JAKARTA/SURABAYA – PT Angkasa Pura I memastikan pasokan listrik di bandara yang mereka kelola, termasuk Bandara Internasional Juanda, masih normal. Hal tersebut menyusul listrik padam di kawasan Jakarta dan sekitarnya, yang sempat bikin was-was mengganggu aktivitas penerbangan di beberapa pelabuhan udara seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Kegiatan operasional dan pelayanan kebandarudaraan, baik di sisi darat (landside) maupun sisi udara (airside), berjalan normal,” papar Corporate Secretary Angkasa Pura I, Handy Heryudhitiawan, dilansir Liputan6. “Manajemen telah mengantisipasi potensi dampak gangguan listrik di sebagian besar wilayah di Pulau Jawa ini dengan berkoordinasi secara intens dengan stakeholder dan menyiagakan genset sebagai pasokan cadangan listrik di terminal bandara-bandara.”

Seperti diketahui, beberapa bandara di Pulau Jawa dan Bali memang dikelola langsung oleh PT Angkasa Pura I. Selain Bandara Juanda, juga terdapat Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. “Kami berharap, gangguan listrik ini dapat segera diatasi oleh PLN dan pasokan listrik dapat berjalan dengan normal kembali,” sambung Handy.

Seperti diketahui, pada Minggu (4/8) kemarin, listrik padam terjadi di kawasan Jakarta dan sekitarnya akibat gangguan yang terjadi pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV. Gangguan tersebut mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan. PLN sendiri menjelaskan bahwa gangguan ini mengakibatkan aliran listrik di Jabodetabek, sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah mengalami pemadaman.

Sejumlah bandara terdampak pemadaman listrik tersebut, termasuk Bandara Soekarno-Hatta. Untungnya, aktivitas di pelabuhan udara ini masih berjalan normal, baik untuk layanan penerangan maupun sistem komputerisasi di terminal maupun di sisi udara. Pasalnya, walau sempat terkena dampak gangguan, tetapi langsung di-backup oleh 17 genset.

“Sempat terkena dampak gangguan dari PLN. Tetapi, langsung ter-backup oleh 17 genset, sehingga kebutuhan listrik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta aman terkendali,” ujar Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang. “Kondisi operasional normal, tak ada layanan yang terganggu.”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *