<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kemayoran &#8211; Bandara Soekarno-Hatta</title>
	<atom:link href="https://juandaairport.com/soekarnohatta/hal/kemayoran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta</link>
	<description>Jakarta/Cengkareng</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Oct 2015 02:40:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.8</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175277415</site>	<item>
		<title>Otoritas Bandara Soekarno Hatta</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/otoritas-bandara-soekarno-hatta.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2015 02:40:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[domestik]]></category>
		<category><![CDATA[halim perdana kusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemayoran]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=977</guid>

					<description><![CDATA[Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta adalah Bandar Udara utama di Indonesia yang berlokasi di Ibukota Negara Indonesia, Jakarta. Secara administratif, Bandara Internasional Soekarno Hatta menjadi bagian dari Kota Tangerang, Provinsi Banten, Jawa Barat, Indonesia. Secara otoritatif, Bandara Soekarno Hatta merupakan Bandara yang beroperasi di bawah manajemen pihak Angkasa Pura II. Bandara Internasional Soekarno Hatta merupakan... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta adalah Bandar Udara utama di Indonesia yang berlokasi di Ibukota Negara Indonesia, Jakarta. Secara administratif, Bandara Internasional Soekarno Hatta menjadi bagian dari Kota Tangerang, Provinsi Banten, Jawa Barat, Indonesia.</p>
<p>Secara otoritatif, Bandara Soekarno Hatta merupakan Bandara yang beroperasi di bawah manajemen pihak Angkasa Pura II. Bandara Internasional Soekarno Hatta merupakan Bandara baru yang menggantikan bandara utama Indonesia sebelumnya, yakni Lapangan Terbang Kemayoran.<a href="http://bandarasoekarnohatta.com/otoritas-bandara-soekarno-hatta.info/bandara-soekarno-hatta-jaka#main" rel="attachment wp-att-978"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-978" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/bandara-soekarno-hatta-jaka.jpg" alt="bandara-soekarno-hatta-jaka" width="680" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/bandara-soekarno-hatta-jaka.jpg 680w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/bandara-soekarno-hatta-jaka-300x132.jpg 300w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /></a></p>
<p>Bandara Soekarno Hatta dahulu menjadi satu dengan pangkalan udara militer Halim Perdana Kusuma Jakarta. Namun, kemudian terjadi pemisahan manajemen Bandara antara Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Militer Halim Perdana Kusuma.</p>
<p>Bandara Soekarno Hatta dikhususkan untuk penerbangan sipil baik domestik dan mancanegara. Sementara Bandara Halim Perdana Kusuma difungsikan sebagai penerbangan militer milik Angkatan Udara Republik Indonesia dan untuk penerbangan charter, seperti penerbangan kepala negara dan pihak-pihak yang terkait dengan urusan kenegaraan serta pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p>
<p>Bandara Internasional Soekarno Hatta memiliki struktur organisasi dan struktur manajemen yang mengalami beberapa kali reorganisasi.</p>
<p>Pada masa awal periode operasionalnya di tahun 1985 &#8211; 1997, terdapat dua instansi yang berperan dalam pelaksanaan teknis dan non teknis Bandara Soekarno Hatta, yaitu Perum Angkasa Pura II sebagai pengelola dan Administrator Pelabuhan (Airport Authority) atau disingkat Adpel yang berfungsi sebagai pelaksana dan penanggungjawab segala kegiatan yang ada di bandara. Perum Angkasa Pura II adalah BUMN yang berada di bawah Departemen Perhubungan dipimpin oleh Direktur Utama yang bertanggungjawab pada saat itu kepada Menteri Perhubungan.</p>
<p>Petugas Penanggung Jawab Operasi Bandara atau OIC (Officer In Charge) di Bandara Soekarno Hatta pada waktu itu mempunyai dua pimpinan yaitu Adpel dan Direktur Operasi AP II.</p>
<p>Pada Tahun 1998, otorisasi Bandara Soekarno Hatta mengalami perubahan. Pada masa ini, Peran Otorisasi Pelabuhan (dahulu Administrator Pelabuhan) hanya dalam pengawasan umum dan pembuatan keputusan serta kebijaksanaan pemerintah kalau ada permasalahan yang timbul.</p>
