<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pergerakan &#8211; Bandara Soekarno-Hatta</title>
	<atom:link href="https://juandaairport.com/soekarnohatta/hal/pergerakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta</link>
	<description>Jakarta/Cengkareng</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Jun 2021 05:11:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.8</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175277415</site>	<item>
		<title>Menhub Budi Karya Nilai Pergerakan Pesawat di Bandara Soetta Membaik</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/pergerakan-pesawat-di-indonesia-membaik.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2021 05:11:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[bandara soekarno hatta]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[maskapai]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno-Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[soetta]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=7481</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta – Pergerakan pesawat di Indonesia pada tahun kedua pandemi Covid-19 dinilai sudah semakin membaik. Secara nasional, pergerakan pesawat mencapai 60 persen bila dibandingkan masa sebelum pandemi. “Hari ini saya ingin melihat langsung bagaimana pergerakan pesawat yang ada di Bandara Soekarno-Hatta. Dari apa yang dilaporkan oleh Dirut AirNav bahwa secara nasional pergerakan pesawat di Indonesia... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b><span style="font-weight: 400;">– Pergerakan pesawat di Indonesia pada tahun kedua pandemi Covid-19 dinilai sudah semakin membaik. Secara nasional, pergerakan pesawat mencapai 60 persen bila dibandingkan masa sebelum pandemi.</span></p>
<div id="attachment_7482" style="width: 690px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-7482" class="size-full wp-image-7482" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/Menhub-Budi-Karya-Nilai-Pergerakan-Pesawat-di-Bandara-Soetta-Membaik.jpeg" alt="" width="680" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Menhub-Budi-Karya-Nilai-Pergerakan-Pesawat-di-Bandara-Soetta-Membaik.jpeg 680w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Menhub-Budi-Karya-Nilai-Pergerakan-Pesawat-di-Bandara-Soetta-Membaik-300x132.jpeg 300w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /><p id="caption-attachment-7482" class="wp-caption-text">Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ketika meninjau Bandara Internasional Soekarno-Hatta &#8211; kompas.com</p></div>
<p><span style="font-weight: 400;">“Hari ini saya ingin melihat langsung bagaimana pergerakan pesawat yang ada di Bandara Soekarno-Hatta. Dari apa yang dilaporkan oleh Dirut AirNav bahwa secara nasional pergerakan pesawat di Indonesia sudah di atas 60 persen. Sedangkan di Soekarno-Hatta kira-kira di atas 50 persen dibandingkan masa normal. Ini sudah ada satu kenaikan dari masa awal pandemi yang pergerakannya sangat rendah,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ketika meninjau Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (12/6), seperti dilansir Republika.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Budi juga menegaskan bahwa pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membuat kebijakan untuk terus mendorong peningkatan pergerakan pesawat di tengah kondisi pandemi Covid-19. “Kami ingin memastikan bahwa pergerakan dari Jakarta menuju ke sejumlah Provinsi harus terjadi secara regular, apakah setiap hari atau dua hari sekali, tetap harus dilakukan pelayanan. Bahkan sampai ke Kota atau Kabupaten, terutama yang ada di Indonesia bagian timur,” jelas Budi Karya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Lebih lanjut Budi memaparkan, ada suatu cara yang sudah dilakukan pemerintah daerah untuk mendukung penerbangan nasional, yakni dengan membeli atau memesan kursi pesawat (block seat). Menurut Budi, dengan cara ini dapat membantu meningkatkan pergerakan pesawat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Cara ini sudah ditunjukkan secara kreatif oleh sejumlah pemerintah daerah yaitu Pemprov Sulsel dan Pemkab Toraja. Mereka bekerja sama dengan maskapai untuk memesan block seat guna keperluan perjalanan dinas sehingga bisa ada empat penerbangan dalam seminggu,” terang Menhub Budi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Akan tetapi, Budi menilai cara pemesanan block seat ini hanya bersifat sementara, yakni sekitar 6 bulan pertama. Cara ini diharapkan dapat mendorong peningkatan pergerakan pesawat hingga mencapai tingkat keekonomian yang baik. Budi juga mengingatkan seluruh stakeholder penerbangan agar tetap dapat memastikan protokol kesehatan berjalan dengan konsisten untuk menekan penyebaran Covid-19.