JAKARTA – Setelah sempat terhenti imbas pandemi Covid-19, sejumlah maskapai kembali mengoperasikan sejumlah rute internasional, termasuk ke Australia. Setelah Garuda Indonesia, sekarang giliran Qantas Airways yang akan membuka penerbangan Melbourne-Jakarta PP non-stop. Menurut rencana, rute tersebut akan mulai diterbangkan pada bulan April 2023 mendatang.
Seperti dilansir dari Executive Traveller, rute Jakarta-Melbourne PP akan mulai dioperasikan Qantas Airways pada tanggal 16 April 2023 mendatang, tiga kali dalam sepekan, yakni pada hari Minggu, Rabu, dan Jumat. Pesawat dengan nomor penerbangan QF39 berangkat dari Melbourne pada pukul 15.10 waktu setempat dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 19.15. Sementara itu, pesawat QF40 rute sebaliknya bertolak dari Jakarta pukul 21.00 dan tiba di Australia pukul 06.40 keesokan harinya.
“Layanan baru ini akan sukses besar, mengutip komunitas ekspatriat Victoria yang besar dan ekonomi negara yang berkembang pesat,” papar CEO Qantas Domestic and International, Andrew David. “Sebagai salah satu tetangga terdekat Australia, penerbangan baru ini juga akan membantu mendukung pertumbuhan hubungan perdagangan dan investasi antara kedua negara kita.”
Maskapai ini akan menggunakan pesawat Airbus A330 berbadan lebar pada rute tersebut, menggunakan 28 armada yang dimilikinya, 23 di antaranya aktif digunakan. Ini adalah rute internasional baru ketiga dari Melbourne yang diluncurkan oleh Qantas sejak perbatasan dibuka kembali pada tahun 2022. Rute baru yang dibuka sebelumnya dari Melbourne adalah ke Delhi Indira Gandhi International (DEL) India dan Dallas-Fort Worth (DFW) di AS.
Qantas sebelumnya sudah melayani rute Jakarta dari Bandara Sydney (SYD). Layanan Sydney biasanya dioperasikan oleh Airbus A330-200, dengan rotasi kemarin diterbangkan oleh pesawat VH-EBC, veteran berusia 19 tahun yang muncul dari Airbus dengan nomor seri pabrikan 0506. Menurut Flightradar24.com, pesawat berangkat dari Sydney pada 14.09 waktu setempat, membutuhkan durasi tujuh jam, dan mendarat di Jakarta pada pukul 17.15. Setelah berhenti selama hampir dua jam, pesawat kembali ke Sydney dalam semalam, tiba pada pukul 06.03.