Gelombang II Kepulangan Haji ke Indonesia Diawali Jemaah Embarkasi Surabaya

Jemaah Haji Bandara Juanda - primaradio.co.id

Madinah – Para jemaah haji yang berasal dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang tergabung dalam embarkasi Surabaya kloter 41 (SUB 41) mengawali kepulangan gelombang II dari Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz, Madinah ke Indonesia, yakni mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya. Mereka bertolak dari Madinah pada hari Kamis (28/8) sekitar pukul 20.57 Waktu Arab Saudi (WAS)

“Direncanakan, jemaah haji SUB 41 akan diberangkatkan menuju Tanah Air pada Jumat dini hari pukul 02.10 WAS,” kata Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari, Kamis (29/8), seperti dilansir Liputan6. “Setelah jemaah melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi dan Ziarah di Madinah, hari ini (Kamis) dua kloter dari Surabaya akan diberangkatkan dari Madinah ke Tanah Air,” sambungnya.

Lebih lanjut Jauhari memaparkan bahwa pada kepulangan jemaah haji dari Madinah menuju Indonesia kali ini terdapat sejumlah hal yang menjadi fokus perhatian dari pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). “Pertama terkait barang bawaan. Alhamdulillah keberangkatan hari ini H -1 seluruh barang bawaan jemaah sudah clear semua, sudah dilakukan penimbangan, kemudian dilakukan proses pemeriksaan terhadap isi dari isi barang bawaan,” ucap Jauhari.

Kemudian yang tak kalah penting adalah hal-hal yang berkaitan dengan dokumen penerbangan. Menjelang keberangkatan jemaah haji, seluruh dokumen jamaah mulai dari paspor hingga boarding pass telah dipastikan lengkap guna mendukung kelancaran proses kepulangan para jemaah.

“Mudah-mudahan saat di bandara tidak ada permasalahan. Namun demikian, kami juga melakukan antisipasi manakala terjadi hal-hal apakah paspor terselip atau jatuh, boarding pass yang hilang, kami telah menempatkan personel untuk pencetakan ulang boarding pass serta koordinasi dengan maskapai,” beber Jauhari.

Tak ketinggalan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) juga telah berkoordinasi dengan pihak perwakilan di Jeddah guna meminimalisir kejadian seperti apabila terdapat jemaah yang kehilangan dokumen dapat langsung diatasi dengan cepat, dengan demikian proses keberangkatan bisa tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

Seluruh jemaah haji asal Indonesia yang dipulangkan pada gelombang II kemarin juga dipastikan berada dalam kondisi sehat dan laik terbang. “Tidak ada yang sakit, seluruhnya terbang dengan kondisi normal,” tandasnya. Sebagai informasi, pada Kamis kemarin terdapat 19 kloter yang berangkat dari Bandara Madinah menuju Indonesia dengan jadwal penerbangan pertama mulai jam 02.10 WAS sampai pukul 22.30, menggunakan 2 maskapai, yakni Garuda Indonesia dan Saudi Airlines.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*