Angkasa Pura I Dukung Peraturan Baru Perjalanan Udara Selama PPKM Level 4

Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi - www.wartaekonomi.co.id

Jakarta – PT Angkasa Pura I mendukung penuh implementasi kebijakan pemerintah terkait perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 sampai tanggal 2 Agustus 2021. AP I sendiri selaku BUMN pengelola 15 bandara di Indonesia akan secara ketat dan konsisten melakukan pengawasan terhadap ketentuan perjalanan orang dalam negeri melalui transportasi udara.

“Kami juga menjalin koordinasi dengan sejumlah instansi komunitas bandara dalam implementasinya. Petugas kami di lapangan pun secara ketat telah menerapkan protokol kesehatan. Semua ini dilakukan untuk menekan laju penularan Covid-19 dalam moda transportasi udara,” kata Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Senin (26/7), seperti dilansir JPNN.

Ketentuan perjalanan udara itu sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 53 Tahun 2021, tentang Perubahan Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 45 Tahun 2021, tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19. Surat Edaran itu adalah penyempurnaan dari Surat Edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor SE 45 Tahun 2021, yang diterbitkan menyusul ditetapkannya PPKM Darurat pada 3 Juli silam.

Adapun persyaratan calon penumpang penerbangan antar bandara di Pulau Jawa, penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Jawa, dan penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Bali meliputi sertifikat vaksin pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan untuk calon penumpang pesawat dengan rute di luar wilayah Jawa dan Bali wajib melengkapi persyaratan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan atau surat keterangan hasil negatif rapid tes antigen yang sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Dalam Surat Edaran itu, kewajiban menunjukkan sertifikat vaksin dikecualikan bagi calon penumpang pesawat dengan kategori: calon penumpang dengan kepentingan khusus medis yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis berdasarkan keterangan dari dokter spesialis; pasien dengan kondisi sakit keras; ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga; kepentingan persalinan dengan pendamping maksimal dua orang; dan pengantar jenazah non-COVID-19 dengan jumlah maksimal lima orang.

Selama pemberlakuan PPKM Darurat tanggal 3-25 Juli 2021, terdapat 600.897 penumpang pesawat yang dilayani di 15 bandara AP I. Penumpang tersebut dilayani lewat 11.461 pergerakan pesawat udara. “Pada masa implementasi PPKM Darurat ini, terdapat tren penurunan jumlah pergerakan penumpang, pesawat udara, serta kargo di bandara yang kami kelola. Untuk penumpang, terdapat penurunan yang sangat drastis, yaitu hingga 76%,” beber Faik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*