Membahayakan Penerbangan, Bandara Juanda Musnahkan Ribuan Power Bank Milik Penumpang

Power Bank HP - www.costco.com

Sidoarjo – PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Bandara Juanda memusnahkan sekitar 1.249 unit power bank hasil sitaan penumpang di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur. Power bank tersebut terpaksa disita karena kapasitasnya melebihi ketentuan atau tulisan kapasitas tak terlihat secara jelas.

“Ini merupakan tahap kedua kami melakukan pemusnahan barang-barang sitaan itu. Nantinya, barang itu diserahkan kepada PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLi) untuk dimusnahkan,” kata Airport Security Senior Manager Bandar Udara Internasional Juanda Mashabi di Bandara Juanda, seperti dilansir Antara.

Tak hanya power bank, pihak Bandara Juanda juga menyita sejumlah barang terlarang (prohibited items) lainnya seperti korek api dan cairan yang dinyatakan berbahaya dalam dunia penerbangan. “Apa yang kami lakukan itu dalam rangka menjalankan amanah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 80 Tahun 2017 Tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional,” sambung Mashabi.

Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Juanda Surabaya Heru Prasetyo menambahkan bahwa senjata api, bahan-bahan kimia, barang dan alat dengan ujung atau sisi yang tajam yang berpotensi untuk menyebabkan cedera serius serta mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan juga termasuk benda yang dilarang dalam penerbangan.

“Kami kembali memindahkan prohibited items atau barang yang dilarang dibawa dalam penerbangan untuk periode bulan Januari hingga Juli 2019 ke TPS Limbah B3 milik Bandar Udara Internasional Juanda yang nanti jika sudah memenuhi kuota akan diserahkan kepada PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLi),” ujar Heru.

Pada dasarnya power bank tidak sepenuhnya dilarang untuk dibawa. Tetapi terdapat ketentuan dari International Air Transport Association (IATA) yang menyebutkan bahwa hanya power bank dengan kapasitas kurang dari 100 Wh (20 ribu mAh) yang boleh dibawa dalam bagasi pesawat.

Tiap penumpang pun hanya diizinkan membawa maksimal 2 unit power bank dengan kapasitas 100 Wh hingga 160 Wh (32 ribu mAh) atas persetujuan dari pihak maskapai penerbangan. Sementara itu, powerbank yang kapasitasnya melebihi 160 Wh (32 ribu mAh) dan yang tak mencantumkan keterangan kapasitas dilarang dibawa dalam kabin pesawat.

“Prohibited items lainnya dengan jumlah terbanyak setelah power bank, yaitu korek api sebanyak tiga kardus dan barang berbahaya lain yang termasuk dalam kategori dangerous goods, seperti spray, lem sealant, lem serbaguna, lem mesin, pemantik, dan cairan dalam botol dengan total sebanyak 32 buah,” tutupnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*