<p>Hingga periode 1998-2009, hanya terdapat 1 orang yang mengepalai sekaligus bertanggung jawab utama terhadap segala laju dan dinamika yang ada di Bandara Soekarno Hatta. Namun, seiring dibangunnya terminal-terminal baru hingga keseluruhan terminal di Bandara Soekarno Hatta berjumlah 4, kembali terjadi reorganisasi di tahun 2010.</p>
<p>Reorganisasi pada Manajemen Bandara Soekarno Hatta yang terjadi sejak tahun 2010 yaitu selain kepala cabang utama, tiap-tiap terminal mempunyai kepala cabangnya masing-masing lengkap beserta jajaran yang berwenang pada tiap-tiap sub bagian.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">977</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Pembentukan Maskapai Nasional Garuda Indonesia</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/sejarah-pembentukan-maskapai-nasional-garuda-indonesia.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[fitri]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2015 12:02:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[awal]]></category>
		<category><![CDATA[bandar udara]]></category>
		<category><![CDATA[Garuda Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[halim perdanakusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemayoran]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[maskapai]]></category>
		<category><![CDATA[nama]]></category>
		<category><![CDATA[pembentukan]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[rute]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=592</guid>

					<description><![CDATA[PT Garuda Indonesa (Persero) Tbk merupakan maskapai penerbangan nasional pertama dan terbesar yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Sejarah berdirinya PT Garuda Indonesia bermula sejak Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno mengemukakan idennya di depan sejumlah pedagang besar di Aceh untuk membeli pesawat Dakota (DC 3) dalam rangka melanjutkan revolusi kemerdekaan melawan belanda pada 16 Juni 1948.... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PT Garuda Indonesa (Persero) Tbk merupakan maskapai penerbangan nasional pertama dan terbesar yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Sejarah berdirinya PT Garuda Indonesia bermula sejak Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno mengemukakan idennya di depan sejumlah pedagang besar di Aceh untuk membeli pesawat Dakota (DC 3) dalam rangka melanjutkan revolusi kemerdekaan melawan belanda pada 16 Juni 1948. Menyikapi ide Presiden, Sebagian Besar pedagang kemudian menyumbangkan dananya hingga terkumpul uang sebanyak 130.000 Strait Dollar dan 20 kg emas yang kemudian digunakan untuk membeli pesawat DC-3 (Dakota).<a href="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/4-generasi-logo-pesawat-GA.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-593" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/4-generasi-logo-pesawat-GA.jpg" alt="4 generasi logo pesawat GA" width="680" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/4-generasi-logo-pesawat-GA.jpg 680w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/4-generasi-logo-pesawat-GA-300x132.jpg 300w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /></a></p>
<p>Pesawat ini melakukan penerbangan komersil perdananya dari Yogyakarta menuju ke Jakarta pada tanggal 26 Januari 1949, yang kemudian dianggap sebagai hari jadi Garuda Indonesia. Pada 25 Desember 1949, Dr. Konijnenburg, wakil KLM yang juga menjadi teman Presiden Soekarno, melapor kepada presiden di Yogyakarta bahwa KLM akan diserahkan kepada pemerintah sesuai dengan hasil keputsan KMB (Konferensi Meja Bundar). Konijnenburg juga meminta kepada Presiden untuk memberi nama bagi perusahaan tersebut. Menanggapi hal tersebut, Presiden Soekarno menjawabnya dengan mengutip sajak berbahasa Belanda gubahan Raden Mas Noto Soeroto, seorang pujangga terkenal di zaman colonial. Baris Sajak tersebut bertuliskan “Ik ben Garuda, Vishnoe&#8217;s vogel, die zijn vleugels uitslaat hoog boven uw eilanden” yang artinya “Aku adalah Garuda, burung milik Wisnu yang membentangkan sayapnya menjulang tinggi diatas kepulauanmu&#8221;. Dari sajak itulah kemudian pesawat DC-3 yang sudah ada diberi nama “Garuda Indonesian Airways”.</p>
