Kurangi Rute Hong Kong, Garuda Optimalkan Rute Surabaya & Bali

JAKARTA – Menyusul kondisi politik Hong Kong yang tidak kunjung kondusif, maskapai Garuda Indonesia memutuskan untuk mengurangi frekuensi penerbangan menuju negara kota tersebut. Pesawat yang biasanya terbang ke Hong Kong akan dioptimalkan untuk rute-rute potensial, seperti ke Surabaya dan Bali, untuk mengurangi kerugian.

“Penyesuaian frekuensi penerbangan tersebut dilaksanakan sebagai upaya perusahaan dalam menyesuaikan permintaan pasar,” papar Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, M. Ikhsan Rosan, dilansir Kompas. “Hong Kong merupakan salah satu pangsa pasar yang cukup potensial bagi perusahaan, sehingga kami akan terus memonitor kebutuhan pasar, khususnya dalam kaitan menghadapi masa peak season liburan Natal dan Tahun Baru.”

Berdasarkan data Routes Online, Garuda Indonesia sudah mengurangi penerbangan ke Hong Kong menjadi empat penerbangan sepekan dari sebelumnya 21 penerbangan seminggu. Jika dirinci, penerbangan Jakarta-Hong Kong yang sebelumnya 14 kali sepekan kini hanya 2 kali sepekan, sedangkan rute Bali-Hong Kong yang awalnya 7 kali menjadi 2 kali dalam seminggu.

Dengan pengurangan frekuensi penerbangan ke Hong Kong, Garuda Indonesia akan fokus untuk mengembangkan rute-rute domestik yang potensial, seperti Denpasar, Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar untuk memberikan kontribusi positif dan optimal bagi kinerja perusahaan. Ikhsan menuturkan bahwa pihaknya akan kembali terbang ke Hong Kong dengan kapasitas normal bila situasi kembali membaik.

Kondisi Hong Kong saat ini memang semakin memanas menyusul banyaknya aksi demonstrasi mahasiswa yang bentrok dengan polisi yang diawali protes keras terhadap UU ekstradisi sejak Agustus lalu. Aksi massa itu juga sempat merambah ke Bandara Internasional Hong Kong yang membuat sejumlah penerbangan terganggu.

Kondisi terakhir, mengutip dari Reuters, polisi Hong Kong menembakkan gas air mata ke arah pemrotes saat mereka berusaha keluar menyelamatkan diri dari satu kampus yang terkepung pada Senin (18/11). Pada saat yang sama, ratusan pengunjuk rasa prodemokrasi bertahan di dalam kampus dengan bersenjatakan bom bensin serta jenis-jenis senjata lainnya.

Citilink Stop Operasi, Rute Surabaya-Jember Tersisa Wings Air

SURABAYA/JEMBER – Sejak tanggal 14 November 2019 kemarin, maskapai Citilink Indonesia ternyata sudah tidak melayani penerbangan Surabaya-Jember yang menghubungkan Bandara Internasional Juanda dengan Bandara Notohadinegoro. Namun, masyarakat masih bisa mendapatkan layanan serupa yang dioperasikan oleh Wings Air.

“Sesuai surat Manajer Station Citilink Jember, dari tanggal 14 November 2019 tidak beroperasi di Bandara Notohadinegoro Jember,” papar Kepala Dinas Perhubungan Jember, Hadi Mulyono, dilansir Berita Jatim. “Hal tersebut, menurut Manajer Station Citilink Jember, merupakan kebijakan manajemen Citilink pusat.”

Sebelumnya, Citilink Indonesia mengambil alih rute Surabaya-Jember PP dari maskapai Garuda Indonesia per tanggal 1 April 2019 lalu. Garuda Indonesia awalnya menerbangi rute Jember-Surabaya PP sejak 16 Juli 2014 dengan mengoperasikan armada pesawat jenis ATR 72-600 dengan kapasitas mencapai 70 penumpang dan jadwal penerbangan setiap hari.

