Lebih dari 50 Ribu Orang Bepergian Lewat Bandara Juanda Saat Libur Idul Adha

Penumpang di Bandara Internasional Juanda meningkat pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah - bisnis.com

Sidoarjo – Jumlah penumpang yang melakukan perjalanan udara di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah meningkat. Maklum saja, perayaan Idul Adha tahun 2020 ini bertepatan dengan long weekend.

Empat hari menjelang Hari Raya Idul Adha, atau tepatnya sejak Senin (27/7) sampai Kamis (30/7) jumlah penumpang yang dilayani oleh Bandara Juanda mencapai angka 50.692 penumpang. “Selama periode Juli ini, rata-rata kami melayani 10 ribu penumpang per hari. Sejak Senin hingga Kamis jumlah penumpang di atas 11 ribu, kami memprediksi ini dikarenakan libur Hari Raya Idul adha pada Jumat, sehingga pengguna jasa memiliki waktu lebih untuk pulang atau bepergian,” kata General Manager Bandara Internasional Juanda, Kol. (P) Heru Prasetyo, seperti dilansir Liputan6.

Heru juga memprediksi sampai hari Senin (3/7) besok jumlah pergerakan penumpang di Bandara Juanda masih akan stabil di atas rata-rata karena adanya arus balik libur Idul Adha. Selain itu, Heru mengakui jika di antara 15 bandar udara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura (AP) I, Bandara Internasional Juanda adalah salah satu bandara dengan pertumbuhan penumpang tertinggi selama bulan Juli 2020.

“Secara akumulatif hingga tanggal 30 Juli, kami telah melayani sejumlah 319.609 penumpang domestik. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni 1,2 juta penumpang, memang terjadi penurunan jumlah penumpang sebesar 75% yang diakibatkan masih belum pulihnya dunia penerbangan karena dampak pandemi. Namun, seiring waktu berjalan jumlah penumpang harian di Bandara Juanda terus tumbuh, saat ini di kisaran 10 hingga 11 ribu penumpang per harinya. Masih cukup jauh jika dibanding situasi normal sebelum pandemi yakni 50-52 ribu penumpang per hari,” jelasnya.

Dalam rangka menyikapi pertumbuhan penumpang yang terus meningkat, Heru menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya sebagai wujud kesiapan tim manajemen Bandara Juanda di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

“Sejak awal kami taat dan patuh atas peraturan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat maupun Daerah melalui penambahan beberapa sarana dan fasilitas kebandarudaraan di era adaptasi kebiasaan baru, di antaranya pemeriksaan suhu tubuh penumpang dan petugas bandara, penyediaan cairan pembersih tangan, pengaturan pembatasan tempat duduk di ruang tunggu, pemasangan tanda batas untuk physical distancing, dan lain sebagainya,” terang Heru.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*