Jakarta – Di sejumlah negara maju seperti Jepang, urusan akomodasi memang cukup menguras biaya. Oleh sebab itu beberapa pelaku usaha mulai mengembangkan penginapan murah berwujud hotel kapsul atau capsule hotel yang akhir-akhir ini begitu disukai oleh wisatawan, terutama kalangan backpacker. Dengan menginap di hotel kapsul memungkinkan para turis untuk beristirahat tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar seperti saat menginap di hotel berbintang.
Menariknya, salah satu produsen hotel kapsul dari Jepang bernama Capsule Indonesia berencana untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Tahun ini Capsule Indonesia kabarnya akan membuka hotel kapsul di sejumlah bandara yang ada di Tanah Air, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta. “Memang sudah ada di Surabaya, tapi teknologi dan konsep aslinya yang dibawa dari Jepang langsung,” kata Rere, Marketing Communication Capsule Indonesia di Jakarta, Selasa (22/3), seperti dilansir Kompas.
Saat menginap di hotel kapsul, para wisatawan akan beristirahat di sebuah ‘kapsul’ berwarna putih yang mempunyai volume 2,3 meter kubik. Kapsul unik ini cukup untuk menampung 1 orang dewasa. Uniknya, ketika hendak memasuki kapsul ini rupanya sang tamu wajib memakai sensor kunci berupa kartu seperti pada hotel-hotel berbintang. “Terdekat kita mau buka di Bandara Soekarno-Hatta, harga per kamarnya kisaran Rp 180.000,” jelas Rere.
Kartu yang digunakan sebagai kunci masuk kapsul tadi ternyata juga berfungsi untuk menyalakan listrik di dalam kapsul. Caranya cukup dengan memasukkan kartu ke dalam sensor yang telah disediakan. Tamu nantinya akan menemukan beberapa tombol fasilitas yang dapat digunakan, misalnya saja TV 22 inci, pengatur suhu, indikator lampu touchscreen, daya listrik menggunakan USB port, alarm, sampai earphone port.
Sebagai fitur keamanan tambahan, dalam kapsul juga dibekali dengan sensor asap yang akan secara otomatis menyala saat terjadi kebakaran. “Kalau untuk kamar mandinya nanti ada exclude di luar, tapi sharing,” jelas Rere.
Menginap di kapsul hotel pun tampaknya tidak perlu khawatir dengan sirkulasi udara, sebab ada pengaturan suhu secara manual yang memungkinkan tamu mengatur suhu sesuai keinginan. “Untuk pendingin ruangan kita nggak pakai AC langsung, tapi memanfaatkan AC sentral ruangan. Jadi suhu dingin di luar dibawa ke dalam lewat blower,” paparnya.
Kapsul yang cukup nyaman dijadikan tempat beristirahat ini tersedia dalam 3 tipe, yakni yang berukuran double bed dengan lebar 1,8 meter, office capsule dengan ruang kerja di bagian bawah, serta single bed. Seluruh kapsul tersebut dibuat dari material ABS seperti kabin pesawat.