Jakarta – Maskapai Black Stone Airlines resmi beroperasi untuk melengkapi layanan pengiriman barang atau kargo domestik maupun luar negeri di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Black Stone Airlines diresmikan langsung oleh Ketua MPR, Bambang Soesatyo bersama CEO Asia Cargo Airlines Marco Isaak di Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (31/3).
Peresmian beroperasinya Maskapai Black Stone Airlines di Bandara Internasional Soekarno-Hatta – www.mobilinanews.com
Bambang Soesatyo alias Bamsoet menjelaskan bahwa Black Stone Airlines mempunyai 2 unit pesawat Boeing 737-300 Freighter. Sementara itu, bandar udara yang dijadikan sebagai home base pesawat ini adalah Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.
“Tahap awal kita baru mengoperasikan dua unit pesawat Boeing 737-300 Freighter untuk pengiriman kargo ke sejumlah wilayah di Indonesia dan luar negeri. Dalam tahun ini kita rencanakan jumlah armada yang dimiliki akan terus bertambah hingga menjadi lima pesawat. Sehingga, bisa lebih maksimal dalam melayani penerbangan kargo di Indonesia,” ujar Bamsoet, Jumat (1/4), seperti dilansir Detik.
Ke depannya, Black Stone Airlines juga akan mengoperasikan penerbangan kargo menggunakan drone tanpa pilot eHang 216. Pada tahap awal, Black Stone Airlines membuka rute penerbangan kargo dari Jakarta ke BIJB Kertajati. Dari rute tersebut nantinya akan didistribusikan ke daerah sekitar Jawa Barat atau diterbangkan lagi ke sejumlah destinasi dengan pesawat Black Stone Airlines.
“Tidak hanya melayani penerbangan kargo, Black Stone Airlines juga akan melayani penerbangan komersil untuk ibadah haji dan umrah. Diharapkan mulai tahun depan penerbangan haji dan umrah ini sudah bisa beroperasi dari BIJB Kertajati. Kita akan menyiapkan empat unit pesawat Airbus 330 Neo untuk membawa jamaah haji dan umrah ke Tanah Suci Mekkah,” beber Bamsoet.
Ia sendiri mengharapkan kehadiran Black Stone Airlines bisa menjadi bagian dari pemulihan kebangkitan dan semangat industri penerbangan nasional yang lesu karena terdampak oleh pandemi. Sebagai tambahan informasi, Indonesia National Air Carrier Association (INACA) memprediksi sektor penerbangan domestik akan mulai pulih tahun ini dan mencapai titik optimal pada tahun 2024 mendatang. Sedangkan untuk penerbangan internasional diperkirakan pulih tahun 2023 dan mencapai optimal pada 2026.