<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>progress &#8211; Bandara Soekarno-Hatta</title>
	<atom:link href="https://juandaairport.com/soekarnohatta/hal/progress/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta</link>
	<description>Jakarta/Cengkareng</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Oct 2017 02:52:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.8</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175277415</site>	<item>
		<title>Progres Sudah 90%, Kereta Bandara Soetta Siap Beroperasi 25 November 2017</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/progres-sudah-90-kereta-bandara-soetta-siap-beroperasi-25-november-2017.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Oct 2017 02:52:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[progress]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno-Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[soetta]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=3094</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah meninjau langsung proyek kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (7/10) kemarin. KA Bandara Soetta tersebut telah diuji coba oleh Menhub dengan rute Stasiun Manggarai-Stasiun Sudirman-Stasiun Sudirman Baru-Stasiun Duri-Stasiun Batu Ceper-Stasiun Tangerang. Heru Kuswanto selaku Direktur Utama PT Railink mengungkapkan bahwa uji coba pengoperasian kereta Bandara Soetta... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b>– Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah meninjau langsung proyek kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (7/10) kemarin. KA Bandara Soetta tersebut telah diuji coba oleh Menhub dengan rute Stasiun Manggarai-Stasiun Sudirman-Stasiun Sudirman Baru-Stasiun Duri-Stasiun Batu Ceper-Stasiun Tangerang.</p>
<div id="attachment_3095" style="width: 690px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3095" class="wp-image-3095 size-full" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/Progres-Sudah-90-Kereta-Bandara-Soetta-Siap-Beroperasi-25-November-2017.jpg" alt="Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah meninjau langsung proyek kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta - okezone.com" width="680" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Progres-Sudah-90-Kereta-Bandara-Soetta-Siap-Beroperasi-25-November-2017.jpg 680w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Progres-Sudah-90-Kereta-Bandara-Soetta-Siap-Beroperasi-25-November-2017-300x132.jpg 300w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /><p id="caption-attachment-3095" class="wp-caption-text">Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah meninjau langsung proyek kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta &#8211; okezone.com</p></div>
<p>Heru Kuswanto selaku Direktur Utama PT Railink mengungkapkan bahwa uji coba pengoperasian kereta Bandara Soetta oleh Menhub tersebut dilakukan untuk mengecek langsung kesiapan KA Bandara Soetta baik dari segi sarana dan pembangunan berbagai infrastruktur pendukungnya.</p>
<p>“Kami siapkan 10 trainset KRL (EMU/electrical multiple unit) untuk KA Bandara Soekarno-Hatta. Dari 10 trainset tersebut, saat ini dua trainset telah lulus pengujian dan sertifikasi dari DJKA dan siap operasi. Sedang delapan trainset lainnya sedang dalam proses pengujian dan dalam waktu dekat akan siap operasi,” ungkap Heru di Jakarta, Sabtu (7/10), seperti dilansir Sindonews.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Menhub Budi Karya menyatakan bahwa pengerjaan kereta Bandara Soetta sudah mencapai 90% sampai 5 Oktober 2017 lalu. Oleh sebab itu, Budi menargetkan kereta Bandara Soetta dapat beroperasi seutuhnya mulai tanggal 25 November 2017 mendatang. “Kira-kira 25 November,” ucap Budi.</p>
<p>Lebih lanjut Budi berpendapat bahwa pembangunan kereta Bandara Soetta dapat memberi kenyamanan lebih pada masyarakat yang hendak bepergian ke bandara. Pasalnya selama ini perjalanan dari Manggarai menuju Bandara Soetta membutuhkan waktu 2 jam. Namun dengan menaiki kereta bandara hanya butuh waktu 45 menit saja. “Sekarang ini kan kita ke bandara membutuhkan waktu 2 jam. Nah dengan sekarang kita perkirakan hanya sekitar 45 menit ke bandara,” tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, tiket kereta Bandara Soetta rencananya akan dibanderol pada kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu namun di dalamnya sudah dilengkapi fasilitas premium seperti tempat duduk yang nyaman, full AC, WiFi high speed, hingga fasilitas toilet layaknya di pesawat. Tiap rangkaian KA Bandara Soetta terdiri dari 6 kereta berkapasitas 272 penumpang dan seluruh penumpang dipastikan memperoleh tempat duduk, sehingga tak akan penumpang yang berdiri selama berada di perjalanan.</p>