Perlahan, maskapai pelat merah itu kemudian mengurangi jumlah frekuensi penerbangan lantaran kurangnya permintaan untuk rute tersebut. Dari yang awalnya dilayani setiap hari, penerbangan rute Jember-Surabaya hanya dilayani sebanyak 4 kali dalam seminggu pada Januari 2019. Hingga pada akhirnya, penerbangan Garuda Indonesia dari dan ke Jember benar-benar berhenti beroperasi pada 9 Maret 2019 lalu serta dialihkan ke Citilink.

Meski maskapai Citilink Indonesia sudah berhenti beroperasi, namun masih ada layanan Surabaya-Jember PP yang dioperasikan oleh Wings Air. Penerbangan tersebut dilayani satu kali setiap hari pulang pergi. Armada pesawat yang dipakai maskapai anak usaha Lion Air Group tersebut juga sama, yakni jenis ATR berkapasitas 70 orang penumpang.

Wings Air sendiri resmi mengoperasikan rute Surabaya-Jember PP mulai tanggal 1 Agustus 2017 lalu. Maskapai terbang dari Kota Surabaya pukul 11.00 WIB dan tiba di Jember pukul 11.50 WIB. Sementara, untuk keberangkatan ke Surabaya, lepas landas dari Bandara Notohadinegoro pukul 12.15 WIB dan mendarat di Bandara Juanda pukul 13.10 WIB.

Citilink Resmi Berhenti Layani Penerbangan Surabaya-Jember

Jember – Maskapai berbiaya murah atau low cost carrier (LCC) Citilink Indonesia tak lagi melayani penerbangan rute Bandara Juanda Surbaya – Bandara Notohadinegoro dan sebaliknya dengan pesawat bertipe ATR72 mulai tanggal 14 November 2019 lalu. Calon penumpang yang ingin melakukan perjalanan dengan Citilink pun diarahkan untuk melalui Bandara Banyuwangi.

“Citilink Untuk dari dan ke Jember, sudah tidak beroperasi lagi. Efektif 14 November 2019. Kalau menggunakan Citilink jarak terdekat ada alternatif dari daerah Banyuwangi,” ujar Station Manager Jember Citilink, Yogi Ardi Asmoko, Sabtu (16/11), seperti dilansir Faktualnews.

Dihentikannya operasional pesawat terbang komersial oleh Citilink tersebut sudah disampaikan secara resmi melalui surat yang ditujukan pada Bupati Jember. Sayangnya Yogi tak mengungkapkan secara rinci apa penyebab Citilink berhenti melayani penerbangan rute Surabaya-Jember tersebut. “Untuk (alasan penghentian penerbangan) menunggu arahan dari kantor pusat,” ungkap Yogi.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi terkait penghentian operasional penerbangan Citilink Surabaya-Jember, Kepala UPT Bandara Notohadinegoro Edi Purnomo juga masih belum memberikan tanggapan. Sebagai informasi, Citilink adalah maskapai penerbangan yang baru beroperasi sekitar 8 bulan di Bandara Notohadinegoro Jember dengan penerbangan perdana yang dilakukan pada tanggal 1 April 2019 lalu.

Citilink sendiri kala itu mengambil alih rute penerbangan yang sebelumnya dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia. Garuda Indonesia sebelumnya menerbangi rute Jember-Surabaya pergi pulang (PP) sejak 16 Juli 2014 dengan mengoperasikan armada pesawat jenis ATR 72-600 yang kapasitasnya mencapai 70 penumpang dengan jadwal penerbangan setiap hari.

Akan tetapi, Garuda Indonesia kemudian mengurangi jumlah frekuensi penerbangan lantaran kurangnya permintaan untuk rute tersebut. Dari yang awalnya dilayani setiap hari, penerbangan rute Jember-Surabaya hanya dilayani sebanyak 4 kali dalam seminggu pada Januari 2019. Hingga pada akhirnya penerbangan Garuda Indonesia dari dan ke Jember benar-benar berhenti beroperasi pada Maret 2019 lalu serta dialihkan ke Citilink.

