Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa sektor penerbangan di Indonesia mengalami peningkatan jumlah penumpang yang cukup signifikan.
Berdasarkan data dari BPS, jumlah penumpang angkutan udara untuk tujuan luar negeri atau internasional selama periode Januari hingga Desember 2016 menginjak angka 14,8 juta orang atau tumbuh 8,16 persen dari periode yang sama tahun 2015.
“Jumlah penerbangan internasional meningkat signifikan,” ujar Kepala BPS Suharyanto di Jakarta, Rabu (1/2).
Suharyanto menjelaskan bahwa hampir seluruh bandara internasional di Tanah Air mengalami kenaikan jumlah penumpang internasional. Tetapi jumlah penumpang internasional paling tinggi ada pada Bandara Soekarno-Hatta.
“Jumlah penumpang internasional terbesar melalui Bandara Soekarno-Hatta mencapai 711,3 ribu orang atau 48,62% dari total penumpang keluar negeri. Kedua Ngurah Rai mencapai 407,6 ribu orang atau 27,86%,” tuturnya.
Kemudian bandara-bandara lain seperti Bandara Hasanuddin mengalami kenaikan jumlah penumpang luar negeri sebesar 89,47%, Bandara Kualanamu 49,24%, Bandara Juanda 46,78%, Bandara Soetta 33,6%, dan Bandara Ngurah Rai naik sebesar 1,93%.
Apabila dibandingkan dengan tahun 2016, penumpang maskapai tujuan luar negeri mencapai 1,5 juta orang atau tumbuh sebesar 24,11% dari bulan November 2016.