Cegah Banjir Meluas ke Bandara Juanda, Pemkab Sidoarjo Bersih-Bersih Kali Butung

Sidoarjo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk menertibkan bangunan liar yang dibangun di bantaran sungai untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan juga bersih.

“Sebagai contoh, di Kali Butung tidak ditemui bantaran sungai. Apalagi keberadaannya berbatasan langsung dengan pemukiman warga. Apabila hal seperti tersebut dibiarkan, maka saat dilakukan normalisasi akan mengalami kesulitan. Itu yang harus segera ditertibkan,” ujar Khofifah, Selasa (21/1), seperti dilansir Antara.

Kegiatan itu pula yang menurutnya jadi salah satu usaha pihak Pemprov Jatim untuk menormalisasi sungai di Jawa Timur. Selain itu, ini juga berguna untuk memberi pemahaman pada seluruh masyarakat supaya lebih peka terhadap pentingnya kebersihan sungai untuk kesehatan dan keselamatan bersama. “Dengan membersihkan kali (sungai), secara tidak langsung mencegah kemungkinan meluapnya air ketika intensitas hujan tinggi,” jelasnya.

Khofifah juga mengimbau supaya dilakukan langkah preventif dengan mengajak masyarakat agar tidak membuang sampai sembarangan di sungai. Masyarakat pun diajak menjadikan sungai layaknya beranda depan rumah yang harus senantiasa bersih. “Sehingga, dengan menjadikan sungai sebagai beranda depan rumah, maka masyarakat akan berusaha untuk terus menjaga kebersihannya,” bebernya.

Dengan menjaga kebersihan sungai, maka masyarakat secara tak langsung telah menciptakan ekologi sumber kehidupan. “Sebagai contoh ikan yang hidup di sungai yang bersih, bisa dikonsumsi sebagai asupan gizi yang sehat jika air sungainya sehat. Oleh sebab itu, jagalah kebersihan sungai,” ujar Khofifah.

Khofifah pun meminta Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin untuk menertibkan masyarakat yang hidup di bantaran sungai dan ditawarkan solusi untuk pindah di lokasi lain atau rumah susun (rusun). “Apabila disepakati, pihaknya akan melakukan penghitungan secara rinci kebutuhannya, termasuk di dalamnya jumlah unitnya dengan kementerian PUPR,” ucapnya.

Ketika meninjau langsung Kali Butung, Khofifah menemukan banyak sampah yang menghambat aliran sungai, misalnya saja kayu dengan ukuran besar dan sebagainya. “Tadi saat tim BPBD mengeruk dengan menggunakan long hand excavator, ditemukan kasur, kayu yang ukurannya cukup besar sehingga harus di gergaji dulu dan ragam sampah lainnya yang menumpuk tahunan. Banyaknya hambatan seperti ini menyebabkan aliran sungai tersumbat. Dengan demikian, kemungkinan terjadinya banjir yang semakin besar,” ungkapnya.

Kegiatan bersih-bersih itu sengaja dilakukan karena BPBD Jatim sebelumnya telah memperingatkan beberapa titik yang perlu diwaspadai ketika terjadi hujan berintensitas tinggi. “Apabila sampah Kali Butung tidak segera dibersihkan, saat terjadi hujan akan terjadi banjir sampai di Bandara Internasional Juanda. Oleh sebab itu, dengan terlibatnya TNI AL dari kesatuan marinir dan berbagai relawan sangat membantu Pemprov Jatim dalam normalisasi sungai,” ujarnya.

Waspada Virus Corona, Bandara Juanda Perketat Pengawasan Penumpang

Surabaya – Penyebaran virus Corona dari China membuat kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Surabaya melakukan sejumlah langkah pencegahan. Misalnya saja memperketat pengawasan penumpang dari luar negeri yang datang melalui Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

Langkah nyata pengawasan pihak KKP Surabaya dilakukan dengan menyiagakan petugas jaga untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang yang baru turun dari pesawat di Bandara Juanda. “Kalau ada penumpang suhu tubuhnya lebih dari 38 derajat Celcius maka akan kami arahkan ke ruang isolasi khusus di lingkungan bandara,” kata Budi Hidayat, Kepala KKP Surabaya, Rabu (22/1), seperti dilansir Liputan6.