Batik Air Hadirkan Fasilitas Wifi Entertainment untuk Sejumlah Rute Penerbangan

Jakarta – Maskapai full service Batik Air merilis fasilitas terbaru berupa Wireless Fidelity (WiFi) Entertainment On-board atau layanan hiburan di pesawat yang dapat diakses lewat wireless. Untuk permulaan, Batik Air memasang sekaligus melakukan uji coba wifi entertainment di 3 pesawat jenis Airbus 320-200CEO beregistrasi PK-LAZ, PK-LUH, dan PK-LUI.

Uji coba perdana layanan wifi entertainment ini berlangsung sukses dengan mengusung tema Dapatkan Hiburan Gratis dari Genggaman yang melayani rute penerbangan Bandara Soekarno-Hatta – Makassar, Makassar – Sorong pp, Makassar – Surabaya pp, Makassar – Kendari pp, Kendari – Bandara Soekarno-Hatta.

Ada juga rute lainnya yang memperoleh fasilitas serupa, yaitu Bandara Soekarno-Hatta – Gorontalo pp, Bandara Soekarno-Hatta – Ternate pp, Bandara Soekarno-Hatta – Palembang, Makassar – Palu pp, dan Makassar – Bandara Soekarno-Hatta. “Selanjutnya akan tersedia pada jaringan Batik Air yang lain,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Batik Air, Capt. Achmad Luthfie, Jumat (15/11), seperti dilansir Tangerangonline.

Lebih lanjut Luthfie mengungkapkan bahwa penyediaan wifi on-board tersebut dilakukan dengan menggandeng PT Dua Surya Dinamika (AirFi Indonesia). “Sedangkan untuk pemasangan perangkat tersebut dilakukan oleh Batam Aero Technic (BAT) sebagai pusat perawatan dan perbaikan pesawat member of Lion Air Group,” imbuh Luthfie.

Proses pemasangan wifi dalam pesawat itu pun sudah memperoleh sertifikasi dari regulator dan mengikuti aturan pengoperasian pesawat udara. “Setiap perangkat yang terpasang pada armada Batik Air, sudah menjalani pemeriksaan dan persetujuan oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Kementerian Perhubungan,” katanya.

Pengadaan fasilitas wifi entertainment ini sendiri menjadi upaya inovasi perusahaan untuk melengkapi layanan hiburan seperti majalah dan koran yang telah tersedia di dalam kantong kursi, baik di kelas bisnis maupun kelas ekonomi. “Keseriusan Batik Air menyediakan wifi on-board adalah program digital pertama Lion Air Group dalam menghadirkan layanan wifi gratis selama penerbangan,” papar Luthfie.

Adapun konten layanan wifi entertainment yang bisa dinikmati para penumpang Batik Air meliputi video (movies and TV shows), musik video (music), permainan (games), program anak-anak (kids), gaya hidup (lifestyle), Instagram, percakapan tertulis antarpersonal dalam pesawat (on-board chat), berita (news), majalah elektronik (e-magazine), dan fitur lainnya.

Membahayakan Penerbangan, Bandara Juanda Musnahkan Ribuan Power Bank Milik Penumpang

Sidoarjo – PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Bandara Juanda memusnahkan sekitar 1.249 unit power bank hasil sitaan penumpang di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur. Power bank tersebut terpaksa disita karena kapasitasnya melebihi ketentuan atau tulisan kapasitas tak terlihat secara jelas.

“Ini merupakan tahap kedua kami melakukan pemusnahan barang-barang sitaan itu. Nantinya, barang itu diserahkan kepada PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLi) untuk dimusnahkan,” kata Airport Security Senior Manager Bandar Udara Internasional Juanda Mashabi di Bandara Juanda, seperti dilansir Antara.