<p>Garuda Indonesian Airways (GIA) mendapatkan konsesi monopoli penerbangan dari pemerintah Indonesia, pada tahun 1950. Dalam pendiriannya, Pemerintah Birma (sekarang Myanmar) juga turut andil membantu. Garuda Indonesian Airways merupakan proyek hasil joint antara pemerintah Indonesia dengan KLM , dimana pemerintah Indonesia memiliki 51% sahamnya. Dalam 10 tahun pertama setelah pendiriannya, perusahaan ini dikelola oleh KLM, namun pihak KLM terpaksa harus menjual sebagian sahamnya pada tahun 1953 karena desakan nasionalis.</p>
<p>Di tahun 1985, pimpinan GIA yang baru yakni R.A.J Lumenta melakukan re-branding terhadap maskapai ini dengan merubah nama Garuda Indonesian Airways menjadi Garuda Indonesia. Selain itu, Lumenta juga memindahkan pangkalan utama maskapai yang awalnya berada di Bandara Kemayoran dan Bandar Udara Halim Perdanakusuma dipindahkan ke Bandara Soekarno Hatta demi memperbaiki sistem manajemen dan penambahan rute. Pada tahun yang sama, Garuda Indonesia berhasil merintis penerbangan menuju ke Amerika Serikat dengan destinasi Los Angeles menggunakan armada pesawat Douglas DC-10-30 yang diberi logo spesial gabungan dari Continental Airlines dan Garuda Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">592</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Daftar Rute DAMRI Bandara Soekarno-Hatta</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/daftar-rute-damri-bandara-soekarno-hatta.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[fitri]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2015 12:11:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akomodasi]]></category>
		<category><![CDATA[armada]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[Cikarang]]></category>
		<category><![CDATA[Damri]]></category>
		<category><![CDATA[Gambir]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jalur]]></category>
		<category><![CDATA[Kemayoran]]></category>
		<category><![CDATA[rute]]></category>
		<category><![CDATA[shuttle]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno-Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjung Priok]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=501</guid>

					<description><![CDATA[DAMRI merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa transportasi. Dalam peranannya, DAMRI turut berpartisipasi menunjang sarana transportasi via Bandara Soekarno Hatta dengan menyediakan armada penghubung dari Bandara Soekarno Hatta menuju ke berbagai wilayah di Jabodetabek dan beberapa lokasi di Jawa Barat. Seperti kita ketahui, Bandara Soekarno Hatta merupakan Bandara Internasional utama dan... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>DAMRI merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa transportasi. Dalam peranannya, DAMRI turut berpartisipasi menunjang sarana transportasi via Bandara Soekarno Hatta dengan menyediakan armada penghubung dari Bandara Soekarno Hatta menuju ke berbagai wilayah di Jabodetabek dan beberapa lokasi di Jawa Barat.<a href="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/bus-DAMRI-Bandara-Soehatt.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-502" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/bus-DAMRI-Bandara-Soehatt.jpg" alt="bus DAMRI Bandara Soehatt" width="680" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/bus-DAMRI-Bandara-Soehatt.jpg 680w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/bus-DAMRI-Bandara-Soehatt-300x132.jpg 300w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /></a></p>
<p>Seperti kita ketahui, Bandara Soekarno Hatta merupakan Bandara Internasional utama dan di Indonesia. Bandara ini beroperasi 24 jam setiap hari, serta 7 hari dalam seminggu. Begitu padatnya aktifitas di Bandara ini tentunya harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Oleh karena itu DAMRI turut mengambil peran di dalamnya.<br />
Rute yang dilayani oleh armada DAMRI dari Bandara Soekarno Hatta setiap harinya mencakup wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, dan kota-kota lain di sekitarnya. Armada yang digunakan terdiri dari mobil shuttle Isuzu Elf, Bus Medium, dan Bus berukuran Besar. Berikut kami sertakan informasi rute yang dilayani oleh armada DAMRI Bandara Soekarno Hatta :</p>
<table width="100%">
<tbody>
<tr>
<td><strong>Trayek</strong></td>
<td width="58%"><strong>Rute</strong></td>
