{"id":4088,"date":"2018-07-07T10:32:11","date_gmt":"2018-07-07T03:32:11","guid":{"rendered":"http:\/\/bandarasoekarnohatta.com\/?p=4088"},"modified":"2018-07-07T10:32:11","modified_gmt":"2018-07-07T03:32:11","slug":"soekarno-hatta-dapat-predikat-bandara-paling-tidak-tepat-waktu-versi-oag","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/soekarno-hatta-dapat-predikat-bandara-paling-tidak-tepat-waktu-versi-oag.info","title":{"rendered":"Soekarno-Hatta Dapat Predikat Bandara Paling Tidak Tepat Waktu Versi OAG"},"content":{"rendered":"<p><b>Jakarta <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 Dalam survei yang dilakukan perusahaan perjalanan udara yang berbasis di Inggris, OAG, Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat sebagai salah satu bandara paling tidak tepat waktu di dunia.<\/span><\/p>\n<div id=\"attachment_3888\" style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/bandarasoekarnohatta.com\/mudik-lebaran-jumlah-trainset-skytrain-bandara-soekarno-hatta-ditambah.info\/bandara-internasional-soeka-7#main\" rel=\"attachment wp-att-3888\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-3888\" class=\"size-full wp-image-3888\" src=\"http:\/\/bandarasoekarnohatta.com\/wp-content\/uploads\/Bandara-Internasional-Soeka-4.jpg\" alt=\"Bandara Internasional Soekarno-Hatta - id.wikipedia.org\" width=\"680\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-content\/uploads\/Bandara-Internasional-Soeka-4.jpg 680w, https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-content\/uploads\/Bandara-Internasional-Soeka-4-300x132.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-3888\" class=\"wp-caption-text\">Bandara Internasional Soekarno-Hatta &#8211; id.wikipedia.org<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan asal Inggris tersebut melakukan penilaian terhadap 513 bandara di seluruh dunia sejak periode Juni 2017 hingga Mei 2018. Berdasarkan situs OAG, Bandara Soetta menduduki posisi 3 paling bawah atau paling buruk dengan kinerja tahunan tingkat ketepatan waktu (on time performance\/OTP) sebesar 58,5% dan predikat bintang 1. OTP diukur dari keberangkatan dan kedatangan yang berlangsung kurang dari 15 menit usai jadwal keberangkatan\/kedatangan, termasuk pembatalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut AirNav Indonesia yang mengatur lalu lintas udara, terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi On Time Performance di Bandara Soetta. \u201cDelay atau tidak tercapainya OTP disebabkan oleh berbagai faktor kompleks yang melibatkan seluruh stakeholder penerbangan, mulai dari ketepatan waktu penumpang, pengelola ground handling, cuaca dan lain sebagainya,\u201d ujar Manager Humas AirNav Indonesia Yohanes HD Sirait, seperti dilansir Detik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepadatan lalu lintas pesawat di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 490.585 penerbangan dalam setahun, hal ini pula yang terhitung sebagai faktor utama yang mempengaruhi OTP. Sementara itu, bandara lain yang lebih tidak tepat waktu dibandingkan Bandara Soetta adalah Bandara Tunis dengan tingkat OTP hanya 43,4% dan Bandara Islamabad sebesar 56,9%. Padahal kedua bandara tersebut hanya melayani kurang dari 50 ribu penerbangan dalam satu tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian bandara besar lain yang juga tercatat kurang tepat waktu adalah Bandara Mumbai di India dengan tingkat OTP 320.115 penerbangan. Selanjutnya ada Bandara Lisbon, Portugal sebesar 60,7% dengan 204.297 penerbangan, dan Bandara Paris Orly Prancis sebesar 61,5% dengan 231.688 penerbangan. Berikut daftar 10 bandara di dunia yang paling tidak tepat waktu versi OAG:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tunis, Tunisia (43,3% dari 49.307 penerbangan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Islamabad, Pakistan (56,9% dari 36.231 penerbangan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Soekarno-Hatta, Indonesia (58,5% dari 490.585 penerbangan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Puerto Princesa, Filipina (58,6% dari 13.341 penerbangan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mumbai, India (60,0% dari 320.115 penerbangan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lisbon, Portugal (60,7% dari 204.297 penerbangan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paris Orly, Prancis (61,5% dari 231,688 penerbangan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yiwu, China (61,5 % dari 11.714 penerbangan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kuwait, Kuwait (61,7% dari 109.400 penerbangan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Manchester, Inggris (61,9% dari 180,178 penerbangan)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari Indonesia sendiri bandar udara yang mewakili hanya Bandara Soetta, sedangkan di negara-negara lain seperti Malaysia dan Thailand diwakili lebih dari satu bandara. Masih belum diketahui mengapa OAG hanya mengambil Bandara Soetta saja sebagai tolok ukur survei tersebut.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Dalam survei yang dilakukan perusahaan perjalanan udara yang berbasis di Inggris, OAG, Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat sebagai salah satu bandara paling tidak tepat waktu di dunia. Perusahaan asal Inggris tersebut melakukan penilaian terhadap 513 bandara di seluruh dunia sejak periode Juni 2017 hingga Mei 2018. Berdasarkan situs OAG, Bandara Soetta menduduki posisi 3&#8230; <\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false},"version":2}},"categories":[59],"tags":[104,223,151,468,280,106],"class_list":["post-4088","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-administratif","tag-bandara","tag-internasional","tag-jadwal","tag-penerbangan","tag-penumpang","tag-soekarno-hatta"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4088","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4088"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4088\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4089,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4088\/revisions\/4089"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}