<p>“Dengan pengoperasian KA Bandara Soetta ini diharapkan bisa menambah pilihan masyarakat dalam mengakses bandara terbesar di Indonesia. Jika selama ini hanya tersedia pilihan bertransportasi berbasis jalan raya, maka sebentar lagi akan hadir layanan transportasi publik berbasis jalan rel yang mengusung kenyamanan bagi pelanggan,” pungkas Heru.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3094</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Progres Sudah 70%, Rangkaian Skytrain Mendarat di Jakarta Pertengahan Mei 2017</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/progres-sudah-70-rangkaian-skytrain-mendarat-di-jakarta-pertengahan-mei-2017.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 May 2017 03:05:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[progress]]></category>
		<category><![CDATA[pt angkasa pura ii]]></category>
		<category><![CDATA[skytrain]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno-Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[soetta]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<category><![CDATA[terminal]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=2617</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II terus mempercepat pengerjaan skytrain atau automated people mover system (APMS) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Skytrain sendiri adalah moda transportasi antar terminal berupa kereta tanpa awak (driverless). APMS tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2017. Menurut Direktur PT AP II, Muhammad Awaluddin, saat ini progres pengerjaan skytrain sudah sekitar 70%.... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b>– PT Angkasa Pura (AP) II terus mempercepat pengerjaan skytrain atau automated people mover system (APMS) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Skytrain sendiri adalah moda transportasi antar terminal berupa kereta tanpa awak (driverless). APMS tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2017.</p>
<div id="attachment_2618" style="width: 690px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2618" class="wp-image-2618 size-full" src="http://bandarasoekarnohatta.com/wp-content/uploads/Rangkaian-Skytrain.jpg" alt="Rangkaian Skytrain Mendarat di Jakarta Pertengahan Mei 2017 - www.idetorial.com" width="680" height="300" srcset="https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Rangkaian-Skytrain.jpg 680w, https://juandaairport.com/soekarnohatta/wp-content/uploads/Rangkaian-Skytrain-300x132.jpg 300w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /><p id="caption-attachment-2618" class="wp-caption-text">Rangkaian Skytrain Mendarat di Jakarta Pertengahan Mei 2017 &#8211; www.idetorial.com</p></div>
<p>Menurut Direktur PT AP II, Muhammad Awaluddin, saat ini progres pengerjaan skytrain sudah sekitar 70%. “Salah satu yang fokus diselesaikan  automated people mover system, kereta penghubung antarterminal ini bagian untuk membuat standarisasi connecting time antarterminal. (Rangkaian kereta) sedang dalam pengiriman dari Woojin, Korea. Kami berharap sekitar tanggal 15-16 Mei sudah datang di Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Awaluddin di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Senin (1/5).</p>
<p>Jika rangkaian kereta tersebut sudah tiba, AP II akan segera memasangnya di lintasan yang sudah ada di Terminal 3. Saat ini pihak AP II tengah fokus pada tahap konstruksi sambil menunggu kedatangan rolling stock atau rangkaian kereta (trainset) dari Korea Selatan tersebut.</p>
<p>“Kereta bandara untuk bulan Mei ini, stasiun akan selesai, dan kemudian akan disusul dengan penyiapan lintasan kereta,” imbuh Awaluddin. Skytrain Bandara Soetta dibangun dengan investasi sebesar Rp 950 miliar yang terdiri dari pengadaan trainset dan investasi pembangunan infrastruktur.</p>