<td width="18%"><strong>Durasi</strong></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"><strong>Jakarta Pusat</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Stasiun Gambir &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Stasiun Gambir Jakarta Pusat &#8212; Pasar Baru &#8212; Jl. Garuda Kemayoran &#8212; Pekan Raya Jakarta Kemayoran &#8212; Masuk Pintu Tol Kemayoran &#8212; Tol Ancol &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">
± 30-45 menit</td>
</tr>
<tr>
<td>Kemayoran &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Pool Damri Kemayoran &#8212; Gunung Sahari &#8212; Tol Ancol &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 30 – 45 menit</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"><strong>Jakarta Timur</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Terminal Rawamangun &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Terminal Rawamangun &#8212; Jl.Pemuda &#8212; Tol Dalam Kota Arah Ancol &#8212; Tol Ancol &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 30-45 menit</td>
</tr>
<tr>
<td>Terminal Kp.Rambutan &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Terminal Kp.Rambutan &#8212; Pasar Rebo &#8212; Tol Dalam Kota Arah Grogol &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 45-60 menit</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"><strong>Jakarta Selatan</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Terminal Blok M (Jalur 2) &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Terminal Blok M (Jalur 2) &#8212; Jl.Sisingamangaraja &#8212; Jl.Sudirman &#8212; Senayan &#8212; Masuk Tol Dalam Kota (Pintu Tol Semanggi) &#8212; Tol Dalam Kota &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 30-45 menit</td>
</tr>
<tr>
<td>Terminal Lebak Bulus &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Terminal Lebak Bulus &#8212; Masuk Pintu Tol Pondok Indah &#8212; Tol JORR &#8212; Tol Lingkar Barat (JORR 2) &#8212; Tol Bandara Soekarno Hatta &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 30-40 menit</td>
</tr>
<tr>
<td>Pasar Minggu &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Terminal Pasar Minggu &#8212; Jl. Raya Pasar Minggu &gt; Masuk Pintu Tol Pancoran &#8212; Tol Dalam Kota (Arah Grogol) &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 1 Jam – 1 Jam 30 Menit</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"><strong>Jakarta Utara</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Terminal Tanjung Priok &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Terminal Tanjung Priok &#8212; Tol Ancol &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">: ± 30 Menit</td>
</tr>
<tr>
<td>Mangga Dua &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Mangga Dua Square &#8212; Masuk Gerbang Tol Ancol &#8212; Tol Ancol &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 30 Menit – 45 menit</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"><strong>Bekasi</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Bekasi &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Terminal Kayuringin Bekasi &#8212; Masuk Tol Bekasi Barat &#8212; Tol Cawang &#8212; Tol Dalam Kota Arah Ancol &#8212; Tol Ancol &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 45 Menit – 1,5 Jam</td>
</tr>
<tr>
<td>Kota Harapan Indah Bekasi &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Kota Harapan Indah Bekasi (Pasar Modern) &#8212; Pulo Gadung &#8212; Kelapa Gading &#8212; Masuk Pintu Tol Cempaka Putih &#8212; Tol Dalam Kota Arah Ancol &#8212; Tol Ancol &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 1,5 Jam s/d 2 Jam</td>
</tr>
<tr>
<td>Cikarang (Plaza Jababeka) &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Plaza Cikarang Baru (Jababeka) &#8212; Jl.Raya Cikarang &#8212; Tol Cikarang Timur &#8212; Tol Cawang &#8212; Tol Dalam Kota (Arah Ancol atau Grogol, tergantung situasi lalu lintas) &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 2 Jam</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"><strong>Bogor</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Trayek : Bogor &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Botani Square &#8212; Tol Jagorawi &#8212; Tol Dalam Kota (Arah Ancol atau Arah Grogol, tergantung situasi lalu lintas) &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 1 Jam 30 Menit – 2 Jam</td>
</tr>
<tr>