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Simpul transportasi adalah simpul pergerakan yang sangat menentukan bagaimana kita mendukung pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Saya yakin rekan-rekan dari operator bandara, maskapai dan navigasi bisa menjaga ini dengan baik,” tandas Budi.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7481</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Larangan Mudik Berakhir, Pergerakan Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Naik</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/pergerakan-pesawat-di-bandara-soekarno-hatta-naik.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2020 04:05:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[bandara soekarno hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[dilarang]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[pt angkasa pura ii]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno-Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=6373</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II melaporkan adanya kenaikan pergerakan pesawat dan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Meningkatnya pergerakan pesawat dan penumpang ini terjadi usai larangan mudik berakhir. “Pembatasan perjalanan orang kan pada saat Idul Fitri berakhir 7 Juni. Jadi setelah 7 juni sampai sekarang ada peningkatan. Data pergerakan bisa sampai 2,5... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b><span style="font-weight: 400;">– PT Angkasa Pura (AP) II melaporkan adanya kenaikan pergerakan pesawat dan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Meningkatnya pergerakan pesawat dan penumpang ini terjadi usai larangan mudik berakhir.</span></p>
<div id="attachment_6374" style="width: 690px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-6374" class="size-full wp-image-6374" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/Larangan-Mudik-Berakhir-Pergerakan-Pesawat-Bandara-Soekarno-Hatta-Naik.jpg" alt="" width="680" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Larangan-Mudik-Berakhir-Pergerakan-Pesawat-Bandara-Soekarno-Hatta-Naik.jpg 680w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Larangan-Mudik-Berakhir-Pergerakan-Pesawat-Bandara-Soekarno-Hatta-Naik-300x132.jpg 300w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /><p id="caption-attachment-6374" class="wp-caption-text">Aktivitas pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta &#8211; atmnews.id</p></div>
<p><span style="font-weight: 400;">“Pembatasan perjalanan orang kan pada saat Idul Fitri berakhir 7 Juni. Jadi setelah 7 juni sampai sekarang ada peningkatan. Data pergerakan bisa sampai 2,5 kali lipat, tapi itu masih sangat jauh dari kondisi normal,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin di Terminal 2 Bandara Soetta, Kamis (25/6), seperti dilansir Liputan6.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Peningkatan tersebut menurut Awaluddin masih jauh dengan jumlah pada saat kondisi normal atau sebelum adanya pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia. “Di Bandara Soekarno-Hatta ini normalnya ada 1.200 pergerakan take off dan landing. Saat ini kita baru ada 300 (pergerakan), baru ada 25 persen dari kondisi normal sebelum corona,” kata Awaluddin.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sisanya, terdapat sekitar 75% ruang yang belum direspons atau belum ada permintaan. Akan tetapi, pihak AP II telah melakukan persiapan untuk mengantisipasi jika ada peningkatan yang diperkirakan terjadi mulai awal bulan Juli 2020 depan. “Kita enggak berharap naik cepat, tapi paling tidak ada peningkatan yang dimulai Juli sampai Desember bisa naik, ini perlu persiapan kita semua,” ungkap Awaluddin.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Awaluddin menilai, kurangnya kenaikan pergerakan penumpang juga bisa disebabkan karena syarat penerbangan yang harus dipenuhi oleh masyarakat. “Kebutuhan masyarakat pertimbangannya adalah syarat yang banyak dan komponen biaya tambah dan ini membuat permintaan ada tingkat kesiapan dan kebutuhan yang harus kita perbaiki,” jelas Awaluddin.