Tak hanya power bank, pihak Bandara Juanda juga menyita sejumlah barang terlarang (prohibited items) lainnya seperti korek api dan cairan yang dinyatakan berbahaya dalam dunia penerbangan. “Apa yang kami lakukan itu dalam rangka menjalankan amanah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 80 Tahun 2017 Tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional,” sambung Mashabi.

Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Juanda Surabaya Heru Prasetyo menambahkan bahwa senjata api, bahan-bahan kimia, barang dan alat dengan ujung atau sisi yang tajam yang berpotensi untuk menyebabkan cedera serius serta mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan juga termasuk benda yang dilarang dalam penerbangan.

“Kami kembali memindahkan prohibited items atau barang yang dilarang dibawa dalam penerbangan untuk periode bulan Januari hingga Juli 2019 ke TPS Limbah B3 milik Bandar Udara Internasional Juanda yang nanti jika sudah memenuhi kuota akan diserahkan kepada PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLi),” ujar Heru.

Pada dasarnya power bank tidak sepenuhnya dilarang untuk dibawa. Tetapi terdapat ketentuan dari International Air Transport Association (IATA) yang menyebutkan bahwa hanya power bank dengan kapasitas kurang dari 100 Wh (20 ribu mAh) yang boleh dibawa dalam bagasi pesawat.

Tiap penumpang pun hanya diizinkan membawa maksimal 2 unit power bank dengan kapasitas 100 Wh hingga 160 Wh (32 ribu mAh) atas persetujuan dari pihak maskapai penerbangan. Sementara itu, powerbank yang kapasitasnya melebihi 160 Wh (32 ribu mAh) dan yang tak mencantumkan keterangan kapasitas dilarang dibawa dalam kabin pesawat.

“Prohibited items lainnya dengan jumlah terbanyak setelah power bank, yaitu korek api sebanyak tiga kardus dan barang berbahaya lain yang termasuk dalam kategori dangerous goods, seperti spray, lem sealant, lem serbaguna, lem mesin, pemantik, dan cairan dalam botol dengan total sebanyak 32 buah,” tutupnya.

Bandara Juanda Perketat Pengamanan Usai Kasus Bom Bunuh Diri di Medan

Jakarta – Insiden bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (13/11) pukul 08.45 WIB kemarin rupanya membuat pihak Bandara Internasional Juanda Surabaya ikut memperketat pengamanannya. Penjagaan ini dilakukan guna menjaga keamanan di dalam lingkungan objek vital seperti Bandara Juanda yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur.

“Saat ini status di Juanda masih hijau belum kuning. Namun demikian, kami memperketat dan meningkatkan penjagaan,” ujar Mashabi selaku Airport Security Senior Manager Bandar Udara Internasional Juanda, seperti dilansir Antara.

Lebih lanjut Mashabi mengungkapkan, penjagaan tersebut dilakukan di pos-pos manapun yang dianggap rawan untuk digunakan orang masuk ke dalam lingkungan Bandara Juanda. “Pos mana saja yang rawan orang masuk, yang berpotensi melawan hukum akan kami tingkatkan,” tutur Mashabi.

Sementara ini pihak manajemen Bandara Juanda masih belum melakukan penambahan pasukan pengamanan untuk berjaga di area bandar udara. Avsec hanya mengefektifkan anggota yang ada di lapangan untuk menjaga kawasan Bandara Juanda. “Salah satunya profiling terhadap calon penumpang. Kalau biasanya hanya dipantau, kini lebih dipelototi lagi, baik badan dan juga barang bawaan,” katanya.

Wakil Kepala Polresta Sidoarjo Jawa Timur AKBP M Anggi Naulifar Siregar sebelumnya telah memperketat penjagaan di Mako Polresta serta masing-masing kepolisian sektor yang ada di wilayah Sidoarjo. “Masing-masing kendaraan yang masuk kami periksa secara menyeluruh baik itu roda dua dan roda empat, termasuk barang bawaan yang ada di bagasi juga turut diperiksa,” ujarnya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh pihak kepolisian dengan memakai metal detector, kaca cermin, dan juga seekor anjing pelacak. “Hal itu untuk meningkatkan keamanan yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” tandasnya.

