{"id":1833,"date":"2016-09-26T13:41:28","date_gmt":"2016-09-26T06:41:28","guid":{"rendered":"http:\/\/bandarasoekarnohatta.com\/?p=1833"},"modified":"2016-09-26T13:41:29","modified_gmt":"2016-09-26T06:41:29","slug":"learjet-tergelincir-di-halim-kedatangan-jamaah-haji-dialihkan-ke-bandara-soetta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/learjet-tergelincir-di-halim-kedatangan-jamaah-haji-dialihkan-ke-bandara-soetta.info","title":{"rendered":"Learjet Tergelincir di Halim, Kedatangan Jamaah Haji Dialihkan ke Bandara Soetta"},"content":{"rendered":"<p>Akibat pesawat Learjet tipe LJ31 milik PT National Air Charter tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma, maka beberapa penerbangan menuju Jakarta terpaksa dialihkan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Pengalihan ini termasuk penerbangan kedatangan haji dengan menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia.<\/p>\n<div id=\"attachment_1834\" style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/bandarasoekarnohatta.com\/learjet-tergelincir-di-halim-kedatangan-jamaah-haji-dialihkan-ke-bandara-soetta.info\/pesawat-learjet-tergelincir#main\" rel=\"attachment wp-att-1834\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-1834\" class=\"size-full wp-image-1834\" src=\"http:\/\/bandarasoekarnohatta.com\/wp-content\/uploads\/Pesawat-Learjet-Tergelincir.jpg\" alt=\"Pesawat Learjet Tergelincir di Bandara Halim - www.newsth.com\" width=\"680\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-content\/uploads\/Pesawat-Learjet-Tergelincir.jpg 680w, https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-content\/uploads\/Pesawat-Learjet-Tergelincir-300x132.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-1834\" class=\"wp-caption-text\">Pesawat Learjet Tergelincir di Bandara Halim &#8211; www.newsth.com<\/p><\/div>\n<p>\u201cAkibat ada pesawat tergelincir di Halim dan bandara ditutup untuk sementara waktu serta berdampak pada penerbangan Garuda Indonesia yang kena delay, sehingga terpaksa dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta,\u201d jelas Kepala Humas Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar. \u201cHanya penerbangan yang ke Jakarta saja, sedangkan yang ke daerah lain tetap.\u201d<\/p>\n<p>Salah satu kloter yang tertunda adalah dari embarkasi JKG 14. Karena insiden ini, pemulangan jamaah haji kloter JKG 14 dengan pesawat GA 7568 akan berangkat pada Senin, tanggal 26 September pukul 06.10 waktu Arab Saudi dan dijadwalkan tiba di Tanah Air pada pukul 20.15 WIB. Sebelumnya, kedatangan kloter JKG 13 juga dialihkan ke Bandara Soetta karena insiden yang sama.<\/p>\n<p>Selain kedatangan jamaah haji, beberapa penerbangan maskapai lain juga terpaksa dialihkan ke Bandara Soetta. Di antaranya Citilink dari Palembang, Citilink dari Surabaya, Batik Air dari Surabaya, dan Citilink dari Padang.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada Minggu (25\/9) malam kemarin, pesawat evakuasi medis milik PT National Air Charter yang membawa delapan orang, termasuk kru, tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma. Pesawat tersebut tergelincir karena intensitas hujan yang cukup deras saat penerbangan.<\/p>\n<p>\u201cSejauh ini, kronologi karena pesawat pada saat landing hujan lebat, entah kenapa pesawat itu tergelincir,\u201d jelas General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Halim Perdanakusuma, Kolonel Pnb. Abdul Rasyid Jauhari. \u201cUntungnya, delapan penumpang semuanya selamat.\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Akibat pesawat Learjet tipe LJ31 milik PT National Air Charter tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma, maka beberapa penerbangan menuju Jakarta terpaksa dialihkan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Pengalihan ini termasuk penerbangan kedatangan haji dengan menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia. \u201cAkibat ada pesawat tergelincir di Halim dan bandara ditutup untuk sementara waktu serta berdampak pada penerbangan&#8230; <\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false},"version":2}},"categories":[1],"tags":[104,79,120,468,95,106],"class_list":["post-1833","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-penerbangan","tag-bandara","tag-garuda-indonesia","tag-maskapai","tag-penerbangan","tag-pesawat","tag-soekarno-hatta"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1833","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1833"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1833\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1836,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1833\/revisions\/1836"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}