{"id":4809,"date":"2019-02-09T11:05:56","date_gmt":"2019-02-09T04:05:56","guid":{"rendered":"http:\/\/bandarasoekarnohatta.com\/?p=4809"},"modified":"2019-02-09T11:05:57","modified_gmt":"2019-02-09T04:05:57","slug":"penumpang-sepi-omzet-gerai-makanan-di-bandara-soekarno-hatta-ikut-anjlok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/penumpang-sepi-omzet-gerai-makanan-di-bandara-soekarno-hatta-ikut-anjlok.info","title":{"rendered":"Penumpang Sepi, Omzet Gerai Makanan di Bandara Soekarno-Hatta Ikut Anjlok"},"content":{"rendered":"<p><b>Jakarta <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 Menurunnya minat penumpang terhadap moda transportasi udara belakangan ini akibat harga tiket pesawat rute domestik yang melonjak rupanya memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap bisnis kuliner di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Bahkan kabarnya omzet bulanan sebuah restoran di Terminal 1 Bandara menurun drastis hingga 50%.<\/span><\/p>\n<div id=\"attachment_4810\" style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/bandarasoekarnohatta.com\/penumpang-sepi-omzet-gerai-makanan-di-bandara-soekarno-hatta-ikut-anjlok.info\/suasana-di-terminal-1-bandara-soekarno-hatta#main\" rel=\"attachment wp-att-4810\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-4810\" class=\"size-full wp-image-4810\" src=\"http:\/\/bandarasoekarnohatta.com\/wp-content\/uploads\/Suasana-di-Terminal-1-Bandara-Soekarno-Hatta.jpg\" alt=\"Suasana di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta - www.tribunnews.com\" width=\"680\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-content\/uploads\/Suasana-di-Terminal-1-Bandara-Soekarno-Hatta.jpg 680w, https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-content\/uploads\/Suasana-di-Terminal-1-Bandara-Soekarno-Hatta-300x132.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-4810\" class=\"wp-caption-text\">Suasana di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta &#8211; www.tribunnews.com<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut salah seorang karyawan sebuah restoran makanan khas Nusantara bernama Saiful, sepanjang bulan Januari 2019 lalu gerainya hanya berhasil meraup laba atau keuntungan sebesar Rp 12 juta per bulan. Padahal sebelum adanya lonjakan harga tiket, restorannya mampu meraih keuntungan lebih dari Rp 25 juta per bulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cYang masih mendingan (pengunjungnya) itu kalau saat makan siang sama makan malam. Selebihnya satu-dua pengunjung sudah bagus,\u201d ujar Saiful, Jumat (8\/2), seperti dilansir Tribunnews.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Guna mengantisipasi penurunan omzet, pemilik restoran pun sampai melakukan inovasi dengan menyuguhkan menu lain seperti cemilan bakso, siomay, batagor, dan lain sebagainya. \u201cSi bos (pemilik restoran) sekarang jual ini (camilan) supaya penumpang mau mampir. Memang sekarang sudah lumayan karena harganya tidak begitu mahal beda dengan menu utama,\u201d jelas Saiful.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lanjut Saiful mengatakan jika penumpang di restorannya masih ramai hingga Oktober 2018 lalu, kemudian mulai surut sampai bulan Februari 2019 masih belum juga mengalami pertumbuhan. \u201cPas peristiwa Lion (JT 610) jatuh itu yang benar-benar ramai. Mungkin karena banyak keluarga korban datang (cari info) dan orang-orang ingin tahu perkembangan,\u201d beber Saiful.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya berpengaruh terhadap gerai makanan saja, penurunan volume penumpang ini juga sangat terlihat di Terminal 1 Domestik Bandara Soetta. Suasana antrean keberangkatan penumpang menuju Bali, Lombok, dan Sumatera di Terminal 1 kini tampak lebih lengang dari biasanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fauzul, warga asal Lombok mengaku terpaksa memakai pesawat karena urusan efisiensi waktu. Harga tiket pesawat yang mahal menurutnya cukup memberatkan. \u201cTerlalu mahal, selisihnya bisa Rp 500 ribu dari sebelum terjadi lonjakan harga (tiket pesawat). Karena soal lebih cepat, saya tidak punya pilihan,\u201d akunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia mengatakan, harga tiket pesawat Jakarta-Lombok (atau sebaliknya) sebelumnya hanya berkisar Rp 800-900 ribu untuk sekali jalan. Tetapi setelah Natal dan Tahun Baru 2019, harga tiket mulai melambung hingga adanya aturan bagasi berbayar. \u201cLombok itu biasa saya beli di bawah satu juta, sekarang Lion Rp 1,3 juta. Saya juga tidak bisa lagi membawa banyak barang (akibat aturan berbayar bagasi),\u201d tuturnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Menurunnya minat penumpang terhadap moda transportasi udara belakangan ini akibat harga tiket pesawat rute domestik yang melonjak rupanya memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap bisnis kuliner di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Bahkan kabarnya omzet bulanan sebuah restoran di Terminal 1 Bandara menurun drastis hingga 50%. Menurut salah seorang karyawan sebuah restoran&#8230; <\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false},"version":2}},"categories":[59],"tags":[104,93,223,280,95,106,94,476],"class_list":["post-4809","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-administratif","tag-bandara","tag-harga","tag-internasional","tag-penumpang","tag-pesawat","tag-soekarno-hatta","tag-tiket","tag-transportasi"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4809","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4809"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4809\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4812,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4809\/revisions\/4812"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4809"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4809"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/juandaairport.com\/soekarnohatta\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4809"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}