Segera Dibuka Kembali, Penerbangan Umrah Cuma Lewat Satu Bandara

Ilustrasi : Keberangkatan Jamaah Calon Haji/Umrah - republika.co.id
Ilustrasi : Keberangkatan Jamaah Calon Haji/Umrah - republika.co.id

JAKARTA/SURABAYA – Seperti diwartakan sebelumnya, pemerintah Arab Saudi sudah membuka lagi penerbangan untuk jemaah umrah asal Indonesia, seiring dengan semakin membaiknya penanganan Covid-19 di dalam negeri. Namun, beredar kabar bahwa penerbangan umrah untuk sementara waktu hanya akan dilakukan lewat satu pintu, yakni via Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Seperti dilansir dari Suara Muslim, kedutaan Indonesia telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah dari Indonesia. Penyelenggara ibadah umrah menyebutkan ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan, antara lain sudah divaksin lengkap sesuai dengan yang dianjurkan pemerintah Arab Saudi, termasuk jenis vaksin, sertifikat, standardisasi tes PCR, dan lain sebagainya.

“Umrah tidak serta-merta langsung dibuka, masih ada proses yang harus disepakati kedua belah pihak dari Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan pemerintah Arab Saudi,” papar Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Jawa Timur, Dr. Moh. Nurul Huda, M.Pd. “Dari pihak pemerintah Indonesia harus memenuhi persyaratan, kemudian diserahkan kembali ke pemerintah Arab Saudi. Setelah terpenuhi dan disepakati, nantinya akan ada MoU, dan baru bisa jalan menuju ke Arab Saudi.”

Selain syarat dari pihak Arab Saudi, menurut kabar yang beredar, pemerintah berencana membuka pintu keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah hanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tujuannya adalah untuk meminimalkan kejadian yang tidak diinginkan bersama. Sementara itu, pelaksanaan tes PCR dan karantina akan dilakukan di asrama haji.

Mengenai satu pintu penerbangan ini, pemilik Travel Riau Wisata Hati (RWH), Muhammad Dawood, menyayangkan langkah tersebut karena dinilai akan memberatkan jemaah. Dawood berharap, pemerintah segera mengkaji untuk dapat menggunakan semua bandara sebagai penerbangan umrah secara bertahap. “Semua pengusaha umrah siap mendukung program pemerintah yang tidak memberatkan jemaah,” katanya.

Menurut data PATUHIN (Perkumpulan Travel Umrah Haji Indonesia), Bandara Soekarno-Hatta memang masih menjadi bandara dengan penumpang umrah terbanyak, disusul Bandara Juanda, Bandara Sultan Hasanuddin, Bandara Kualanamu, dan Bandara Adi Soemarmo. Khusus di Bandara Juanda, sejumlah maskapai yang telah menyediakan penerbangan umrah antara lain Citilink dan Lion Air.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*