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Di samping itu, adanya peraturan yang membatasi kapasitas pesawat hanya boleh diisi sekitar 50% dari kapasitas tempat duduk yang ada juga memengaruhi pergerakan. “Pembatasan penumpang karena aspek physical distancing itu menjadi suatu yang wajib dilaksanakan. Jadi formulasi umum pembatasan penerbangan tadi menimbulkan konsekuensi pembatasan penumpang waktu sibuk dan menurut aturan boleh hanya 50 persen orang saja,” ungkap Awaluddin.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto menambahkan, saat ini bisnis penerbangan di Indonesia mulai bergairah walaupun jumlah kasus Covid-19 masih terus meningkat. “Kita tahu di awal pada saat Lebaran di bawah 100 pergerakan pesawat. Jadi, peningkatannya sudah 250 persen sampai 300 persen untuk Soekarno-Hatta,” tandasnya.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6373</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Masuknya Virus Corona, Kementan Perketat Pengawasan Hewan di Bandara Soetta</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/bandara-soekarno-hatta-badan-karantina-hewan-pertanian.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Feb 2020 04:10:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno-Hatta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=5957</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta – Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian berupaya untuk memperketat pengawasan kedatangan hewan peliharaan yang dibawa oleh para penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Menurut Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, kesiagaan dilakukan dengan memantau pergerakan hewan peliharaan seperti anjing, kucing, rodentia, kelelawar, dan unggas. Pengawasan ini dilakukan menyusul adanya informasi dari lembaga... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b><span style="font-weight: 400;">– Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian berupaya untuk memperketat pengawasan kedatangan hewan peliharaan yang dibawa oleh para penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.</span></p>
<div id="attachment_5958" style="width: 690px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://bandarasoekarnohatta.com/bandara-soekarno-hatta-badan-karantina-hewan-pertanian.info/ali-jamil-kepala-badan-karantina-pertanian#main" rel="attachment wp-att-5958"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5958" class="size-full wp-image-5958" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/Ali-Jamil-Kepala-Badan-Karantina-Pertanian.jpg" alt="Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian - karantina.pertanian.go.id" width="680" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Ali-Jamil-Kepala-Badan-Karantina-Pertanian.jpg 680w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Ali-Jamil-Kepala-Badan-Karantina-Pertanian-300x132.jpg 300w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /></a><p id="caption-attachment-5958" class="wp-caption-text">Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian &#8211; karantina.pertanian.go.id</p></div>
<p><span style="font-weight: 400;">Menurut Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, kesiagaan dilakukan dengan memantau pergerakan hewan peliharaan seperti anjing, kucing, rodentia, kelelawar, dan unggas. Pengawasan ini dilakukan menyusul adanya informasi dari lembaga kesehatan hewan dunia (OIE) bahwa penyakit virus novel corona (2019-nCov) yang merupakan kerabat dekat CoV lain juga ditemukan beredar di populasi kelelawar Rhinolophus (Kelelawar Horseshoe).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Telah mengeluarkan instruksi kewaspadaan penyebaran Virus Korona untuk melakukan pengawasan dan tindakan karantina terhadap lalulintas Media Pembawa yang berisiko tinggi sebagai penular virus,” ujar Jamil di Terminal 3 Bandara Soetta, Senin (3/2), seperti dilansir Tribunnews.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sementara itu, menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo perlu dilakukan pengetatan pengawasan terhadap lalu lintas sumber hewan, termasuk spesiesnya yang masuk ke Indonesia supaya bisa mengantisipasi potensi dari reservoir hewan dalam penyakit ini. “Ini yang menjadi perhatian, khususnya bagi jajaran Karantina Pertanian untuk terus memantau kondisi terkini kesehatan dan keamanan dari media pembawa hama penyakit baik hewan dan tumbuhan. Pengawasan harus diperkuat,” ujar Syahrul.