{"id":1157,"date":"2016-01-11T15:31:18","date_gmt":"2016-01-11T08:31:18","guid":{"rendered":"http:\/\/bandarasoekarnohatta.com\/?p=1157"},"modified":"2016-01-11T15:31:27","modified_gmt":"2016-01-11T08:31:27","slug":"patung-duo-proklamator-ikon-baru-bandara-soekarno-hatta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/patung-duo-proklamator-ikon-baru-bandara-soekarno-hatta.info","title":{"rendered":"Patung Duo Proklamator, Ikon Baru Bandara Soekarno-Hatta"},"content":{"rendered":"<p><b>Tangerang<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 Patung duo proklamator Indonesia, Soekarno dan Mohammad Hatta telah dipindahkan ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Jumat (8\/1) jelang dini hari. Patung setinggi hampir 8 meter dengan bobot 7 ton lebih ini sedianya akan menjadi bagian dari penataan besar-besaran bandara internasional terbesar di Indonesia tersebut.<a href=\"http:\/\/bandarasoekarnohatta.com\/patung-duo-proklamator-ikon-baru-bandara-soekarno-hatta.info\/patung-proklamator-soekarno#main\" rel=\"attachment wp-att-1158\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1158\" src=\"http:\/\/bandarasoekarnohatta.com\/wp-content\/uploads\/patung-proklamator-soekarno.jpg\" alt=\"patung-proklamator-soekarno\" width=\"680\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-content\/uploads\/patung-proklamator-soekarno.jpg 680w, https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-content\/uploads\/patung-proklamator-soekarno-300x132.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pemindahan patung duo proklamator tersebut memang sengaja dilakukan pada malam hari, mengingat volume kendaraan dan pengunjung Bandara sangat padat pada siang hari. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Belum dipindah semua, nanti malam baru dilanjut. Semalam mau dipindah enggak dapat slot,&#8221; ujar Agung Sedayu, Head of Project Management Unit Bandara Soekarno-Hatta via pesan singkat (10\/1).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua patung itu diikat tali dan dibungkus dengan terpal sebelum dipindahkan. Tali yang digunakan berasal dari crane yang berfungsi untuk mengangkat patung dari lokasi awal ke truk pengangkut berukuran besar. Sedangkan terpal digunakan untuk membungkus kedua patung agar nantinya tak tergores. Agar bisa diangkat, para pekerja harus terlebih dahulu mengebor batu besar di bawah kedua patung tersebut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kita bikin besinya dulu, dilas, baru patungnya bisa berdiri. Ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">steger<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga buat jaga-jaga biar patungnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">enggak <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">jatuh,&#8221; ujar salah satu pekerja yang mengaku bernama Ibnu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Patung Soekarno Hatta ini bakal ditempatkan di bundaran Terminal dan Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta. Setidaknya butuh waktu sekitar 1 bulan untuk menambahkan tanaman dan air mancur sebagai hiasan di bawah bundaran tersebut. Patung Perunggu hasil pahatan seniman asal Institut Teknologi Bandung (ITB) ini berdiri sejak tahun 2007 dan pertama kali diresmikan oleh Presiden SBY yang menjabat kala itu. Nantinya, akan berdiri patung garuda sebagai ganti patung Soekarno-Hatta di tempat asalnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tangerang \u2013 Patung duo proklamator Indonesia, Soekarno dan Mohammad Hatta telah dipindahkan ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Jumat (8\/1) jelang dini hari. Patung setinggi hampir 8 meter dengan bobot 7 ton lebih ini sedianya akan menjadi bagian dari penataan besar-besaran bandara internasional terbesar di Indonesia tersebut. Proses pemindahan patung duo proklamator tersebut memang sengaja dilakukan&#8230; <\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false},"version":2}},"categories":[59],"tags":[104,122,223,327,106],"class_list":["post-1157","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-administratif","tag-bandara","tag-indonesia","tag-internasional","tag-lokasi","tag-soekarno-hatta"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1157","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1157"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1157\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1160,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1157\/revisions\/1160"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1157"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1157"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1157"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}