Seperti diketahui, peristiwa ledakan bom bunuh diri terjadi pada Rabu (13/11) kemarin di Polrestabes Medan, Jalan HM Said, Medan sekitar pukul 08.45. Ledakan bom bunuh diri tersebut dilakukan oleh seorang pria yang langsung tewas di lokasi. Terduga pelaku bom bunuh diri sebelumnya mengaku akan mengurus SKCK. Dalam peristiwa tersebut terdapat 6 orang lainnya yang terluka.

Citilink Buka Rute Penerbangan Internasional ke Denpasar & Kuala Lumpur

Cengkareng – Maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC) Citilink Indonesia akhirnya resmi membuka rute penerbangan internasional baru dari Denpasar ke Perth, Australia dan Kuala Lumpur, Malaysia pada Jumat (8/11) lalu.

Menurut Direktur Utama Citilink Juliandra, kedua rute internasional baru itu adalah rute yang cukup strategis dan diharapkan dapat menarik minat masyarakat, khususnya millenials traveller. “Selain Australia, rute dari Denpasar ke Kuala Lumpur juga memiliki pasar yang cukup menjanjikan, terutama para wisatawan mancanegara dari Kuala Lumpur yang ingin berlibur ke Pulau Dewata,” kata Juliandra, seperti dilansir Kontan.

Citilink yakin bisa mencapai target keterisian kursi atau load factor mencapai 75% pada rute Denpasar-Perth dan 77% untuk rute Denpasar-Kuala Lumpur. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), wisatawan mancanegara (wisman) asal Malaysia dan Australia merupakan turis yang paling banyak berkunjung ke Indonesia.

Sebagai informasi, jumlah wisman asal Malaysia yang berkunjung ke Indonesia mencapai 2,34 juta kunjungan, sedangkan turis Australia memiliki jumlah kunjungan terbanyak keempat, yakni 1,02 juta kunjungan selama periode Januari-September 2019. Rute Denpasar-Perth PP dan Denpasar-Kuala Lumpur PP adalah rute penerbangan internasional Citilink yang ke-7 dan ke-8 usai sebelumnya membuka rute internasional seperti Jakarta-Penang, Jakarta-Kuala Lumpur, Surabaya-Kuala Lumpur, Jakarta-Phnom Penh, Denpasar-Dili, dan Denpasar-Kunming.

Juliandra juga mengungkapkan, sebagai maskapai yang memperoleh penghargaan LCC bintang 4 versi Skytrax selama 2 periode berturut-turut, Citilink berupaya untuk terus mengutamakan service dan kenyamanan penumpang. Misalnya saja tempat duduk yang mempunyai konfigurasi cukup luas dengan spacious leg room dan layanan terbaru lainnya meski dengan harga tiket yang cukup terjangkau. “Hal ini menjadi keunggulan Citilink yang kami harapkan mampu menarik masyarakat untuk terbang bersama kami ke rute-rute internasional baru ini,” paparnya.

Rute Denpasar-Perth dilayani setiap hari dengan pesawat Airbus A320 kapasitas 180 penumpang pada pukul 01:00 – 04:40 waktu setempat. Kemudian rute Perth-Denpasar juga diterbangkan tiap hari jam 09.40-13.30 waktu setempat. Sedangkan penerbangan Denpasar-Kuala Lumpur beroperasi tiap hari dengan jadwal penerbangan 14.45-17.40 waktu setempat dan rute Kuala Lumpur-Denpasar pukul 18.35-22.05 waktu setempat.

Bandara Samarinda Ditutup, Rute Surabaya Dialihkan ke Balikpapan

SURABAYA/SAMARINDA – Mulai tanggal 20 November hingga 15 Desember 2019 mendatang, kegiatan operasional Bandara APT Pranoto di Samarinda resmi ditutup untuk sementara waktu karena ada perbaikan fasilitas prasarana. Karena itu, sejumlah penerbangan, termasuk tujuan Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar akhirnya harus dialihkan ke Balikpapan.