<td>Cibinong (City Mall) &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">City Mall Cibinong &#8212; Masuk Pintu Tol Cibinong &#8212; Tol Jagorawi &#8212; Tol Dalam Kota (Arah Ancol atau Grogol, tergantung situasi Lalu Lintas) &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 1 Jam 30 Menit – 2 Jam</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"><strong>Tangerang</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Lippo Karawaci Tangerang &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Pintu Selatan Mall Lippo Karawaci &#8212; Tol Tangerang &#8212; Tol Lingkar Barat &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 25 – 30 Menit</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"><strong>Karawang</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Karawang &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Karawang Barat (Jl. Raya Teluk Jambe Blok G Ruko No. 20A, Sukaluyu, Teluk Jambe Timur) &#8211;Pintu Tol Karawang Barat &#8212; Tol Cikampek &#8212; Tol Dalam Kota (Arah Ancol atau Grogol, Tergantung situasi lalu lintas) &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 3 Jam</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"><strong>Purwakarta</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Purwakarta &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Pool Damri Purwakarta &#8212; Tol Cikampek &#8212; Tol Cawang &#8212; Tol Dalam Kota &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 3 Jam</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"><strong>Cilegon – Serang</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Cilegon – Serang &#8211;&gt; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="58%">Kantor Dinas Perhubungan Cilegon &#8212; Pintu Tol Cilegon Barat – &gt; Tol Jkt-Merak &#8211;Pintu Tol Serang Barat &#8212; Terminal Pakupatan Serang &#8212; Pintu Tol Serang Barat &#8212; Tol Jkt-Merak &#8212; Tol Lingkar Barat &#8212; Tol Bandara &#8212; Bandara Soekarno Hatta</td>
<td width="18%">± 2 – 3 Jam</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sebagai informasi tambahan, Damri telah menutup 3 rute dari Bandara Soekarno-hatta yang semula dibuka yakni rute Season City-Soekarno Hatta, Cibubur-Soekarno Hatta, dan Thamrin City- Soekarno Hatta.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">501</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Berdirinya Bandara Soekarno-Hatta</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/sejarah-berdirinya-bandara-soekarno-hatta.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[fitri]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2015 16:28:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[cengkareng]]></category>
		<category><![CDATA[CGK]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemayoran]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Perancis]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno-Hatta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=173</guid>

					<description><![CDATA[Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) merupakan bandar udara utama Indonesia yang berlokasi di Cengkareng, Tangerang. Bandara Ini pertama kali dioperasikan pada tahun 1985 yaitu menggantikan fungsi dari Bandara “Kemayoran” di Jakarta Pusat dan Bandara “Halim Perdanakusuma” di Jakarta Timur. Saat ini, Bandara Kemayoran sudah dinonaktifkan, sedangkan Bandara Halim Perdanakusuma difungsikan untuk penerbangan militer, VVIP, charter, dan... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) merupakan bandar udara utama Indonesia yang berlokasi di Cengkareng, Tangerang. Bandara Ini pertama kali dioperasikan pada tahun 1985 yaitu menggantikan fungsi dari Bandara “Kemayoran” di Jakarta Pusat dan Bandara “Halim Perdanakusuma” di Jakarta Timur. Saat ini, Bandara Kemayoran sudah dinonaktifkan, sedangkan Bandara Halim Perdanakusuma difungsikan untuk penerbangan militer, VVIP, charter, dan beberapa penerbangan domestik.<a href="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/Bandara-Kemayoran-1976.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-174" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/Bandara-Kemayoran-1976.jpg" alt="Bandara Kemayoran 1976" width="680" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Bandara-Kemayoran-1976.jpg 680w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Bandara-Kemayoran-1976-300x132.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 680px) 100vw, 680px" /></a></p>
