
SURABAYA – Sepanjang tahun 2021 kemarin, Bandara Internasional Juanda tercatat melayani 5,9 juta penumpang, tepatnya 5.909.837 orang. Dari jumlah tersebut, penerbangan rute domestik mendominasi, terutama rute favorit seperti Jakarta, Makassar, Bali, Balikpapan, dan Banjarmasin. Angka tersebut memang tidak sebaik tahun sebelumnya karena Indonesia masih dilanda wabah Covid-19.
“Sepanjang tahun 2021, operasional Bandara Internasional Juanda masih didominasi penerbangan domestik karena penerbangan internasional masih dilayani secara terbatas,” papar General Manager Bandara Internasional Juanda, Sisyani Jaffar. “Rute terbanyak adalah Jakarta dengan 12.203 flight, Makassar dengan 7.773 flight, Balikpapan dengan 4.061 flight, dan Banjarmasin dengan 3.827 flight.”
Sementara itu, untuk pergerakan jumlah pesawat sepanjang 2021 di Bandara Internasional Juanda, tercatat mencapai 55.942 pergerakan. Maskapai Lion Air masih mendominasi dengan jumlah 17.355 pergerakan, diikuti Citilink Indonesia dengan 16.293 pergerakan, Batik Air dengan 6.798 pergerakan, Garuda Indonesia dengan 3.892 pergerakan, dan Wings Air dengan 3.150 pergerakan.
“Untuk jumlah penerbangan kargo pada tahun 2021, mencapai 70.244.407 kg,” sambung Sisyani. “Mayoritas produksi general cargo/barang yang tidak memerlukan penanganan khusus sebanyak 55.856.021 kg, live animal sebanyak 3.335.288 kg, marine product sebanyak 4.958.833 kg, dan perishable goods/barang yang memerlukan penanganan khusus sebanyak 2.877.640 kg.”
Sementara itu, jumlah penumpang yang dilayani PT Angkasa Pura I sepanjang 2021 kemarin turun 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dari 31,85 juta penumpang menjadi 28,29 juta penumpang. Penurunan jumlah pengguna masih berkaitan dengan dampak pandemi Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan aktivitas fisik masyarakat, termasuk aktivitas transportasi udara melalui PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat pada Juli sampai September lalu.
Namun, trafik penumpang di 15 bandara Angkasa Pura I pada bulan Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar 6 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dari 3,43 juta orang menjadi 3,60 juta pergerakan penumpang. Trafik penumpang tertinggi pada periode Nataru ini terdapat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan trafik sebesar 391.592 penumpang, diikuti Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan trafik sebesar 384.931 penumpang, dan Bandara Juanda dengan trafik sebesar 372.768 penumpang.
Leave a Reply