Jakarta – Keberadaan kereta Bandara Soekarno Hatta diyakini akan memangkas waktu tempuh perjalanan ketimbang menggunakan kendaraan pribadi. Diungkapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI), waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Bandara Soetta hanya sekitar 58 menit saja. Rute tersebut dimulai dari Stasiun Manggarai menuju ke Sudirman, lalu ke Batu Ceper, hingga berakhir di Bandara Soetta.
“Daripada lewat tol. (Rutenya) dari Manggarai ke Sudirman, lalu baru masuk Batu Ceper, lalu masuk bandara. Jadi, ini yang pasti lebih cepat ketika jam sibuk lewat tol,” ujar Dirut PT KAI Edi Sukmoro di Jakarta, kemarin (3/1).
Menurut Edi, KA Bandara dijadwalkan berhenti di Sudirman karena mereka yang membawa kendaraan roda 4 bisa memarkir kendaraannya di sana dan beralih ke kereta bandara.
“Berhenti di Sudirman baru, ada stasiun besar baru. Pengguna mobil masuk sana, depan Shangri-La, mereka yang bawa mobil berhenti, naik dari situ,” perjelas Edi.
Ditanya tentang kesiapan pembangunan jalur KA Bandara Soetta, Edi menjawab kini hanya tinggal 100 kepala keluarga dari semula 800 KK yang belum membebaskan tanahnya untuk pembangunan jalur rel KA tersebut.
“Jadi sisanya kan sudah enggak ada masalah. Yang tidak ada (masalah lahan) dikerjakan langsung,” katanya.
Edi memperkirakan, target proyek kereta bandara untuk selesai di akhir 2016 ini aka tercapai sehingga kereta bandara dapat mulai dioperasikan pada semester pertama 2017, sesuai dengan harapan Presiden.
“Kalau memasang rel itu cepat, enggak ada masalah. Yang paling utama penyelesaian tanah,” pungkasnya.