
Surabaya – Bandara Internasional Juanda mengungkapkan bahwa pihaknya secara konsisten sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Hal ini dikatakan langsung oleh pihak manajemen Bandar Udara Juanda.
“Selama pandemi belum usai, selama itu pula kami selalu menerapkan prokes yang ketat. Seperti mulai dari pemeriksaan suhu tubuh dengan thermo scanner, pemasangan dispenser cairan pembersih tangan dan pengaturan jarak di ruang tunggu,” kata General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, Kicky Salvachdie, Jumat (18/6), seperti dilansir Tribunnews.
Seperti diketahui, wilayah Jawa Timur (Jatim) termasuk zona merah penyebaran virus corona (Covid-19) dan semakin meluas. Setelah Kabupaten Bangkalan masuk zona merah selama beberapa pekan terakhir, menyusul kemudian Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Ngawi.
Legal and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Juanda, Yuristo Ardhi Hanggoro menambahkan, pihaknya juga melakukan pemasangan stiker pembatas jarak antrean. Bahkan, tiap 10 menit sekali dilakukan announcement imbauan agar penumpang senantiasa menerapkan physical distancing.
PT Angkasa Pura I Bandara Juanda pun menerapkan aturan filter penumpang, di mana calon penumpang yang mempunyai waktu keberangkatan lebih dari 2,5 jam tetapi sudah tiba di bandara, maka akan diingatkan oleh petugas lapangan supaya menunggu di area kursi saja. “Jadi misal keberangkatan pesawat jam 12.00 WIB, tetapi sudah tiba di T1 dari jam 08.00, nah ini tidak bisa langsung masuk ke area validasi tiket, baru sekitar jam 9.30 boleh masuk. Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan penumpang,” jelas Yuristo.
Meskipun pandemi belum reda, Kicky mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir untuk bepergian atau datang ke Bandara Internasional Juanda. “Saat ini Bandara Juanda akan selalu menerapkan protokol kesehatan, kami juga telah membentuk tim sinergitas untuk inspeksi dan patroli penerapan protokol kesehatan di bandara. Kami berharap kepercayaan pengguna jasa semakin meningkat seiringnya dengan peningkatan protokol kesehatan yang terus kami lakukan, termasuk telah rampungnya kegiatan vaksinasi hingga dosis kedua bagi para petugas dan komunitas bandara,” tutupnya.
Leave a Reply