<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pendapatan &#8211; Bandara Soekarno-Hatta</title>
	<atom:link href="https://juandaairport.com/soekarnohatta/hal/pendapatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta</link>
	<description>Jakarta/Cengkareng</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 May 2023 05:01:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.8</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175277415</site>	<item>
		<title>Kuartal I 2023, Angkasa Pura II Berhasil Raup Pendapatan Rp2,75 Triliun</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/angkasa-pura-ii-pendapatan-275-triliun.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 May 2023 05:01:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[Angkasa Pura II]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[bandara internasional soekarno hatta]]></category>
		<category><![CDATA[bandara soekarno hatta]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[domestik]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[pt angkasa pura ii]]></category>
		<category><![CDATA[rute]]></category>
		<category><![CDATA[soetta]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=9650</guid>

					<description><![CDATA[Cengkareng – Usai berhasil meraih hasil positif pada tahun 2022 lalu di tengah kondisi pandemi, PT Angkasa Pura (AP) II kembali mencetak kenaikan pendapatan pada tahun 2023. Sepanjang kuartal I 2023, BUMN pengelola 20 bandara di Indonesia ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,75 triliun atau naik 75%. Sejalan dengan kenaikan pendapatan, Angkasa Pura II juga berhasil... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Cengkareng </b><span style="font-weight: 400;">– Usai berhasil meraih hasil positif pada tahun 2022 lalu di tengah kondisi pandemi, PT Angkasa Pura (AP) II kembali mencetak kenaikan pendapatan pada tahun 2023. Sepanjang kuartal I 2023, BUMN pengelola 20 bandara di Indonesia ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,75 triliun atau naik 75%.</span></p>
<div id="attachment_9652" style="width: 690px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-9652" class="size-full wp-image-9652" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/Kuarta-I-2023-Angkasa-Pura-II-Pendapatan-Rp275-Triliun.jpg" alt="Kuartal I 2023, Angkasa Pura II Berhasil Raup Pendapatan Rp2,75 Triliun" width="680" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Kuarta-I-2023-Angkasa-Pura-II-Pendapatan-Rp275-Triliun.jpg 680w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Kuarta-I-2023-Angkasa-Pura-II-Pendapatan-Rp275-Triliun-300x132.jpg 300w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /><p id="caption-attachment-9652" class="wp-caption-text">Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta (Sumber : www.thejakartapost.com)</p></div>
<p><span style="font-weight: 400;">Sejalan dengan kenaikan pendapatan, Angkasa Pura II juga berhasil meraup laba usaha sebesar Rp617,01 miliar atau naik 399% sepanjang Januari-Maret 2023 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurut President Director AP II Muhammad Awaluddin, akselerasi dan optimalisasi bisnis merupakan faktor utama sehingga perseroan dapat meraih peningkatan pendapatan dan laba usaha.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Peningkatan kinerja keuangan ditopang tiga program utama AP II yang dijalankan sejak awal tahun ini yaitu Recovering Customer Experience, Restructuring Financial Foundation dan Regrowing Business Ecosystem. Ketiga program utama tersebut saling berkaitan, di mana kemudian berdampak pada kemampuan AP II dalam menangkap peluang di tengah tumbuhnya permintaan lalu lintas penerbangan,” kata Awaluddin, Sabtu (27/5), seperti dilansir dari Tangerangonline.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Lewat Recovering Customer Experience, bandara-bandara AP II termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta menghadirkan berbagai inovasi untuk kenyamanan penumpang pesawat. Kemudian, lewat Restructuring Financial Foundation, AP II memperkuat kebijakan dan monitoring penerimaan uang kas (cash collection) dari hasil transaksi dan penjualan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Adapun program Regrowing Business Ecosystem mendorong Angkasa Pura II untuk mengakselerasi pengembangan bisnis aeronautika dengan memaksimalkan slot time penerbangan di bandara, dan mendorong bisnis non-aeronautika dengan mengakselerasi pertumbuhan bisnis di ekosistem. “Bandara AP II pada awal tahun ini mampu memaksimalkan slot time penerbangan di bandara-bandara khususnya di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar di Indonesia,” paparnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sepanjang Januari-Maret 2023 da sejumlah rute reguler baru yang dibuka di bandara-bandara AP II, misalnya di rute internasional ada rute Jakarta-Bangkok yang dilayani oleh Thai AirAsia dan sejumlah penerbangan umrah dari Bandara Kertajati. Sementara rute baru domestik antara lain Jakarta-Balikpapan oleh Pelita Air; Kualanamu (Medan) – Bandung oleh Super Air Jet, dan Bandung-Denpasar juga oleh Super Air Jet.