Ruang isolasi karantina kesehatan sendiri berada di terminal kedatangan internasional Bandara Juanda Surabaya. Ruang isolasi dilengkapi dengan peralatan medis dan ambulans untuk perawatan sementara jika ditemukan penumpang yang terindikasi virus corona.

“KKP memang secara rutin melakukan pengawasan kedatangan penumpang internasional. Namun adanya kasus virus corona di China, KKP Surabaya di Bandara Juanda melakukan pengetatan pengawasan terhadap orang-orang yang baru datang dari China,” ungkap Budi.

Budi menjelaskan, penumpang yang baru datang akan diawasi lewat alat Body Thermal Scanner. Alat itu berguna untuk mendeteksi suhu badan seluruh penumpang dan juga crew pesawat. KKP Surabaya pun menyiagakan tim pengawasan dan tim gerak cepat untuk menyiapkan logistik berupa alat pelindung diri, ambulans yang lengkap dengan peralatannya.

“Jika nanti ditemukan suhu penumpang di atas 38 celcius langsung kami periksa lebih lanjut. Kami bawa di ruang pemeriksaan, ruang isolasi. Kami cek apakah dia mengarah ke kasus yang sedang kami waspadai lalu kami lakukan SOP. Kami periksa, kami kasih APD dan kami persiapkan untuk merujuk ke rumah sakit perawatan Dr Soetomo,” paparnya.

Budi menuturkan, ada 2 kali kedatangan penumpang asal China dalam sepekan di Bandara Juanda. Akan tetapi, berdasarkan deteksi dan pemeriksaan yang dilakukan masih belum ditemukan penumpang yang diduga terjangkit virus Corona. “Tetapi antisipasi tetap dilakukan dan kami juga berkoordinasi dengan maskapai untuk mengetahui manifest penumpang serta melengkapi petugas kami dengan pelindung diri sesuai SOP,” tandasnya.

Proyeksi Penumpang Tahun 2020 Naik 11% di Bandara Kelolaan Angkasa Pura I

Jakarta – Tahun 2020 ini PT Angkasa Pura (AP) I memperkirakan pertumbuhan trafik penumpang yang moderat, yakni di angka 11% dari 81,53 juta trafik penumpang pada 2019 menjadi 90,65 juta penumpang pada 2020.

Menurut Vice President Corporate Secretary AP I (Persero) Handy Heryudhitiawan, tahun 2019 lalu AP I berhasil melayani 81,53 juta penumpang di 14 bandar udara yang berada di bawah pengelolaan AP I. “Jumlah ini turun 15,6% dibanding trafik penumpang pada 2018 yang mencapai 96.65 juta penumpang,” ungkap Handy, Senin (20/1), seperti dilansir Kontan.

Meskipun tantangan industri penerbangan pada 2019 dirasa cukup berat, AP I tetap memiliki komitmen untuk membangun bandara-bandara kelolaannya supaya lebih bagus, nyaman, dan juga luas. Bahkan di 2020 ini AP I mengungkapkan rencananya untuk ekspansi dengan menjalankan sejumlah proyek pengembangan.

Handy menjelaskan, sejumlah proyek yang dilakukan adalah perluasan terminal dan perpanjangan landasan pacu (runway) di beberapa bandara, misalnya Bandara Juanda Surabaya (SUB), Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (UPG), Bandara Sam Ratulangi Manado (MDC), Bandara Lombok Praya (LOP), Bandara El Tari Kupang (KOE), dan Bandara Adi Soemarmo Solo (SOC).

Sebagai contoh, untuk perluasan Bandara Sam Ratulangi (Manado) diharapkan dapat menampung sekitar 5,7 juta penumpang dalam setahun. Usai pengembangan rampung, maka luas terminal Bandara Sam Ratulangi nantinya menjadi 57.296 m2 dari yang sebelumnya hanya 26.481 m2.

