. Dalam waktu dekat, kami keluarkan NOTAM untuk pemberitahuan sementara penerbangan ke Balikpapan.”

Dengan pengalihan penerbangan tersebut, sejumlah maskapai mengaku mengalami kerugian. Station Manager Garuda Indonesia cabang Samarinda, Fauzan Ridwan, dilansir Kompas, menuturkan bahwa peralihan ini memberi dampak kerugian kepada maskapai, meskipun ia tidak tahu berapa total kerugian karena itu urusan manajemen. “Kalau rugi, jelas, tetapi totalnya berapa kami belum tahu. Manajemen yang hitung,” katanya.

Senada, Distrik Manager Susi Air, Astrid Siska Pratiwi, menyampaikan bahwa jumlah kerugian belum bisa dihitung. Hanya saja, pengalihan ini sebagai bentuk keamanan sehingga perlu didukung. “Kami akan koordinasi dulu pengalihan ini apakah nanti di Balikpapan atau bagaimana. Karena penerbangan kami perintis antar daerah di Kaltim saja,” tutur dia.

Rayakan Hari Pahlawan, Bandara Juanda Gelar Lomba Face Painting

SURABAYA – Surabaya telah dikenal sebagai Kota Pahlawan. Nah, karena berlokasi tidak jauh dari ibukota Provinsi Jawa Timur tersebut, Bandara Internasional Juanda pun tidak pernah absen memperingati Hari Pahlawan setiap tahunnya. Pada tanggal 10 November 2019 kemarin, puluhan pekerja dan praktisi bandara mengikuti lomba face painting (melukis wajah) ala pejuang 45.

Dilansir dari Sindo News, menggunakan bahan cat minyak dan peralatan make-up yang disediakan panitia, masing-masing peserta yang terdiri dari dua orang mendapat waktu 30 menit untuk melukis wajah. Berbagai corak lukisan digoreskan di masing-masing wajah peserta. Semuanya dilakukan demi menyemarakkan peringatan Hari Pahlawan di area Bandara Juanda.

Karena dilakukan terbuka, lomba face painting ini sempat menarik perhatian penumpang pesawat yang baru mendarat di Bandara Juanda. Tidak sedikit di antara mereka yang turut mengabadikan momen menarik ini melalui kamera ponsel mereka sambil melepas lelah setelah terbang dari luar daerah. “Asyik, bisa mengingatkan kita kalau hari ini adalah Hari Pahlawan meski saya berada di bandara,” ujar Shanti, salah satu penumpang yang datang dari Jakarta.

Kegiatan itu sendiri dilakukan di area lobi Terminal 2 Bandara Juanda. Manajer Keamanan Senior Bandara Juanda, M. Mashabi, mengatakan bahwa ia mengucapkan terima kasih kepada para mitra yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain bertujuan untuk memperingati Hari Pahlawan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman lainnya kepada para pengguna layanan bandara.

“Tentu saja, selain menghibur, kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada pengguna bandara sehingga dapat membentuk rasa nyaman untuk layanan bandara melalui pengalaman yang tak terlupakan seperti ini,” katanya. “Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan agar sinergi dengan mitra dapat terus berlanjut dan terpelihara dengan baik.”

Sementara itu, Kuswatus Solihin, salah satu mitra di Bandara Internasional Juanda, menyatakan kegembiraan karena dapat bergabung dengan perayaan Hari Pahlawan di bandara. Dirinya mengaku senang bisa mengikuti gelaran ini, apalagi kegiatan ini mampu menarik perhatian para penumpang dan membuat mereka terhibur.

Batik Air Sediakan Layanan Penerbangan Umrah Langsung ke Tanah Suci

Jakarta – Maskapai full service Batik Air bekerja sama dengan Dream Tour untuk menyediakan layanan penerbangan umrah periode 2019-2020 ke Madinah dan Jeddah. Batik Air dan Dream Tour berupaya untuk memberikan layanan premium service yang memungkinkan penerbangan berlangsung non-stop atau direct flight tanpa transit dengan mengoperasikan pesawat jenis Airbus 330-300.

