JAKARTA – Batik Air akhirnya memberikan tanggal kepastian kapan akan membuka penerbangan langsung dari Jakarta menuju Berau atau sebaliknya. Jika tidak ada aral melintang, maskapai yang tergabung dalam Lion Air Group tersebut bakal melayani rute ini pada tanggal 6 September 2023 mendatang melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Selain dari Jakarta, penerbangan ke Berau juga akan dilayani dari Surabaya.
“Penerbangan perdana dijadwalkan pada tanggal 6 September 2023,” ujar Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, seperti dilansir dari Tempo. “Wisatawan dan pebisnis dari berbagai daerah di Indonesia serta dari Kuala Lumpur, Singapura, Penang, Thailand, India, Tiongkok, Jepang, dan negara-negara lain bisa memilih transit di Jakarta atau Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan menuju Berau.”
Jadwal Batik Air Rute Berau
- Jakarta-Berau, pesawat dengan nomor penerbangan ID 6430 berangkat pukul 03.40 WIB dan tiba pukul 07.50 WITA.
- Berau-Jakarta, pesawat dengan nomor penerbangan ID 6431 berangkat pukul 13.20WITA dan tiba pukul 14.50 WIB.
- Surabaya-Berau, pesawat dengan nomor penerbangan ID 6346 berangkat pukul 09.40 WIB dan tiba pukul 12.40 WITA.
- Berau-Surabaya, pesawat dengan nomor penerbangan ID 6347 berangkat pukul 07.55 WITA dan tiba pukul 08.50 WIB.
“Berau saat ini sudah memiliki aksesibilitas cepat terhubung ke berbagai kota. Jadi, penerbangan langsung membuka peluang bagi masyarakat, wisatawan, dan pebisnis dari Berau dengan lebih banyak tujuan dan membuka pintu bagi kepentingan keluarga, pertumbuhan pariwisata, dan bisnis,” sambung Danang. “Kami menggunakan pesawat Airbus 320-200 yang memberikan pengalaman terbang yang nyaman dengan fasilitas full service airlines.”
Kabupaten Berau di Kalimantan Timur memiliki salah satu destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan, yaitu wisata Kepulauan Derawan. Danang menyampaikan, Kepulauan Derawan memiliki perairan yang jernih dan pantai berpasir putih yang memukau. Tidak hanya itu Kepulauan Derawan juga punya daya tarik dari segi keindahan bawah laut, seperti terumbu karang yang masih alami dan beragam.
“Derawan dikenal sebagai salah satu tempat terbaik di dunia untuk melihat penyu hijau dan penyu sisik,” ulas Danang. “Penyu-penyu tersebut sering berkumpul di pantai-pantai tempat mereka bertelur. Selain itu, wisatawan juga berpeluang melihat ikan pari manta berenang di dekat perairan. Salah satu keunikan Kepulauan Derawan adalah cahaya biru yang memancar dari dalam gua saat air laut memantulkan cahaya matahari menciptakan pemandangan spektakuler dan menawan.”