Tak hanya pengembangan bandar udara, tahun ini AP I pun telah dan akan mengambil alih pengoperasian Bandara Sentani Jayapura yang telah efektif dikelola AP I mulai 1 Januari 2020 lalu dan Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk Sulawesi Tengah serta Bandara APT Pranoto Samarinda sekitar bulan Oktober 2020 mendatang.

“Angkasa Pura I terus melakukan pengembangan bandara untuk memicu dan mengantisipasi potensi pertumbuhan penumpang tiap tahunnya. Pengembangan dilakukan juga untuk menjaga standar layanan kepada pengguna jasa bandara,” ujar Handy.

AP I pun kini bersama Incheon International Airport Corporation (IIAC) dan Wijaya Karya juga sedang mengikuti proses seleksi mitra pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam.

Setelah Soetta, Aviation Safety Campaign 4.0 Diadakan di Bandara Juanda

JAKARTA – Mulai Senin (20/1) kemarin hingga Kamis (23/1) mendatang, Perhimpunan Profesi Pilot Indonesia (PPPI) menyelenggarakan Aviation Safety Campaign 4.0 di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Nantinya, kampanye keselamatan penerbangan ini juga akan diselenggarakan di bandara-bandara lain seperti Bandara Internasional Juanda, Bandara Internasional Hasanuddin, dan Bandara Internasional Kualanamu. 

Dilansir JPNN, PPPI sebagai wadah organisasi profesi pilot Indonesia dari berbagai macam maskapai penerbangan tak abai dalam mewujudkan keselamatan dan kenyamanan penerbangan serta meningkatkan kualitas para pilot Indonesia. Wujud nyata dari upaya tersebut lantas dituangkan dalam bentuk aplikasi keselamatan penerbangan bernama Aviation Safety 4 Reality (AVS4R).

“Kenapa bentuknya aplikasi, karena nyaris semua orang kini pegang gadget. Dengan aplikasi, maka tujuan kami mengedukasi masyarakat mengena,” ujar Ketua PPPI, Capt. Rizky Budimansyah. “Banyak masyarakat yang masih belum paham akan penyebab pesawat delay. Aplikasi ini nantinya akan membantu masyarakat dan pengguna jasa penerbangan memahami hal-hal seperti itu.”

Rizki menekankan, acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan penerbangan yang ternyata harus dimulai dari diri sendiri agar makin berkembangnya dunia aviasi di Indonesia yang selamat, edukatif, dan kondusif. Hal ini penting agar masyarakat Indonesia tidak lagi menganggap bahwa bandara sebagai satu-satunya tempat paling mewah.

“Kegiatan ini dilaksanakan oleh PPPI bersama Indonesia Air Traffic Controller Association (IATCA) dengan menggandeng PT Tiga Ruang Imajinasi (Triguw) selaku EO dan digital partner,” sambung Rizki. “Tidak hanya perusahaan penerbangan, PT Pertamina pun berpartisipasi sebagai sponsor utama untuk mendukung Aviation Safety Campaign. PT Citilink Indonesia dan NAM Air juga ikut berkontribusi untuk mendukung acara ini agar dikemas dengan edukasi melalui simulasi keselamatan secara langsung dan kegiatan kampanye.”

Kampanye keselamatan penerbangan ini akan selalu bersamaan dengan acara Digital Reality Festival yang akan diikuti para pelaku industri kreatif digital, AR (Augmented Reality), dan VR (Virtual Reality) demi mewujudkan program digitalisasi bandara Indonesia. Melalui acara ini, PPP dan IATCA berharap keselamatan penerbangan bukan dimulai pada saat kedatangan di bandara saja, tetapi juga sudah dilakukan sebelum menentukan dan memutuskan bepergian melalui moda transportasi udara.