“Sementara kita satu minggu itu baru tiga flight. Januari nanti kita tambah jadi enam flight seminggu. Dan Maret atau akhir Februari bertambah jadi delapan flight. Oktober nanti kita kedatangan dua pesawat lagi. Jadi mungkin target kita untuk Oktober 2020, seminggu itu kita ada 21 flight,” kata Muhammad Umar Bakadam, Presiden Direktur Dream Tour Group di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (8/11), seperti dilansir Kompas.

Karena merupakan penerbangan premium service, Batik Air tak hanya menyuguhkan penerbangan langsung saja, tetapi juga menyediakan fasilitas in-flight entertainment, termasuk dengan adanya televisi di setiap kursi penumpang. CEO Batik Air Capt. Achmad Luthfie menambahkan, kerja sama tersebut adalah langkah strategis untuk memfasilitasi kebutuhan penumpang yang ingin beribadah umroh ke Arab Saudi dengan pesawat Airbus 330-300.

“Airbus ini dinilai tepat menjadi bagian pendukung model bisnis dan mencerminkan kesungguhan dalam memperluas jaringan dengan tata letak kursi lorong ganda terdiri dari 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi,” papar Luthfie.

Dream Tour sendiri akan bertindak General Sales Agent atau mitra perjalanan umrah dari 8 kota di Indonesia, yang meliputi Banda Aceh-Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Medan-Bandara Internasional Kualanamu, Palembang-Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Jakarta-Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Solo-Bandara Internasioanl Adi Soemarmo, Surabaya-Bandara Internasional Juanda, Makassar-Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, dan Balikpapan-Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.

“Dream Tour berkomitmen sebagai travel umrah terbaik di Indonesia memberikan pelayanan prima kepada seluruh jemaah,” jelas Umar. Ke depannya, Umar juga mengharapkan untuk bisa menyediakan rute keberangkatan umrah dari lebih banyak kota di Indonesia.

Selain itu, rute penerbangan umrah premium ini juga diharapkan dapat menambah jumlah jemaah umrah yang belakangan ini sedang lesu. Oleh sebab itu, Batik Air dan Dream Tour menawarkan harga tiket promo yang terjangkau untuk rute penerbangan umrah premium tersebut. “Tarifnya untuk dari Jakarta kita landing Madinah, publish di harga Rp12.700.000 ekonomi. Kelas bisnis promo hanya nambah Rp6.000.000. Sementara sampai akhir musim harganya akan segitu, promo tambah Rp6 juta itu sudah pulang-pergi,” tandasnya.

Imbas Pecahnya Garuda & Sriwijaya, Ratusan Calon Penumpang Terlantar di Bandara Juanda

Sidoarjo – Berakhirnya kerja sama operasional antara pihak Sriwijaya Air Group dengan Garuda Indonesia Group rupanya berdampak pada calon penumpang. Setidaknya ada ratusan calon penumpang maskapai Sriwijaya dan Nam Air yang batal terbang dari Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Kamis (7/11).

Calon penumpang dari kedua maskapai tersebut terlihat menumpuk di ruang tunggu Bandara Juanda. Sebelumnya terdapat 4 penerbangan Sriwijaya Air dan 3 penerbangan Nam Air dari Bandara Juanda menuju sejumlah daerah yang dibatalkan sepihak tanpa alasan yang jelas pada Kamis (7/11).

Banyak calon penumpang yang protes dan meminta kepastian keberangkatan di kantor Sriwijaya Air yang terletak di dalam area Terminal Check In Bandara Juanda. Bahkan ada juga beberapa calon penumpang yang kesal dan emosi karena tak memperoleh kejelasan dari pihak maskapai.