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Penambahan sejumlah rute penerbangan baru itu berkontribusi terhadap total pergerakan penumpang di bandara-bandara AP II selama kuartal I 2023 yang secara kumulatif mencapai 18,25 juta penumpang dengan sekitar 140.000 pergerakan pesawat. Kinerja positif AP II pada kuartal I 2023 dinilai sebagai hasil dari tepatnya program bisnis yang dilaksanakan di tengah pandemi.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9650</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meski Pandemi, 5 Anak Usaha AP II Berhasil Raih Pendapatan Rp1,3 Triliun</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/pendapatan-anak-usaha-pt-angkasa-pura-ii.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2020 04:37:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[kargo]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[maskapai]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[PT Angkasa Pura]]></category>
		<category><![CDATA[pt angkasa pura ii]]></category>
		<category><![CDATA[pt ap 2]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=6565</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta – Selama periode bulan Januari sampai Juli 2020, lima anak usaha PT Angkasa Pura (AP) II rupanya berhasil mencatatkan total pendapatan mencapai Rp1,33 triliun meski sedang berada di tengah masa pandemi virus corona (Covid-19). Sampai sekarang AP II dan anak perusahaannya sedang menjalankan strategi bisnis agar dapat bertahan dan menjaga stabilitas perusahaan. Strategi dijalankan... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b><span style="font-weight: 400;">– Selama periode bulan Januari sampai Juli 2020, lima anak usaha PT Angkasa Pura (AP) II rupanya berhasil mencatatkan total pendapatan mencapai Rp1,33 triliun meski sedang berada di tengah masa pandemi virus corona (Covid-19). Sampai sekarang AP II dan anak perusahaannya sedang menjalankan strategi bisnis agar dapat bertahan dan menjaga stabilitas perusahaan.</span></p>
<div id="attachment_6566" style="width: 690px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-6566" class="size-full wp-image-6566" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/5-Anak-Usaha-AP-II-Berhasil-Raih-Pendapatan-Rp13-Triliun.jpg" alt="" width="680" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/5-Anak-Usaha-AP-II-Berhasil-Raih-Pendapatan-Rp13-Triliun.jpg 680w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/5-Anak-Usaha-AP-II-Berhasil-Raih-Pendapatan-Rp13-Triliun-300x132.jpg 300w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /><p id="caption-attachment-6566" class="wp-caption-text">Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin &#8211; theworldnews.net</p></div>
<p><span style="font-weight: 400;">Strategi dijalankan melalui pengembangan inovasi perolehan pendapatan usaha (top line innovation), memaksimalkan alat produksi (asset maximizing), dan penghematan biaya operasi (cost leadership). Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, strategi itu juga didukung oleh konsep 3R dalam menjalankan aktivitas bisnis, yaitu Reconfigure the structure, Restore the unoptimal business, Replace the unimportant things.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Saat ini pendapatan Angkasa Pura II Group berasal dari portofolio bisnis aeronautika dan nonaeronautika. Bisnis aeronautika seperti layanan ke penumpang pesawat dan ke maskapai sebagian besar dilakukan oleh induk usaha yaitu PT Angkasa Pura II. Sementara itu, bisnis nonaeronautika sebagian besar dilakukan oleh anak usaha,” ujar Awaluddin di Jakarta, Jumat (28/8), seperti dilansir Republika.