Liburan Imlek, Rute Penerbangan Surabaya Jadi Favorit

JAKARTA – Selain Natal dan pergantian tahun, perayaan Imlek juga menjadi momen bagi banyak orang untuk bepergian ke luar kota, bahkan luar negeri. Untuk tujuan mancanegara, ada kenaikan pemesanan tiket pesawat rute Singapura, Malaysia, dan Hong Kong. Sementara, untuk rute domestik, Surabaya, Medan, dan Makassar menjadi beberapa rute favorit mengisi liburan di Tahun Baru China.

“(Imlek) waktu liburan yang lumayan menarik minat, di luar akhir tahun dan Lebaran,” kata CEO Tiket.com, George Hendrata, dilansir Tempo. “Pelancong Indonesia memanfaatkan kurun liburan Imlek pergi ke luar negeri, antara lain Singapura, Malaysia, Hong Kong, karena mungkin banyak event (acara wisata) Imlek di sana. Sementara, untuk penerbangan domestik, yaitu Surabaya, Medan, dan Makassar.”

Jika Anda berencana menghabiskan liburan ke Hong Kong selama Imlek tahun ini, Anda bisa terbang dari Surabaya via Bandara Internasional Juanda, Tiket pesawat bisa Anda dapatkan dengan harga mulai Rp1,2 jutaan per orang, dengan pilihan maskapai Air Asia. Opsi maskapai lainnya adalah Lion Air, Scoot, dan Batik Air, beberapa di antaranya transit di Jakarta atau Kuala Lumpur terlebih dahulu.

Khusus untuk AirAsia, maskapai berbiaya murah atau low cost carrier tersebut menawarkan promo spesial Imlek untuk setiap anggota AirAsia BIG. Dalam promo kali ini, AirAsia memberikan penawaran spesial berupa tiket pesawat murah dengan harga mulai Rp200.000 (sudah termasuk pajak dan biaya lain) untuk rute Singapura, Kuala Lumpur, Penang, Bangkok, Belitung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Lombok, dan masih banyak lagi.

Promo tersebut hanya berlaku lewat pemesanan di situs airasia.com atau aplikasi AirAsia mulai 17-19 Januari 2020 (23.00 WIB) untuk periode terbang antara tanggal 1 September 2020 hingga 2 Maret 2021. Supaya dapat menikmati penerbangan yang lebih hemat, para penumpang AirAsia juga bisa memperoleh tambahan diskon atau potongan sebesar 10 persen untuk pemilihan kursi dan pembelian bagasi pesawat 25 kg atau lebih di awal.

Bakal Dikelola AP I, Bandara Kediri Mulai Groundbreaking 16 April 2020

Jakarta – Bandara Kediri, Jawa Timur rencananya akan mulai proses groundbreaking pada 16 April 2020 mendatang. PT Angkasa Pura (AP) I sendiri kabarnya bakal menjadi operator bandara yang dibangun oleh anak usaha PT Gudang Garam, yaitu PT Surya Dhoho Investama.

“Pembebasan lahan sudah sedikit lagi, 98 persen (saat ini). Groundbreaking 16 April 2020 targetnya,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Polana B Pramesti di Jakarta, Kamis (16/1), seperti dilansir CNN Indonesia.

Lebih lanjut Polana menerangkan, pemerintah telah menemukan solusi untuk lahan 2% yang masih belum dibebaskan. Di samping itu, penetapan lokasi bandara juga hampir selesai, tinggal menanti rekomendasi gubernur terkait pembangunan bandar udara. “Kuncinya adalah rekomendasi Gubernur untuk bandara sudah sesuai dengan RT/RW,” ungkap Polana.

Sementara itu, Direktur AP I Faik Fahmi berpendapat bahwa Bandara Kediri cukup potensial apabila nanti sudah rampung dibangun. “Saya kira Kediri sangat potensial dengan catatan aksesibilitasnya dibangun dengan baik sehingga akses ke Surabaya juga bisa mudah,” papar Faik.

Selain itu, Faik berpendapat jika Bandara Kediri juga dapat dijadikan alternatif untuk penerbangan ke Jawa Timur. Pasalnya, saat ini Bandara Juanda sudah over kapasitas dan harus dikembangkan. “Nah ini pengembangan (Bandara Juanda) bisa melalui pembangunan Bandara Kediri,” beber Faik.