“Terkait rencana menutup operasional, itu betul. Mirip yang sudah disampaikan Humas Pemprov Kaltim. Itu dilakukan untuk menginformasikan lebih awal. Permasalahan ini pun sudah dirapatkan. Pelaksanaannya pada 20 November sampai 15 desember 2019,” jelas Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto, Dodi Dharma Cahyadi. “Ini dalam rangka perbaikan taxiway dan pemasangan AFL.”

Lebih kurang selama setahun terakhir, Bandar APT Pranoto banyak melakukan operasional penerbangan pesawat besar seperti Boeing dan Airbus. Rutenya pun terus memadat. Sementara, dari sisi material bandara, rupanya tak mampu mengimbangi. Sehingga, sempat beberapa kali penerbangan ditutup sementara, lantaran taxiway mengalami kerusakan lebih kurang tiga kali. Lampu di landasan pacu atau Airfield Lighting System (AFL) juga kerap menjadi kendala saat cuaca dalam keadaan buruk.

“Karena dua pekerjaan ini, untuk sementara waktu penerbangan di bandara kami tutup guna menjamin keselamatan penerbangan,” sambung Dodi. “Selama perbaikan, semua penerbangan dari dan ke Samarinda dialihkan ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan. Dalam waktu dekat, kami keluarkan NOTAM untuk pemberitahuan sementara penerbangan ke Balikpapan.”

Dengan pengalihan penerbangan tersebut, sejumlah maskapai mengaku mengalami kerugian. Station Manager Garuda Indonesia cabang Samarinda, Fauzan Ridwan, dilansir Kompas, menuturkan bahwa peralihan ini memberi dampak kerugian kepada maskapai, meskipun ia tidak tahu berapa total kerugian karena itu urusan manajemen. “Kalau rugi, jelas, tetapi totalnya berapa kami belum tahu. Manajemen yang hitung,” katanya.

Senada, Distrik Manager Susi Air, Astrid Siska Pratiwi, menyampaikan bahwa jumlah kerugian belum bisa dihitung. Hanya saja, pengalihan ini sebagai bentuk keamanan sehingga perlu didukung. “Kami akan koordinasi dulu pengalihan ini apakah nanti di Balikpapan atau bagaimana. Karena penerbangan kami perintis antar daerah di Kaltim saja,” tutur dia.

Rayakan Hari Pahlawan, Bandara Juanda Gelar Lomba Face Painting

SURABAYA – Surabaya telah dikenal sebagai Kota Pahlawan. Nah, karena berlokasi tidak jauh dari ibukota Provinsi Jawa Timur tersebut, Bandara Internasional Juanda pun tidak pernah absen memperingati Hari Pahlawan setiap tahunnya. Pada tanggal 10 November 2019 kemarin, puluhan pekerja dan praktisi bandara mengikuti lomba face painting (melukis wajah) ala pejuang 45.

Dilansir dari Sindo News, menggunakan bahan cat minyak dan peralatan make-up yang disediakan panitia, masing-masing peserta yang terdiri dari dua orang mendapat waktu 30 menit untuk melukis wajah. Berbagai corak lukisan digoreskan di masing-masing wajah peserta. Semuanya dilakukan demi menyemarakkan peringatan Hari Pahlawan di area Bandara Juanda.

Karena dilakukan terbuka, lomba face painting ini sempat menarik perhatian penumpang pesawat yang baru mendarat di Bandara Juanda. Tidak sedikit di antara mereka yang turut mengabadikan momen menarik ini melalui kamera ponsel mereka sambil melepas lelah setelah terbang dari luar daerah. “Asyik, bisa mengingatkan kita kalau hari ini adalah Hari Pahlawan meski saya berada di bandara,” ujar Shanti, salah satu penumpang yang datang dari Jakarta.

