Mulai 18 Mei 2021, AirAsia Kenakan Tarif Bagasi Semua Rute Domestik

Maskapai AirAsia - (Youtube: FlightExperience)
Maskapai AirAsia - (Youtube: FlightExperience)

JAKARTA – Bagi masyarakat yang hendak bepergian menggunakan pesawat milik AirAsia Indonesia, perlu dicatat bahwa mulai tanggal 18 Mei 2021, maskapai tersebut akan memberlakukan tarif bagasi berbayar untuk semua rute penerbangan domestik. Dengan aturan tersebut, penumpang tidak akan mendapatkan layanan bagasi gratis sampai 15 kg yang sebelumnya berlaku.

“Tamu yang telah memiliki tiket penerbangan AirAsia dengan tanggal keberangkatan 18 Mei 2021 dan setelahnya, masih dapat menikmati bagasi gratis 15 kg selama tiketnya telah diterbitkan sebelum 18 Mei 2021,” tulis AirAsia seperti dilansir dari CNN Indonesia. “Namun, bagi calon penumpang AirAsia, bisa menambahkan jatah bagasi ke dalam tiket yang dibeli sebelumnya melalui fitur ‘Pembelian Saya’ di aplikasi super AirAsia maupun webairasia.com paling lambat 4 jam sebelum jadwal keberangkatan.”

AirAsia Indonesia menerapkan bagasi berbayar dengan tarif Rp40.000 untuk 10 kg dan Rp50.000 untuk 15 kg yang tersedia saat pemesanan tiket. Semua bagasi terdaftar yang dipesan akan dikenakan biaya sesuai dengan tingkatannya. Pihak maskapai memberlakukan kebijakan tersebut untuk merampingkan operasi layanan antara domestik dan internasional. AirAsia juga menghapus pilihan pembelian untuk bagasi 25 kg pada penerbangan domestik QZ.

Calon penumpang AirAsia yang akan memesan tiket penerbangan domestik pada 18 Mei 2021 atau setelahnya, disarankan untuk membeli bagasi pra-pesan pada saat memesan tiket atau check-in. Penumpang yang belum sempat melakukan pemesanan jatah bagasi sebelumnya atau yang ingin menambah jatah bagasinya, dapat membeli di counter check-in atau pusat layanan pelanggan di bandara dengan harga khusus.

Pada periode larangan mudik yang berlaku mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021, AirAsia Indonesia menawarkan layanan penerbangan charter. Menurut Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine, penerbangan khusus ini dibuka untuk membantu repatriasi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing, maupun pengiriman barang bantuan dan logistik lainnya ke kawasan yang terdampak oleh situasi pembatasan perjalanan di tengah wabah pandemi COVID-19 secara global.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*