<p>Beroperasi antara tahun 1928hingga 1974, Bandara Kemayoran yang awalnya ditujukan untuk penerbangan domestik dianggap terlalu dekat lokasinya dengan basis militer Indonesia, yaitu Bandara Halim Perdanakusuma. Frekuensi penerbangan sipil yang semakin meningkat dianggap mengancam kelangsungan lalu lintas internasional maupun kepentingan militer, oleh karena itu pada awal tahun 1970-an, mulailah dicari lokasi yang berpotensi untuk dijadikan bandara baru dengan bantuan USAID, diantaranya Kemayoran, Malaka, Babakan, Jonggol, Halim, Curug, Tangerang Selatan dan Tangerang Utara yang berakhir dengan dipilihnya Tangerang Utara sebagai lokasi alternatif. Di waktu yang sama, pemerintah mulai memoles Bandara Halim Perdanakusuma untuk kepentingan penerbangan domestik.</p>
<p>Pada akhir Maret 1975, berbagai pihak terkait sepakat menyetujui rencana pembangunan 3 landasan pacu, jalan aspal, 3 bangunan terminal internasional, 3 terminal domestik dan 1 terminal Haji di Bandara Soekarno-Hatta. Terminal domestik yang direncanakan dibangun bertingkat 3 dibangun antara tahun 1975 hingga 1981 dengan biaya tak kurang dari USD 465 juta, termasuk apron yang dibangun antara tahun 1982 hingga 1985 yang menelan biaya USD 126 juta. Saat itu proyek terminal baru tersebut masih diberi nama Jakarta International Airport Cengkareng (kode: JIA-C).</p>
<p>Berikut adalah tahap pengerjaan pembangunan Bandara Soekarno Hatta :</p>
<ul>
<li>1975 hingga 1977, diawali dengan pembukaan lahan dan pengaturan perbatasan provinsi.</li>
<li>12 November 1976, Tender pembangunan bandara dimenangkan oleh pihak Aeroport de Paris.</li>
<li>18 Mei 1977, Penandatanganan kontrak tanda jadi oleh Pemerintah Indonesia dan Aeroport de Paris dengan PT Konavi sebagai mitra lokal tertunjuk (waktu yang dibutuhkan hingga selesai adalah 18 bulan, dengan capaian hasil 2 landasan pacu termasuk taxiway, 2 ruas jalan aspal di sisi barat dan timur, 3 terminal, dan kebun di dalam bandara).</li>
<li>20 Mei 1980, Bandara dibangun kembali dengan kontrak selama 4 tahun oleh Sainraptet Brice, SAE, Colas dan PT Waskita Karya sebagai pihak pembangun.</li>
<li>1 Desember 1980, Pihak Pemerintah Indonesia menandatangani kontrak senilai Rp 384,8 M. Merupakan biaya yang diambil sebagian dari APBN dan sebagian lagi Sumbangan dari Pemerintah Perancis.</li>
<li>1 Desember 1984, Pembangunan Bandara Soekarno hatta sudah selesai dalam tahap fisik.</li>
<li>1 Mei 1985, Dimulai wacana pembangunan Terminal ke-2 , secara teknis mulai dikerjakan pada 11 Mei 1992.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadwal Bus DAMRI Bandara Soekarno-Hatta</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/jadwal-bus-damri-bandara-soekarno-hatta.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaktur]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2015 16:47:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akomodasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[Cikarang]]></category>
		<category><![CDATA[Damri]]></category>
		<category><![CDATA[Gambir]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Kemayoran]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjung Priok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=35</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai Perusahaan BUMN di bidang jasa transportasi darat, DAMRI telah menjangkau seluruh pelosok negeri dan telah menjangkau beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, Papua Nugini, dan Timor Leste melalui berbagai pelayanan seperti angkutan umum perkotaan, angkutan umum antar kota, dan berbagai angkutan khusus seperti angkutan travel, angkutan logistik barang, angkutan perintis, dan angkutan khusus bandara.... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai Perusahaan BUMN di bidang jasa transportasi darat, DAMRI telah menjangkau seluruh pelosok negeri dan telah menjangkau beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, Papua Nugini, dan Timor Leste melalui berbagai pelayanan seperti angkutan umum perkotaan, angkutan umum antar kota, dan berbagai angkutan khusus seperti angkutan travel, angkutan logistik barang, angkutan perintis, dan angkutan khusus bandara.</p>
<p>Di Bandara Soekarno-Hatta, DAMRI juga memiliki trayek untuk mengangkut penumpang baik yang ingin masuk maupun keluar dari Bandara Soekarno-Hatta. <em>Shuttle Bus</em> ini dapat Anda temukan di seputaran area terminal kedatangan 1A,1B,1C,2F, dan di depan ruang keberangkatan Terminal 3. Beberapa trayek ke Bandara Soekarno-Hatta yang disediakan antara lain Kemayoran, Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Minggu, dan masih banyak lagi. Berikut Data trayek dan tarif Bus Damri Bandara Soekarno-Hatta :</p>