Faik mengatakan, bandara yang berjarak sekitar 120 km dari Surabaya itu berpotensi untuk melayani penerbangan penumpang dan kargo. Ia pun meyakini bahwa Bandara Kediri tak akan bersaing ketat dengan Bandara Abdulrachman Saleh di malang. “Ini (Bandara Kediri) beda karateristiknya. Ini kan landasan pacunya besar jadi pesawat berbadan besar bisa masuk. Kalau Malang kan pesawat kecil,” katanya.

Direktur Utama PT Surya Dhoho Investama Susanto Widyatmoko pun menambahkan jika pihaknya membidik bandara itu bertaraf internasional. “Bandaranya internasional, landasan pacunya 3.300 meter,” papar Susanto.

Pembangunan Bandara Kediri sendiri diperkirakan membutuhkan waktu 2,5 tahun. Susanto mengungkapkan, bandara itu akan dibangun di atas lahan seluas 372 hektare yang memotong 3 kecamatan dan 4 desa di Kediri. “Nanti itu kita punya runway 3300 meter. Lokasi ada di tiga kecamatan dan empat desa. Tarokan, Grogol dan Bulusari,” tandasnya.

Meriahkan Imlek, AirAsia Tebar Promo Tiket Pesawat Murah Mulai Rp200 Ribu!

Jakarta – Maskapai berbiaya rendah alias low cost carrier (LCC) AirAsia menawarkan promo spesial Imlek untuk setiap anggota Air Asia BIG. Dalam promo kali ini, AirAsia memberikan penawaran spesial berupa tiket pesawat murah dengan harga mulai Rp200.000 (sudah termasuk pajak dan biaya lain) untuk rute Singapura, Kuala Lumpur, Penang, Bangkok, Belitung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Lombok, dan masih banyak lagi.

Promo tersebut hanya berlaku lewat pemesanan di situs airasia.com atau aplikasi AirAsia mulai 17-19 Januari 2020 (23.00 WIB) untuk periode terbang antara tanggal 1 September 2020 hingga 2 Maret 2021. “Di AirAsia, kami memandang setiap perjalanan sebagai petualangan besar. Melalui perjalanan lah kita menemukan tujuan, merasakan pengalaman baru, terhubung kembali dengan orang yang kita cintai dan membuat koneksi baru,” kata Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga, Jumat (17/1), seperti dilansir Kontan.

“Di momen hari raya yang berbahagia ini, kami ingin ambil bagian dalam mendekatkan Anda dengan orang-orang yang Anda kasihi dan menjadikannya sebagai momen tak terlupakan. Hal ini kami wujudkan melalui beragam penawaran spesial Imlek kali ini,” sambung Veranita.

Dalam rangka menyambut Hari Raya Imlek, AirAsia pun meluncurkan penawaran makanan inflight spesial persembahan Santan, yakni menu telur dan ikan saus tomat dengan putih dan kue nastar dengan harga mulai Rp45.000 yang tersedia untuk sejumlah penerbangan dengan kode QZ, AK, dan D7 sampai tanggal 31 Maret 2020.

Supaya dapat menikmati penerbangan yang lebih hemat, para penumpang AirAsia juga bisa memperoleh tambahan diskon atau potongan sebesar 10% untuk pemilihan kursi dan pembelian bagasi pesawat 25 kg atau lebih di awal.

Penumpang AirAsia pun bisa menikmati potongan 20% untuk pilihan aktivitas apapun (hanya berlaku untuk 1.000 transaksi pertama) dan potongan harga 5% untuk pemesanan hotel dengan menggunakan kode promo DOUBLE2020, beli 2 atau lebih dengan diskon 30 persen untuk belanja bebas bea dan 2.020 BIG Points di ourshop.com, serta paket SNAP 3 hari 2 malam (penerbangan + hotel) mulai dari Rp999.000 per orang.