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Badan Karantina Pertanian juga akan melakukan tindakan karantina berupa desinfeksi terhadap hewan dan peralatan hewan seperti kandang menggunakan desinfektan berbahan aktif, misalnya ether alcohol 75 persen, klorin, peroxyacetic acid, dan chloroform.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Langkah ketiga dengan melakukan mitigasi risiko terhadap negara asal, negara transit, kargo manifest dan barang bawaan penumpang untuk mencegah masuknya virus corona. “Langkah keempat melakukan monitoring dengan mengambil sampel swab mukosa saluran pernapasan untuk dilakukan uji laboratorium yang memiliki kompetensi uji virus corona,” ujar Jamil.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dan langkah terakhir adalah melakukan uji peneguhan diagnosa oleh laboratorium Kementerian Pertanian. Lebih lanjut Jamil menjelaskan, coronavirus (CoV) termasuk keluarga virus RNA (asam ribonukleat). “Mereka disebut coronavirus karena partikel virus menunjukkan karakteristik &#8216;corona&#8217; (mahkota) protein lonjakan di sekitar amplop lipidnya,” paparnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Infeksi CoV sering terjadi pada hewan dan manusia. Sejumlah strain CoV adalah zoonosis, artinya bisa ditularkan antara hewan dan manusia, namun banyak strain tidak zoonosis.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5957</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Digarap April 2017, Proyek Runway Ketiga Bandara Soetta Butuh Rp2 Triliun</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/digarap-april-2017-proyek-runway-ketiga-bandara-soetta-butuh-rp2-triliun.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2017 03:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[frekuensi]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[lahan]]></category>
		<category><![CDATA[landasan pacu]]></category>
		<category><![CDATA[maskapai]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan]]></category>
		<category><![CDATA[perseroan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[PT Angkasa Pura]]></category>
		<category><![CDATA[runway]]></category>
		<category><![CDATA[rute]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno-Hatta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=2348</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; PT Angkasa Pura II menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking landasan pacu (runway) ketiga di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat dilakukan pada bulan April 2017 mendatang. Pembangunan runway ketiga ini ditujukan untuk mendukung peningkatan pergerakan pesawat mencapai 114 pergerakan per jam. Untuk membangun runway tersebut, PT Angkasa Pura II memperkirakan nilai investasi mencapai Rp2... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA &#8211;</b> PT Angkasa Pura II menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking landasan pacu (runway) ketiga di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat dilakukan pada bulan April 2017 mendatang. Pembangunan runway ketiga ini ditujukan untuk mendukung peningkatan pergerakan pesawat mencapai 114 pergerakan per jam.</p>
<p>Untuk membangun runway tersebut, PT Angkasa Pura II memperkirakan nilai investasi mencapai Rp2 triliun. Nantinya, proyek runway ketiga yang memiliki dimensi 3.000 x 60 meter persegi ini ditargetkan bisa rampung pada pertengahan 2018 mendatang. “Penambahan runway ini merupakan antisipasi dari perseroan untuk menghadapi lonjakan pengguna jasa angkutan udara yang mencapai 100 juta orang pada 2025,” ujar Direktur PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin.</p>
<p>“Dengan runway pertama dan kedua saat ini, Bandara Soekarno-Hatta dapat mengakomodasi sebanyak 72 pergerakan per jam, dan tengah dalam proses menuju 86 pergerakan pesawat per jam,” sambung Awaluddin. “Nantinya, keberadaan landasan pacu ketiga dapat membuat kapasitas pergerakan pesawat menjadi 114 pergerakan per jam.”</p>