Salah satu penumpang bernama Hendro yang hendak terbang ke Medan tampak emosi ketika meminta kepastian pada pihak maskapai. “Saya sudah terburu-buru mau ke Medan, ternyata penerbangan dibatalkan tanpa alasan yang jelas,” kata Hendro, seperti dilansir Suara. Karena tak ada solusi, Hendro lebih memilih refund atau mengembalikan tiket supaya bisa terbang dengan maskapai lain.

Berdasarkan data dari Airport Duty Manager PT Angkasa Pura (AP) I Surabaya, dari total 10 penerbangan yang dilayani Sriwijaya Air dari Bandara Juanda, ada 4 di antaranya yang batal, yakni penerbangan ke Denpasar Bali, Cengkareng Jakarta, Kualanamu Medan, hingga Balikpapan. Sedangkan untuk Nam Air ada 6 penerbangan dan 3 di antaranya batal, yaitu tujuan Sampang, Bandung, dan Samarinda.

Menurut keterangan dari sumber di kantor Sriwijaya, pembatalan penerbangan itu diduga karena adanya masalah internal yang terjadi di manajemen Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia. Terkait sejumlah penerbangan yang tidak beroperasi, pihak maskapai memberi kesempatan bagi calon penumpang untuk refund (pengembalian tiket dan reschedule. Bagi yang melakukan reschedule jadwal penerbangan akan diberi fasilitas penginapan oleh maskapai.

Direktur Pemeliharaan dan Layanan PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) Iwan Joeniarto sebelumnya telah mengungkapkan jika Sriwijaya tak lagi menjadi anggota Garuda Indonesia Group. “Hubungan antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Group akan dilanjutkan secara business to business (B2B),” bebernya di Jakarta, Kamis (7/11).

AP I Sabet 3 Penghargaan Sekaligus dalam BUMN Branding & Marketing Award 2019

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I berhasil menyabet 3 penghargaan bergengsi pada ajang BUMN Branding & Marketing Award 2019 yang diadakan oleh BUMN Track bersama Arrbey Consulting pada Selasa (5/11) lalu.

Ketiga penghargaan yang diperoleh AP I meliputi Marketing The Innovation, The Best Branding BUMN, dan The Best Chief Marketing Officer (CMO) BUMN yang berhasil diraih oleh Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I Devy Suradji. Penghargaan tersebut diberikan oleh Ketua Dewan Juri BUMN Branding & Marketing Award 2019 Rhenald Kasali pada Direktur Teknik Angkasa Pura I Lukman F. Laisa di Jakarta, Selasa (5/11).

“Penghargaan ini merupakan sebuah apresiasi atas berbagai upaya seluruh insan Angkasa Pura I dalam memberikan suatu pengalaman yang bernilai kepada pengguna jasa bandara udara dalam mewujudkan visi Angkasa Pura I yaitu Connecting the World Beyond Airport Operator with Indonesian Experience,” kata Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, seperti dilansir Okezone.

BUMN Branding & Marketing 2019 adalah ajang apresiasi terhadap perusahaan BUMN dan anak perusahaan BUMN yang berhasil menunjukkan kinerja unggul dalam melakukan inovasi branding dan juga marketing. Di usia ke-7 tahun penyelenggaraannya, acara BUMN Branding & Marketing melibatkan 92 perusahaan BUMN dan anak usaha BUMN dengan mengusung tema Beyond Innovation.

Menurut Ketua Dewan Juri BUMN Branding & Marketing Award 2019 Rhenald Kasali, digital marketing adalah bagian dari transformasi digital yang telah membuat BUMN dapat bersaing di luar batas dan mempunyai kualitas dengan global mindset. Di sisi lain, para peraih penghargaan CMO terbaik juga dinilai terbukti dapat menerapkan global mindset sekaligus menggiring perusahaan untuk menjadi world class company.