<p>Skytrain tersebut dilengkapi sistem automated guideway transit (AGT) dengan ban karet yang dilengkapi pengarah dan berpenggerak sendiri atau self propelled. Skytrain itu nantinya dapat beroperasi dengan kecepatan hingga 60 km/jam.</p>
<p>Ketika awal dioperasikan, skytrain akan melayani perpindahan penumpang pesawat dari Terminal 2 ke Terminal 3 dengan 1 trainset yang terdiri dari 2 kereta berkapasitas 176 orang. Sedangkan untuk operasi penuh skytrain dengan 3 trainset berkapasitas 528 orang akan dimulai pada Agustus 2017. Saat sudah beroperasi penuh kelak Skytrain akan menghubungkan Terminal 1, 2, 3, dan integrated building yang menjadi satu dengan stasiun kereta bandara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2617</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sudah 90%, Proyek Stasiun Bandara Soetta Bakal Rampung Akhir Maret 2017</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/sudah-90-proyek-stasiun-bandara-soetta-bakal-rampung-akhir-maret-2017.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Mar 2017 03:10:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[bandara internasional soekarno hatta]]></category>
		<category><![CDATA[progress]]></category>
		<category><![CDATA[proyek]]></category>
		<category><![CDATA[pt angkasa pura ii]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=2459</guid>

					<description><![CDATA[Tangerang – Progres pembangunan stasiun Bandara Soekarno-Hatta yang terletak di dekat lounge umrah saat ini sudah hampir selesai. Bangunan stasiun tersebut kelak akan dimanfaatkan sebagai tempat keberangkatan dan tujuan dari penumpang KRL commuter line Jabodetabek dari dan ke Bandara Soetta. “Per akhir Februari 2017, pembangunan integrated building termasuk stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta sudah rampung sekitar 90 persen... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Tangerang </b>– Progres pembangunan stasiun Bandara Soekarno-Hatta yang terletak di dekat lounge umrah saat ini sudah hampir selesai. Bangunan stasiun tersebut kelak akan dimanfaatkan sebagai tempat keberangkatan dan tujuan dari penumpang KRL commuter line Jabodetabek dari dan ke Bandara Soetta.</p>
<p>“Per akhir Februari 2017, pembangunan integrated building termasuk stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta sudah rampung sekitar 90 persen dalam hal proses konstruksinya. Kewajiban PT AP II adalah membangun stasiun kereta bandaranya,” ujar Public Relation Manager PT Angkasa Pura (AP) II, Yado Yarismano, Kamis (16/3).</p>
<p>Lebih lanjut Yado mengatakan jika pembangunan stasiun Bandara Soetta beserta sarana penunjangnya digarap bersama-sama oleh sejumlah instansi. Misalkan saja jika bangunan stasiun dikerjakan oleh AP II, maka rel dan pembebasan lahan menjadi tugas dari PT KAI dan sebagainya.</p>
<p>Bangunan stasiun Bandara Soetta sendiri kabarnya akan rampung pada akhir Maret 2017 mendatang dan dipersiapkan untuk operasional KRL tujuan Bandara Soetta pada pertengahan 2017. Bangunan sekaligus integrated building itu terdiri dari 2 lantai. Lantai dasar digunakan sebagai tempat naik dan turun KRL serta moda transportasi lainnya seperti Bus Damri, taksi, dan angkutan sewa.</p>
<p>“Kalau lantai dua itu buat penumpang yang mau transit naik sky train menuju Terminal 1, 2, dan 3. Di masing-masing lantai ada tenant-tenant, toilet, dan musala,” jelas Yado.</p>
<p>Stasiun tersebut mampu menampung sebanyak 3.500 penumpang dengan kapasitas penumpang yang menunggu di peron stasiun sebanyak 2.000 orang. “Keretanya enggak langsung ditempatkan di sini, tetapi di stasiun keberangkatan yang kemungkinannya ada di dua tempat, antara di Stasiun Manggarai atau Stasiun Jakarta Kota. Direncanakan dari Manggarai ke Stasiun Duri, Batu Ceper, lalu ke bandara. Informasi trayeknya menunggu teman-teman dari Railink,” tandas Yado.</p>
<p>Selain Bandara Soetta, AP II saat ini juga sedang mengembangkan 4 bandara lainnya, yakni Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang, Bandara Supadio di Pontianak, dan Bandara Silangit di Tapanuli Utara.</p>
<p>“Bandara Husein Sastranegara sudah diresmikan pengoperasiannya pada 6 Januari 2017 lalu. Bandara Depati Amir juga sudah diresmikan pengoperasiannya pada 11 Januari 2017,” kata Direktur Utama PT AP II, Muhammad Awaluddin.</p>