<p>Dengan kapasitas tersebut, ditambahkan Awaluddin, permintaan rute baru dan frekuensi terbang dari maskapai bakal lebih mudah terakomodasi. “Selain itu, dengan beroperasinya landasan pacu ini, maka akan menjadikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta semakin kompetitif,” tambahnya.</p>
<p>Untuk membangun runway ketiga ini, PT Angkasa Pura II membutuhkan lahan seluas 216 hektare. Dari kebutuhan tersebut, pihak perusahaan saat ini baru memiliki tanah seluas 42,85 hektare atau sekitar 20 persen dari total yang dibutuhkan. Oleh karenanya, PT Angkasa Pura II masih harus melakukan pembebasan lahan 173,19 hektare yang akan dibiayai dengan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp4 triliun.</p>
<p>“Penentuan harga tanah bakal dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik,” imbuh Awaluddin. “Apabila pemilik sudah menyepakati harga, maka akan dilanjutkan dengan proses berikutnya, hingga paling akhir adalah tahap pembayaran.”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2348</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Juli 2017, Pembebasan Lahan Runway 3 Bandara Soetta Ditargetkan Rampung</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/juli-2017-pembebasan-lahan-runway-3-bandara-soetta-ditargetkan-rampung.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2017 04:52:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Angkasa Pura II]]></category>
		<category><![CDATA[APBN]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[BPN]]></category>
		<category><![CDATA[dana]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[kapasitas]]></category>
		<category><![CDATA[lahan]]></category>
		<category><![CDATA[landasan pacu]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pembebasan]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[PMN]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[runway]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno-Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=2254</guid>

					<description><![CDATA[TANGERANG &#8211; PT Angkasa Pura II menargetkan pembebasan lahan untuk digunakan sebagai landasan pacu (runway) 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta bisa rampung pada Juli atau Agustus 2017. Pasalnya, proses pembangunan runway 3 di bandara terbesar di Indonesia tersebut menurut rencana sudah harus dimulai pada bulan April mendatang. Saat ini, PT Angkasa Pura II tengah melakukan upaya... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>TANGERANG &#8211;</b> PT Angkasa Pura II menargetkan pembebasan lahan untuk digunakan sebagai landasan pacu (runway) 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta bisa rampung pada Juli atau Agustus 2017. Pasalnya, proses pembangunan runway 3 di bandara terbesar di Indonesia tersebut menurut rencana sudah harus dimulai pada bulan April mendatang.</p>
<p>Saat ini, PT Angkasa Pura II tengah melakukan upaya pembebasan lahan di tiga desa di Kabupaten Tangerang dan dua kelurahan di Kota Tangerang. Lahan seluas 173 hektare tersebut nantinya akan melengkapi 42 hektare lahan yang telah dibebaskan PT Angkasa Pura II sepanjang periode 2002 hingga 2006.</p>
<p>“Lima titik tersebut akan melengkapi lahan seluas 42 hektare yang telah dibebaskan sebelumnya,” jelas Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin. “Perluasan Bandara Soekarno-Hatta sendiri sudah masuk program nasional sehingga kami berharap pembebasan lahan tersebut bisa dipercepat.”</p>
<p>Untuk pembangunan runway 3, ditambahkan Awaluddin, dananya berasal dari penambahan penyertaan modal negara (PMN) ke PT Angkasa Pura II. Nilai PMN itu sendiri sebesar Rp121,98 miliar yang berasal dari pengalihan barang milik negara pada Kementerian Perhubungan yang pengadaannya berasal dari APBN Tahun Anggaran 2008, 2009, 2010, 2011, dan 2012.</p>
<p>“Pembangunan runway 3 ini memiliki peran penting untuk meningkatkan pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta yang saat ini hanya mencapai 76 unit per jam,” sambung Awaluddin. “Dengan keberadaan runway 3 ini, maka bandara diharapkan memiliki kapasitas pergerakan hingga 112 pesawat per jam.”</p>
<p>Sebelumnya, pada bulan Desember 2016 lalu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang sebenarnya menargetkan pembebasan lahan untuk runway 3 ini dapat selesai pada awal tahun 2017. Pasalnya, saat itu, BPN sudah sampai pada tahap III atau penetapan lokasi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2254</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
