X

Rute Menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan Sepeda Motor

Tingginya proses bisnis di wilayah Jabodetabek menyebabkan banyak orang sering berhubungan dengan . Salah satunya adalah Soekarnoa-Hatta, yang tidak pernah sepi pengunjung.

Namun di sisi lain, wilayah Jabodetabek juga terkenal dengan kemacetannya yang sudah cukup kronis. Karena itu, untuk menyiasatinya, banyak orang beralih ke moda transportasi sepeda , tak terkecuali menuju Bandara Soekarno-Hatta. Tetapi, mungkinkah bepergian ke salah satu bandara terbesar itu dengan mengendarai sepeda ?

Sebenarnya, ada beberapa menuju Bandara Soekarno-Hatta.

  1. Jika Anda berkendara dari arah Tangerang menuju , Anda dapat belok ke kiri melalui Jl. Doktor Sitanala, Jl. Pembangunan 3, atau Jl. Halim Perdana Kusuma (tidak jauh setelah Polsek Batu Ceper).
  2. Jika Anda berkendara dari wilayah Jakarta Selatan, seperti Depok, Lenteng Agung, Pasar Rebo, dan Lebak Bulus,  Anda bisa melewati perempatan RS Fatmawati hingga sampai depan ITC Fatmawati, lalu belok kiri ke Jl. H. Nawi hingga tembus ke Jl. Radio Dalam. Sampai di perempatan mal Pondok Indah, belok kanan melewati jalan arteri Pondok Indah.  Jalanan ini berakhir di pertigaan fly over Daan Mogot.  Dari situ, Anda belok ke kiri menuju arah Kalideres dan Tangerang. Jika sudah sampai terminal Kalideres, nanti tinggal belok kanan melalui jalan Peta Selatan.
  3. Jika Anda berkendara dari Grogol ke arah Tangerang, setelah Terminal Kalideres (sebelah kanan jalan), kira-kira 100 meter kemudian ada rambu lalu lintas untuk berbelok ke kanan. Beloklah ke kanan memasuki Jl. Peta Selatan. Ikuti jalan tersebut, hingga mentok di simpang tiga. Lalu, belok ke kiri memasuki Jl. Peta Barat. Ikuti terus jalan ini, ketemu persimpangan, lalu belok kiri lagi, jalan terus hingga tembus daerah Rawa Bokor. Setelah itu, Anda akan bertemu simpang tiga atau empat, beloklah ke kanan dan selanjutnya lurus. Kemudian, belok ke kiri memasuki Jl. Profesor Sedyatmo, terus ke Bandara Soekarno-Hatta.
  4. Perlu diingat, jika Anda sudah memasuki Jl. Profesor Sedyatmo, berkendaralah di jalur khusus bagi sepeda motor.

Lalu, setelah sampai di bandara, bagaimana dengan tempat parkirnya? Bandara Soekarno-Hatta sudah dilengkapi dengan lahan dengan biaya yang cukup bersahabat. parkir sepeda motor di Bandara Soekarno-Hatta rata-rata Rp5000 per hari. ini biasanya mengalami kenaikan secara bertahap.

Sayangnya, kondisi lahan parkir motor di Bandara Soekarno-Hatta sangat terbatas. Selain itu, umumnya lahan parkir di beberapa terminal menggunakan sistem terbuka sehingga bila cuaca panas, motor akan kepanasan. Sebaliknya, jika hujan turun, motor otomatis akan basah.

Mengenai keamanan, setiap pengendara motor akan diberikan kartu parkir magnetik atau karcis parkir. Sayangnya, terkadang ada petugas yang lalai memeriksa STNK ketika motor keluar. Karena itu, untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, sebaiknya kunci ganda motor Anda ketika parkir di Bandara Soekarno-Hatta.

Staf Redaksi:
Related Post