<p>Ke depannya, Bandara Supadio akan diperluas dan mengalami pengembangan terminal penumpang. Sedangkan Bandara Silangit akan dikembangkan landasan pacunya agar pesawat bisa berbelok dengan baik.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2459</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PT AP II: Progress Pembangunan Skytrain Bandara Soetta Sudah 60%</title>
		<link>https://juandaairport.com/soekarnohatta/pt-ap-ii-progress-pembangunan-skytrain-bandara-soetta-sudah-60.info</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staf Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Feb 2017 02:53:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[APMS]]></category>
		<category><![CDATA[bandara internasional soekarno hatta]]></category>
		<category><![CDATA[banten]]></category>
		<category><![CDATA[driverless]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[kereta tanpa pengemudi]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pengguna]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan]]></category>
		<category><![CDATA[progress]]></category>
		<category><![CDATA[proyek]]></category>
		<category><![CDATA[skytrain]]></category>
		<category><![CDATA[soetta]]></category>
		<category><![CDATA[tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bandarasoekarnohatta.com/?p=2385</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta – Hingga kini pembangunan infrastruktur skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih terus digarap. PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola Bandara Soetta masih fokus untuk merampungkan pengerjaan lintasan fase pertama. Direktur Utama PT AP II, Muhammad Awaluddin menjelaskan bahwa pengerjaan proyek infrastruktur lintasan fase pertama tersebut telah mencapai sekitar 60%. “Itu penyiapan guide rail-nya. Boleh dibilang... ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b>– Hingga kini pembangunan infrastruktur skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih terus digarap. PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola Bandara Soetta masih fokus untuk merampungkan pengerjaan lintasan fase pertama.</p>
<p>Direktur Utama PT AP II, Muhammad Awaluddin menjelaskan bahwa pengerjaan proyek infrastruktur lintasan fase pertama tersebut telah mencapai sekitar 60%. “Itu penyiapan guide rail-nya. Boleh dibilang progress total untuk lintasan 1 sudah 60%,” kata Awaluddin, Sabtu (25/2).</p>
<p>Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat pilar atau tiang penyangga untuk rangkaian jalur elevated sudah berdiri dengan kokoh. Meskipun belum rampung seluruhnya, beberapa jalan yang akan menjadi track kereta juga terlihat sudah terpasang dan saling terhubung.</p>
<p>Lebih lanjut Awaluddin mengatakan, lintasan fase 1 yang menghubungkan Terminal 2 ke Terminal 3 dan sebaliknya ini berwujud Automated People Mover System (APMS). APMS adalah moda transportasi antar terminal berbasis kereta tanpa pengemudi atau driverless.</p>
<p>Jalur itu kelak akan dilalui 3 unit trainset dengan masing-masing trainset mempunyai 2 buah gerbong penumpang berkecepatan mencapai 60 km/jam. “Skytrain ini dilengkapi sistem Automated Guideway Transit (AGT) dengan ban karet yang dilengkapi pengarah dan berpenggerak sendiri atau self propelled. Kecepatan operasi skytrain ini dapat mencapai 60 km/jam,” papar Awaluddin.</p>
<p>Fasilitas skytrain ini sendiri dibangun demi memudahkan pengunjung Bandara Soekarno-Hatta untuk melakukan perpindahan dari satu terminal ke terminal lainnya. “Tujuan dibangun skytrain adalah untuk mempermudah penumpang berpindah antar terminal, serta untuk menghubungkan setiap terminal ke stasiun kereta bandara. Selain itu penumpang juga dapat mempunyai kepastian waktu,” jelasnya.</p>
<p>Bahkan nantinya pengunjung pun dapat secara mudah mengetahui jadwal skytrain lewat aplikasi Indonesia Airport yang bisa diakses lewat smartphone. Penumpang juga bisa secara gratis menikmati moda transportasi antar terminal tersebut. “Nanti (jadwal skytrain) bisa diakses di mobile apps Indonesia Airports. Masyarakat bisa menggunakan fasilitas ini semua dengan gratis,” ungkap Awaluddin.</p>
<p>“Skytrain beroperasi penuh dengan 3 trainset berkapasitas (total) 528 orang, yang menghubungkan T1, T2, T3, dan integrated building yang di dalamnya ada stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2385</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
