
JAKARTA – Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, memberikan klarifikasi mengenai sejumlah berita yang menyebutkan bahwa pihaknya untuk sementara waktu menghentikan penerbangan umrah karena meningkatnya kasus Covid-19 varian Omicron. Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap memperbolehkan warga negara Indonesia untuk menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci, tetapi masih tetapi satu pintu (one gate policy atau OGP).
“Umrah yang kabarnya diberhentikan, sebenarnya tidak ada pemberhentian umrah. Namun, ini ada komunikasi publik yang agak salah tangkap. Jadi, bukan umrah yang diberhentikan,” papar Yaqut dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR, dilansir dari CNN Indonesia. “Saya bilang ke Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama agar tidak menghentikan umrah, tetap OGP dulu. Jangan di masing-masing daerah bisa terbang sendiri-sendiri.”
Ketentuan OGP sendiri mewajibkan seluruh jemaah umrah dari seluruh Indonesia untuk menjalani karantina selama satu hari di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Di tempat tersebut, mereka melakukan tes kesehatan dan skrining kelengkapan dokumen. Mereka juga harus berangkat ke Arab Saudi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. “Jadi, nggak ada yang melarang warga untuk pergi ke luar negeri, khususnya yang umrah, terutama yang dapat visa,” sambung Yaqut.
Sebelumnya, Kementerian Agama dikabarkan menutup sementara penerbangan umrah ke Tanah Suci dalam rangka mengevaluasi skema OGP, termasuk memantau perkembangan varian Omicron di Indonesia dan Arab Saudi. “Kami akan mengkaji konsep OGP secara menyeluruh dengan melihat perkembangan yang terjadi, ketika virus Omicron semakin berkembang di beberapa negara, termasuk Indonesia dan Arab Saudi,” papar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman, dikutip dari CNN Indonesia.
Penerbangan umrah sendiri sudah dilayani maskapai Lion Air pada tanggal 8 Januari 2022 lalu, yang membawa 414 penumpang calon jemaah dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul-Aziz di Madinah. Pesawat berangkat dari Cengkareng pada pukul 13.10 WIB dan mendarat di Arab Saudi pada pukul 19.30 waktu setempat.
Leave a Reply