Penumpang Pesawat Sepi, Maskapai Batalkan Penerbangan ke Surabaya dan Daerah Lain

Suasana Bandara Internasional Juanda - www.suarasurabaya.net

Palangkaraya – Pandemi virus corona (Covid-19) yang meluas rupanya sangat berdampak terhadap jumlah penumpang pesawat. Alhasil, beberapa maskapai di Kalimantan Tengah melakukan reschedule penerbangan. Misalnya saja maskapai Lion Air yang membatalkan penerbangan pada Kamis (9/4).

“Turunnya jumlah penumpang pesawat udara karena dampak meluasnya pandemi Covid-19, dengan terpaksa perusahaan penerbangan menyesuaikan operasional pesawat udara,” kata Siswanto, EGM Angkasa Pura, seperti dilansir Tabengan.

Siswanto menjelaskan, penerbangan Batik Air tujuan Palangka Raya-Yogyakarta pun tak beroperasi untuk sementara waktu. “Alasan operasional penumpang sedikit imbas Covid-19 juga sepertinya,” terangnya.

Sejumlah maskapai lain yang juga membatalkan penerbangan, yakni Lion Air rute Palangka Raya-Jakarta dan Palangkaraya-Solo, Wings Air Sampit/Pangkalan Bun, Citilink Palangkaraya-Surabaya, Batik Air Palangkaraya-Yogyakarta, dan Transnusa Palangkaraya-Balikpapan.

Ditemui secara terpisah, Manager Lion Wilayah Kalselteng, Danang mengonfirmasi langsung adanya pembatalan penerbangan pada Kamis (9/4) lalu. “Benar, hari ini PKY-YIA cancel flight,” jawabnya.

Danang mengatakan, pihak Lion Air Group akan selalu melakukan analisis atau kajian pasar. “Fokus Lion Air Group saat ini adalah memastikan seluruh awak pesawat, staf dan penumpang yang menggunakan jasa Lion Air Group aman, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan penerbangan,” ungkap Danang.

Sementara itu, maskapai seperti Citilink berupaya untuk mengalihkan bisnisnya ke penerbangan tidak berjadwal (charter) dan kargo. “Bisnis penerbangan charter dan kargo merupakan lini layanan bisnis yang dinilai cukup berpeluang di tengah situasi yang penuh tantangan saat ini,” ujar Direktur Utama Citilink, Juliandra, Jumat (10/4).

“Kelancaran proses distribusi logistik merupakan hal yang sangat penting terutama saat masa krisis akibat COVID-19. Citilink berupaya untuk mendukung proses distribusi logistik ke masyarakat melalui penerbangan kargo ke berbagai daerah sehingga ketersediaan pasokan logistik di daerah-daerah tetap terjamin,” imbuhnya.

Citilink pun berkomitmen untuk meningkatkan volume bisnis kargo supaya lebih kompetitif dan memaksimalkan potensi pasar kargo. “Citilink juga menggunakan berbagai jenis pesawat untuk melayani kargo seperti pesawat Airbus A320 hingga pesawat berbadan lebar Airbus A330 ke berbagai destinasi di domestik dan internasional seperti Malaysia, Singapura, dan Timor Leste,” tandasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*