Kemenhub Bakal Uji Coba Pasang Alat Deteksi Banjir di Bandara Juanda

Surabaya – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan penerbangan, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Transportasi Udara Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memasang alat pendeteksi banjir di sejumlah bandar udara. Alat deteksi banjir itu sendiri adalah hasil kerja sama penelitian dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Alat yang dinamakan Standing Water Detector (SWD) dan Wind Shear Detector (WSD) ini rencananya bakal diuji coba di 6 bandara yang terdapat di Indonesia. Menurut Kepala Puslitbang Transportasi Udara Capt. Novyanto Widadi S.AP MM, rencana penerapan hasil penelitian ini menjadi mendesak usai beberapa waktu lalu Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta tergenang air akibat curah hujan yang tinggi.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti  ITS Dr Melania Suweni Muntini MT menambahkan, dari sekitar 300 bandara di Indonesia, belum ada yang dipasangi detektor genangan air di landasan pacu. Padahal menurut ICAO, genangan air tertinggi yang masih dapat ditolerir adalah 4 mm dan tak boleh lebih dari 25% di area runway yang tergenang.

“Ketika musim hujan seperti ini dan landasan pacu di bandara tergenang air, maka tidak ada informasi yang valid kepada pilot tentang seberapa tinggi genangan airnya, untuk mempertimbangkan bisa mendarat atau tidaknya pesawat di bandara tersebut,” ujar Melania, Kamis (16/1), seperti dilansir Sindonews.

Melania menambahkan, angin di sekitar bandara pun kadang dapat memicu adanya angin samping atau wind shear. Jika arah dan besar angin muncul dari berbagai arah dengan kecepatan yang tinggi, maka berpotensi menyebabkan adanya angin samping tersebut.

Sementara itu, proses uji coba alat WSD dan SWD tersebut akan dilakukan di 6 bandara di Indonesia. “Yakni di Bandara Cengkareng (Soekarno-Hatta), Halim Perdanakusuma, Kualanamu, Juanda, I Gusti Ngurah Rai, dan Sultan Hassanuddin,” jelas Novyanto.

Penelitian yang dilakukan oleh ITS ini kabarnya telah dirancang sekitar 2 tahun. Uji fungsional pun telah dilakukan dan berhasil dengan baik. Saat ini peralatan detektor banjir di bandara itu tengah melalui tahap sertifikasi. Pengetesan alat dilakukan di Bandara Trunojoyo Sumenep pada 2018 dan Bandara Yogyakarta tahun lalu. “Untuk alatnya sendiri bisa di semua bandara, ada 300 bandara di Indonesia yang mempunyai potensi untuk diujicobakan, khususnya yang SWD,” ujarnya.

Tim peneliti asal ITS ini juga telah menjalin kerja sama dengan pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). “Untuk kelancaran uji coba, kami menyarankan agar studi kelayakan terlebih dahulu seperti profiling landasan, posisi penempatan alat, jumlah sensor yang akan dipasang, serta hal-hal lain yang dibutuhkan guna tercapainya kelancaran uji coba,” tandas Melania.

Angkasa Pura I Gandeng Incheon Ikut Lelang Pengelolaan Bandara Hang Nadim

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I bekerja sama dengan Incheon International Airport Corporation (IIAC) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk ikut seleksi pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam lewat mekanisme kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). AP I sendiri mengaku yakin bakal memenangkan lelang tersebut.

“Kalau yang ini kita confident (percaya diri) karena punya strategi yang cukup bagus dan kita bawa Incheon karena reputasinya internasional,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Selasa (14/1), seperti dilansir Antara. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatangan perjanjian konsorsium oleh Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Presiden & CEO IIAC Koo Bon Hwan, dan Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana di Jakarta.

Faik menjelaskan jika ini adalah salah satu strategi perusahaan dalam mengembangkan bisnis serta menegaskan komitmen AP I dalam memperluas jaringan pengelolaan bandara di Indonesia. “Kami optimistis mendapatkan kontrak kerja sama pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam dengan menggandeng Incheon dan Wijaya Karya sebagai mitra strategis, mengingat kemampuan dan pengalaman global di sektor kebandarudaraan dan konstruksi bandar udara yang konsorsium ini miliki,” ujar Faik.