<p>&nbsp;</p>
<table width="90%">
<tbody>
<tr>
<td width="37"><strong>No.</strong></td>
<td width="210"><strong>Trayek</strong></td>
<td width="102"><strong>Tarif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="37">1.</td>
<td width="210">Gambir</td>
<td width="102">Rp. 25.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">2.</td>
<td width="210">Rawamangun</td>
<td width="102">Rp. 25.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">3.</td>
<td width="210">Blok M</td>
<td width="102">Rp. 25.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">4.</td>
<td width="210">Kampung Rambutan</td>
<td width="102">Rp. 25.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">5.</td>
<td width="210">Bekasi</td>
<td width="102">Rp. 30.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">6.</td>
<td width="210">Bogor</td>
<td width="102">Rp. 40.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">7.</td>
<td width="210">Bogor (VIP)</td>
<td width="102">Rp. 70.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">8.</td>
<td width="210">Lebak Bulus</td>
<td width="102">Rp. 25.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">9.</td>
<td width="210">Pasar Minggu</td>
<td width="102">Rp. 25.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">10.</td>
<td width="210">Tanjung Priok</td>
<td width="102">Rp. 25.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">11.</td>
<td width="210">Harapan Indah</td>
<td width="102">Rp. 30.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">12.</td>
<td width="210">Cikarang</td>
<td width="102">Rp. 35.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">13.</td>
<td width="210">Purwakarta</td>
<td width="102">Rp. 50.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">14.</td>
<td width="210">Kemayoran</td>
<td width="102">Rp. 25.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">15.</td>
<td width="210">Mangga Dua</td>
<td width="102">Rp. 25.000, &#8211;</td>
</tr>
<tr>
<td width="37">16.</td>
<td width="210">Merak</td>
<td width="102">Rp. 25.000, &#8211;</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><a href="http://bandarasoekarnohatta.com/jadwal-bus-damri-bandara-soekarno-hatta.info/jadwaldamribandara#main" rel="attachment wp-att-36"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignright size-medium wp-image-36" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/jadwaldamribandara-203x300.jpg" alt="jadwaldamribandara" width="203" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/jadwaldamribandara-203x300.jpg 203w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/jadwaldamribandara.jpg 288w" sizes="auto, (max-width: 203px) 100vw, 203px" /></a> Bus Damri mulai dioperasikan pada pukul 03.00 dini hari hingga maksimal pukul 21.00 yang dapat berbeda di setiap trayeknya. Pada trayek Gambir dan Bekasi, bus Damri dioperasikan minimal pada pukul 03.00 hingga maksimal pukul 21.00. Berbeda dengan trayek Rawamangun, Blok M, Kampung Rambutan, dan bogor yang maksimal diberangkatkan pada pukul 20.00. Rute pemberangkatan yang diakhiri pada pukul 19.00 adalah pada rute Lebak bulus, Tanjung Priok, Kemayoran, Mangga Dua, dan Merak. Sedangkan untuk rute Cikarang dan Purwakarta, Bus Damri dari Bandara Soekarno hatta maksimal diberangkatkan hingga pukul 18.00 saja.</p>
<p>Selain bus Damri, Bandara Soekarno-Hatta juga menyediakan beberapa opsi angkutan bus lain yang juga melayani angkutan penumpang ke Jakarta dan kota-kota di sekitarnya seperti PRIMAJASA yang melayani trayek ke Batununggal di Bandung, AGRAMAS yang melayani trayek ke Pusat Grosir Cililitan di Jakarta Timur, HIBA UTAMA yang melayani trayek Terminal Bus Depok, SINAR JAYA yang melayani trayek ke Terminal Bus Cileungsi di Depok, dan XTrans yang melayani trayek ke masing-masing Hotel Kartika Chandra di Jakarta Selatan dan Serpong-Bintaro di Tangerang Selatan.</p>
<p><strong>Shelter</strong> : Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3</p>
<p><b>Lokasi :</b> Jln. Matraman Raya No. 25 Jakarta Timur 13140<br />
<b>Telepon :</b> 0218583131</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