“BUMN dinilai sudah mampu memberikan kontribusi ekonomi yang tinggi. Ada banyak fakta BUMN mulai bergerak, tidak lagi menjadi lazy company. Melalui ajang ini, bagaimana inovasi yang terus dikembangkan mampu menjadikan BUMN bersaing di kancah global,” tandas Rhenald.

Kini Ada Monumen Pesawat Nomad di Dekat Terminal 2 Bandara Juanda

Sidoarjo – Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda membangun monumen pesawat Nomad. Adapun monumen pesawat Nomad bernomor pesawat P 839 berlogo Skadron Udara 800 dan berwarna abu-abu tersebut rencananya bakal dibangun di dekat bundaran menjelang masuk ke Terminal 2 atau T2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur.

Hingga Jumat (1/11) lalu, pesawat Nomad tersebut masih diletakkan di bahu jalan. Menurut Komandan Puspenerbal Juanda, Laksamana Pertama TNI Edwin pembangunan monumen Nomad ini dilakukan guna menghargai jasa dari alutsista yang pernah dimiliki oleh pihak Puspenerbal tersebut.

“Di mana pesawat itu selama dalam masa penugasan cukup memiliki arti dalam operasi dan latihan yang pernah kita gelar. Sehingga diharapkan ke depan, monumen pesawat Nomad dapat menjadi destinasi wisata kedirgantaraan,” kata Laksamana Pertama TNI Edwin, seperti dilansir Tribunnews.

Kepala Museum Puspenerbal, Letkol Laut (E) Yosep Nikolaus menambahkan bahwa pesawat tersebut akan segera diletakkan di dudukannya. “Rencana besok Sabtu (2/11/2019), pesawat akan kita derek lalu kita naikkan ke dudukan. Saat ini dudukan sudah dibuat dan sekarang dalam tahap finishing pembangunan,” bebernya.

Letkol Laut (E) Yosep Nikolaus menjelaskan jika pesawat Nomad tersebut dipreteli terlebih dahulu di hanggar Lanudal Juanda, kemudian dirakit lagi di bahu jalan dekat bundaran menjelang masuk ke Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Juanda. Pesawat jenis Nomad sendiri adalah alutsista buatan Australia yang sebelumnya adalah perlengkapan untuk memperkuat Skuadron Udara 800 TNI AL.

“Nomad sendiri juga memiliki arti penting bagi Puspenerbal karena pesawat buatan Government Aircraft Factories (GAF) Australia itu dikenal handal dalam melakukan patroli maritim. Serta menjadi andalan di armada Puspenerbal sepanjang tahun 1970 – 1980an sebelum perannya digantikan oleh pesawat CN 235 dan Cassa 212,” papar Letkol Laut (E) Yosep Nikolaus.

Dengan dibuatnya monumen pesawat Nomad di dekat Terminal 2 Bandara Juanda ini, diharapkan masyarakat yang lewat dapat melihat tambahan koleksi alutsista yang dijadikan monumen di bundaran tersebut.

September 2019, Kunjungan Turis Asing ke Jatim via Bandara Juanda Turun

SURABAYA – Tidak hanya secara nasional, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Provinsi Jawa Timur sepanjang bulan September 2019 kemarin juga mengalami penurunan. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, kedatangan turis mancanegara melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda melorot sebesar 30,36 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Dilansir dari Republika, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jatim pada periode tersebut tercatat sebanyak 20.719 kunjungan, turun dari 29.751 kunjungan di bulan Agustus 2019. Dibandingkan bulan yang sama tahun 2018 lalu, jumlah kedatangan turis asing juga mengalami penurunan sebesar 16,57 persen, yakni dari 24.835 kunjungan.

“Secara kumulatif selama Januari-September 2019, jumlah wisman mengalami penurunan sebesar 22,11 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 237.990 kunjungan menjadi 185.372 kunjungan,” jelas Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono. “Sepuluh negara asal wisman yang mendominasi kunjungan ke Jawa Timur pada September 2019 yaitu Malaysia, Singapura, China, Taiwan, Amerika Serikat, India, Jepang, Thailand, Korea Selatan, dan Jerman.”