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Adapun 5 anak usaha PT AP II meliputi PT Angkasa Pura Solusi, PT Angkasa Pura Kargo, PT Angkasa Pura Propertindo, PT Angkasa Pura Aviasi, dan PT Gapura Angkasa. “Kontribusi pendapatan terbesar berasal dari PT Gapura Angkasa dan PT Angkasa Pura Solusi yang memang sudah berdiri cukup lama. Sementara itu, PT Angkasa Pura Propertindo dan PT Angkasa Pura Kargo baru berdiri sekitar 3 tahun, dan PT Angkasa Pura Aviasi berdiri sekitar 1 tahun lalu,” beber Awaluddin.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Adapun PT Angkasa Pura Solusi (APS) berhasil meraup pendapatan Rp494,07 miliar dengan bidang usaha meliputi penyediaan fasilitas di bandara, perparkiran, sumber daya manusia, dan ritel. Kemudian PT Angkasa Pura Kargo (APK) mencatatkan penghasilan Rp137,116 miliar dengan bidang usaha kargo dan logistik.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Bisnis usaha dari APK relatif mampu bertahan karena angkutan kargo saat ini tetap berjalan dengan baik. Di sisi lain, APS juga melakukan inovasi yakni dengan menyewakan gudang yang dimiliki ke sejumlah institusi,” ungkapnya. Sedangkan PT Angkasa Pura Propertindo (APP) berhasil membukukan pendapatan Rp81,45 miliar, dan PT Angkasa Pura Aviasi (APA) meraih pendapatan Rp18,104 miliar.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6565</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiket Mahal, Jumlah Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Turun Sepanjang 2019</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/penumpang-bandara-soekarno-hatta-turun-2019.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2019 05:08:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Angkasa Pura II]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[bandara soekarno hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[pt angkasa pura ii]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno-Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[tiket]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=5815</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA – Sepanjang tahun 2019 ini, bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II secara keseluruhan mengalami penurunan jumlah penumpang mencapai angka 18,85 persen. Khusus untuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta, terjadi penurunan penumpang dari 65,6 juta orang pada tahun 2018 menjadi 54,2 juta orang pada tahun ini. Selain Bandara Soekarno-Hatta, penurunan jumlah penumpang juga terjadi di... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA –</b><span style="font-weight: 400;"> Sepanjang tahun 2019 ini, bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II secara keseluruhan mengalami penurunan jumlah penumpang mencapai angka 18,85 persen. Khusus untuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta, terjadi penurunan penumpang dari 65,6 juta orang pada tahun 2018 menjadi 54,2 juta orang pada tahun ini.</span></p>
<div id="attachment_5816" style="width: 690px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5816" class="size-full wp-image-5816" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/Tiket-Mahal-Jumlah-Penumpang-Bandara-Soekarno-Hatta-Turun-2019.jpg" alt="Suasana penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta" width="680" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Tiket-Mahal-Jumlah-Penumpang-Bandara-Soekarno-Hatta-Turun-2019.jpg 680w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Tiket-Mahal-Jumlah-Penumpang-Bandara-Soekarno-Hatta-Turun-2019-300x132.jpg 300w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /><p id="caption-attachment-5816" class="wp-caption-text">Suasana penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta &#8211; katadata.co.id</p></div>
<p><span style="font-weight: 400;">Selain Bandara Soekarno-Hatta, penurunan jumlah penumpang juga terjadi di Bandara Kualanamu Medan yang diprediksi menjadi 7,94 juta orang dari 10,45 juta orang sepanjang 2018. Kemudian, Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya diprediksi akan mengalami penurunan dari 1,06 juta penumpang menjadi 593,24 ribu penumpang. Alhasil, total penumpang di seluruh bandara yang dikelola perusahaan sepanjang tahun  ini diramalkan ‘hanya’ 90,46 juta dari realisasi 2018 yang mencapai 112,6 juta orang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Proyeksi penurunan penumpang ini berpotensi memengaruhi pendapatan bisnis aeronautika perusahaan pada 2019. Hanya saja, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, optimistis total pendapatan perusahaan masih akan meningkat meski hanya 1 persen. “Total pendapatan perusahaan masih bisa naik 1 persen dari Rp9,48 triliun menjadi Rp9,53 triliun,” kata Awaluddin.