PT Angkasa Pura II terus melakukan upaya pengembangan untuk menjadikan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta nyaman dan aman bagi para pengguna jasa. Upaya terbaru PT Angkasa Pura II adalah menerapkan konsep smart parking di area terminal tersebut sehingga penumpang atau pengguna jasa bisa melacak lokasi kendaraan yang diparkir melalui aplikasi online.
Menurut Direktur PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, pihaknya saat ini memang tengah membangun sebuah aplikasi yang bisa diakses penumpang agar dapat mengidentifikasi lokasi tempat kendaraan mereka diparkir. Rencananya, pihaknya akan menggunakan sistem ICT (Information Communication Technology) untuk memudahkan pengguna jasa dalam mencari parkir.
“Nantinya, mereka (pengguna jasa) dapat melacak (kendaraan) dari tiket yang didapat ketika masuk area parkir,” jelasnya. “Jadi, penumpang tidak perlu lagi mencari-cari kendaraan mereka karena lupa atau harus berkomunikasi dengan sopir. Tinggal mendatangi kendaraannya saja.”
Ditambahkan Awaluddin, sistem ini nantinya juga memungkinkan pengunjung untuk mengetahui berapa banyak kapasitas parkiran yang masih tersedia. “Sesuai rencana kami untuk membuat smart content, maka nantinya di setiap karcis parkir pengunjung akan tertera di lantai mana seharusnya mereka akan parkir,” sambungnya.
“Aplikasi ini perlu diterapkan karena parkiran merupakan salah satu layanan paling pertama yang dirasakan penumpang saat masuk terminal sekaligus paling akhir ketika mereka keluar,” imbuh Awaluddin. “Aplikasi smart parking ini ditargetkan dapat diterapkan pada minggu depan.”
Meski demikian, Awaluddin juga mengatakan pihaknya tidak memaksa penumpang di Terminal 3 untuk parkir di area terminal tersebut. “Jadi, kalau mau berangkat atau jemput, bisa parkir di mana saja, baik di Terminal 1 atau Terminal 2,” tutupnya.