Kegiatan itu sendiri dilakukan di area lobi Terminal 2 Bandara Juanda. Manajer Keamanan Senior Bandara Juanda, M. Mashabi, mengatakan bahwa ia mengucapkan terima kasih kepada para mitra yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain bertujuan untuk memperingati Hari Pahlawan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman lainnya kepada para pengguna layanan bandara.

“Tentu saja, selain menghibur, kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada pengguna bandara sehingga dapat membentuk rasa nyaman untuk layanan bandara melalui pengalaman yang tak terlupakan seperti ini,” katanya. “Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan agar sinergi dengan mitra dapat terus berlanjut dan terpelihara dengan baik.”

Sementara itu, Kuswatus Solihin, salah satu mitra di Bandara Internasional Juanda, menyatakan kegembiraan karena dapat bergabung dengan perayaan Hari Pahlawan di bandara. Dirinya mengaku senang bisa mengikuti gelaran ini, apalagi kegiatan ini mampu menarik perhatian para penumpang dan membuat mereka terhibur.

Batik Air Sediakan Layanan Penerbangan Umrah Langsung ke Tanah Suci

Jakarta – Maskapai full service Batik Air bekerja sama dengan Dream Tour untuk menyediakan layanan penerbangan umrah periode 2019-2020 ke Madinah dan Jeddah. Batik Air dan Dream Tour berupaya untuk memberikan layanan premium service yang memungkinkan penerbangan berlangsung non-stop atau direct flight tanpa transit dengan mengoperasikan pesawat jenis Airbus 330-300.

“Sementara kita satu minggu itu baru tiga flight. Januari nanti kita tambah jadi enam flight seminggu. Dan Maret atau akhir Februari bertambah jadi delapan flight. Oktober nanti kita kedatangan dua pesawat lagi. Jadi mungkin target kita untuk Oktober 2020, seminggu itu kita ada 21 flight,” kata Muhammad Umar Bakadam, Presiden Direktur Dream Tour Group di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (8/11), seperti dilansir Kompas.

Karena merupakan penerbangan premium service, Batik Air tak hanya menyuguhkan penerbangan langsung saja, tetapi juga menyediakan fasilitas in-flight entertainment, termasuk dengan adanya televisi di setiap kursi penumpang. CEO Batik Air Capt. Achmad Luthfie menambahkan, kerja sama tersebut adalah langkah strategis untuk memfasilitasi kebutuhan penumpang yang ingin beribadah umroh ke Arab Saudi dengan pesawat Airbus 330-300.

“Airbus ini dinilai tepat menjadi bagian pendukung model bisnis dan mencerminkan kesungguhan dalam memperluas jaringan dengan tata letak kursi lorong ganda terdiri dari 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi,” papar Luthfie.

Dream Tour sendiri akan bertindak General Sales Agent atau mitra perjalanan umrah dari 8 kota di Indonesia, yang meliputi Banda Aceh-Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Medan-Bandara Internasional Kualanamu, Palembang-Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Jakarta-Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Solo-Bandara Internasioanl Adi Soemarmo, Surabaya-Bandara Internasional Juanda, Makassar-Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, dan Balikpapan-Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.

“Dream Tour berkomitmen sebagai travel umrah terbaik di Indonesia memberikan pelayanan prima kepada seluruh jemaah,” jelas Umar. Ke depannya, Umar juga mengharapkan untuk bisa menyediakan rute keberangkatan umrah dari lebih banyak kota di Indonesia.

Selain itu, rute penerbangan umrah premium ini juga diharapkan dapat menambah jumlah jemaah umrah yang belakangan ini sedang lesu. Oleh sebab itu, Batik Air dan Dream Tour menawarkan harga tiket promo yang terjangkau untuk rute penerbangan umrah premium tersebut. “Tarifnya untuk dari Jakarta kita landing Madinah, publish di harga Rp12.700.000 ekonomi. Kelas bisnis promo hanya nambah Rp6.000.000. Sementara sampai akhir musim harganya akan segitu, promo tambah Rp6 juta itu sudah pulang-pergi,” tandasnya.