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kenaikan pendapatan perusahaan secara keseluruhan, lanjut Awaluddin, ditopang dari bisnis nonaeronautika yang diramalkan naik 10 persen. Dengan begitu, perusahaan berpotensi meraup pendapatan dari bisnis nonaeronautika sebesar Rp3,86 triliun pada akhir tahun dibandingkan posisi 2018 sebesar Rp3,47 triliun.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sementara itu, Direktur Teknik PT Angkasa Pura II, Djoko Murjatmodjo, menuturkan bahwa penurunan penumpang tahun ini salah satunya dipengaruhi oleh isu harga tiket pesawat yang mahal. Dengan demikian, sejumlah penumpang beralih ke moda transportasi lain. “Yang jelas, di seluruh dunia, jumlah penumpang (pesawat) turun. Kami kena imbas karena ada isu seperti harga tiket mahal dan bagasi berbayar,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Meski demikian, manajemen memproyeksi jumlah penumpang tahun depan bisa kembali meningkat sekitar 4 persen hingga 5 persen. Awaluddin meyakini bahwa peningkatan industri pariwisata dan penambahan pengelolaan bandara (ada tiga bandara tambahan yang dikelola PT Angkasa Pura II) akan menumbuhkan kembali jumlah penumpang.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5815</post-id>	</item>
		<item>
		<title>AP II Kembangkan Bisnis Hotel dan Cargo Village di Bandara Soekarno-Hatta</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/ap-ii-kembangkan-bisnis-hotel-dan-cargo-village-di-bandara-soekarno-hatta.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2017 03:05:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[aeronautika]]></category>
		<category><![CDATA[bandara internasional soekarno hatta]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[PT Angkasa Pura]]></category>
		<category><![CDATA[tarif]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=2305</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Guna meningkatkan pendapatan non-aeronautika, PT Angkasa Pura II tengah melakukan rencana bisnis, yaitu membangun bisnis perhotelan dan cargo village di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bisnis perhotelan nantinya akan dijalankan oleh PT Angkasa Pura Propertindo, sedangkan cargo village dan pengelola pergudangan nantinya akan dikembangkan oleh PT Angkasa Pura Kargo. “Saat ini, pendapatan dari bisnis aeronautika... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA &#8211;</b> Guna meningkatkan pendapatan non-aeronautika, PT Angkasa Pura II tengah melakukan rencana bisnis, yaitu membangun bisnis perhotelan dan cargo village di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bisnis perhotelan nantinya akan dijalankan oleh PT Angkasa Pura Propertindo, sedangkan cargo village dan pengelola pergudangan nantinya akan dikembangkan oleh PT Angkasa Pura Kargo.</p>
<p>“Saat ini, pendapatan dari bisnis aeronautika masih mendominasi total pendapatan perseroan,” jelas Presiden Direktur PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin. “Sementara, pendapatan dari non-aeronautika diperkirakan baru berkontribusi sebesar 13 persen dari total pendapatan perusahaan.”</p>
<p>Ditambahkan Awaluddin, untuk tahun 2017 ini, pendapatan non-aeronautika ditargetkan sebesar Rp1,14 triliun, berasal dari PT Angkasa Pura Solusi sebesar Rp667 miliar, PT Angkasa Pura Kargo sebesar Rp443 miliar, dan PT Angkasa Pura Propertindo sebesar Rp38,7 miliar. “Saat ini, ketiga anak usaha PT Angkasa Pura II tersebut tengah melakukan berbagai persiapan untuk menjalankan rencana bisnis,” sambung Awaluddin.</p>
<p>“Di samping mengembangkan bisnis non-aeronautika, kami juga tengah mempersiapkan infrastruktur digital guna mewujudkan smart connected airport di seluruh bandara yang dikelola perseroan,” imbuh Awalluddin. “Konsep smart connected airport ini diperkuat oleh sistem teknologi informasi untuk membuat setiap bandara lebih efisien dalam hal operasional, mengurangi potensi kehilangan pendapatan, serta dapat menciptakan pendapatan dari lini baru.”</p>
<p>Pada tahun 2016 lalu, PT Angkasa Pura II mampu meraup pendapatan mencapai Rp6,65 triliun atau meningkat cukup tajam sekitar 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp5,64 triliun. Pendapatan dari bisnis aeronautika seperti Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara dan biaya pendaratan pesawat mencapai Rp4,03 triliun, sedangkan bisnis non-aeronautika menyumbang Rp2,62 triliun.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2305</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