Faik menambahkan, salah satu terobosan yang bakal dilakukan AP I adalah menjadikan Bandara Hang Nadim sebagai hub untuk mengembangkan destinasi penerbangan yang lebih luas. Terlebih karena Bandara Hang Nadim berada di posisi yang strategis antara Malaysia dan Singapura. “Yang jelas jadi hub, artinya kita akan menjadikan pusat ke pengembangan ke destinasi lebih luas. Ini dikumpulkan di Batam, ke berbagai wilayah di Indonesia untuk penerbangan penumpang dan kargo,” tuturnya.

Sementara itu, untuk kargo nantinya AP I masih akan mengembangkan potensi ke depan dengan melakukan kajian lebih mendalam. “Nanti dilihat perlu ada studi lebih lanjut. Kita pelajari potensinya seperti apa, kita kembangkan dengan seberapa kapasitasnya itu setelah prosesnya selesai diteken kalau menang,” ujar Faik.

AP I pun kini sedang dalam proses untuk mengelola sejumlah bandara lain yang masih dikelola Kementerian Perhubungan seperti Bandara APT Pranoto Samarinda, Bandara Sentani Jayapura, Bandara Juwata Tarakan, serta Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk.

Low Season, Harga Tiket Pesawat Lion Air Batam-Surabaya Rp840 Ribuan

Batam – Harga tiket pesawat Lion Air dari Batam ke sejumlah destinasi selama sepekan terakhir ini dilaporkan mengalami penurunan. Hal ini dikonfirmasi langsung Distrik Manager Lion Air Batam, M Zaini Bire pada Kamis (9/1).

“Dibandingkan beberapa waktu lalu, harga tiket saat ini lebih murah,” ujar Bire, Selasa (7/1), seperti dilansir Batampos. Lebih lanjut Bire mengungkapkan, penurunan harga tiket pesawat tersebut belum termasuk kategori low season, tetapi memang telah mengalami penurunan harga yang cukup dapat dijangkau oleh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan udara.

Bire berpendapat jika harga tiket pesawat kini sudah relatif lebih murah jika dibandingkan ketika libur Natal dan Tahun Baru beberapa waktu lalu. “Sudah lama kita tidak memasang low season. Kami memang turunkan harganya. Dan ini merupakan salah satu cara memancing minat masyarakat untuk terbang bersama Lion Air,” tutur Bire.

Lebih lanjut Bire menambahkan, harga tiket low season Lion Air ini kemungkinan akan kembali normal menjelang libur Imlek pada tanggal 25 Januari 2020 mendatang. Menurut penelusuran di sejumlah aplikasi pemesanan tiket online, harga tiket pesawat dari Bandara Hang Nadim Batam ke berbagai rute memang terpantau turun.

Misalnya saja tiket pesawat dari Batam ke Jakarta kini dibanderol pada kisaran Rp600 ribuan, rute Batam ke Padang Rp496 ribuan, Batam ke Medan tarif tiketnya Rp696 ribuan, Batam ke Pontianak Rp683 ribuan, Batam ke Pekanbaru pada kisaran Rp377 ribuan, dan Batam ke Bandara Juanda Surabaya dipatok harga Rp840 ribuan.

Senada, Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso menuturkan jika harga tiket pesawat akan kembali tinggi menjelang Imlek, tetapi tidak untuk semua rute penerbangan. “Kami harap tetap rendah lah, supaya dapat meningkatkan animo masyarakat,” beber Suwarso.

Harga tiket pesawat yang relatif terjangkau ini rupanya dimanfaatkan oleh beberapa warga Batam untuk berlibur, misalnya saja warga Sei Panas, Ilham Yude Pratama. “Awalnya mau berangkat saat tahun baru. Tapi harganya mahal banget, makanya setelah tahun baru cek harga tiket lagi. Eh, tahunya harganya murah-murah. Semoga dapat murah terus, kan bisa jalan-jalan,” ujarnya.