Dari kesepuluh negara tersebut, Teguh melanjutkan, turis asal Malaysia masih menempati posisi tertinggi kedatangan, dengan kontribusi sebesar 25,79 persen. Kemudian, disusul oleh wisman dari Singapura di posisi kedua dengan angka kunjungan 12,24 persen, serta turis asal China dengan kontribusi kunjungan sebesar 11,28 persen.

Meski demikian, jika dibandingkan bulan sebelumnya, kunjungan turis asing dari sepuluh negara utama tersebut pun mengalami penurunan, yakni dari 19.099 kunjungan menjadi 14.135 kunjungan, atau turun sebesar 25,99 persen. Wisatawan asal Jerman merupakan satu-satunya negara utama yang mengalami kenaikan, yakni sebesar 6,38 persen, dari 345 kunjungan menjadi 367 kunjungan.

Seperti diberitakan sebelumnya, BPS Pusat dalam laporannya menuturkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia selama September 2019 turun 10,10 persen menjadi 1,4 juta kunjungan jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2019 sebelumnya yang mencapai 1,5 juta kunjungan. Penurunan kunjungan turis asing ini berlangsung di hampir semua pintu masuk udara.

Parkir di Bandara Malang Bikin Heboh, Tarif di Juanda Tetap

SURABAYA/MALANG – Pada awal November 2019 ini, Bandara Abdul Rachman Saleh sempat viral gara-gara tarif parkir kendaraan yang diklaim memberatkan banyak pengendara. Sementara itu, di Bandara Internasional Juanda, seperti disampaikan PT Angkasa Pura II, tarif parkir kendaraan masih tetap sama, tidak ada perubahan, karena perusahaan baru saja melakukan penyesuaian pada bulan September kemarin.

“Belum, daftar masih sama,” ujar Legal an Section Communication Head PT Angkasa Pura I Bandara Juanda, Yuristo Ardi Hanggoro, dilansir Detik. “Penyesuaian tarif di Bandara Juanda dilakukan sejak 2 tahun terakhir. Meski begitu, tidak ada periode pasti setiap berapa tahun. Sesuai evaluasi saja dan yang jelas setiap penyesuaian harus ada justifikasi dan kajian serta atas persetujuan pemda setempat.”

Dalam daftar tarif terbaru, untuk roda dua, tarif lama Rp3 ribu menjadi Rp5 ribu, untuk roda empat, tarif lama Rp6 ribu menjadi Rp10 ribu, sedangkan tarif kendaraan roda enam lebih dari Rp8 ribu menjadi Rp12 ribu. Sementara, tarif untuk kendaraan roda dua yang menginap, dari Rp25 ribu menjadi Rp35 ribu, tarif inap kendaraan roda empat dari Rp50 ribu menjadi Rp100 ribu, dan tarif inap kendaraan roda enam lebih dari Rp70 ribu menjadi Rp120 ribu.

Di sisi lain, tarif parkir kendaraan di Bandara Abdul Rachman Saleh yang sempat menggegerkan para sopir adalah bus pariwisata jam pertama Rp300 ribu dan selanjutnya Rp50 per jam, bus mini jam pertama Rp200 ribu dan selanjutnya Rp50 ribu per jam, ELF/HIACE jam pertama Rp150 ribu dan selanjutnya Rp25 ribu per jam, serta mobil atau jeep jam pertama Rp100 ribu dan selanjutnya Rp25 ribu per jam.

“Sebenarnya kami penggerak wisata di Malang ini ‘kan selain menjual wisata, juga menjual bandara, dalam artian kalau ada tamu dari luar, kami referensikan untuk turun di Malang,” ujar salah satu sopir pariwisata di Malang, Rozikin, dilansir dari Surya Malang. “Namun, kalau seperti ini, bisa kami rekomendasikan turun di Surabaya saja.”