Protokol Kesehatan TKI & TKA di Bandara Juanda Diperketat

Pemeriksaan WNI di Bandara Juanda, Surabaya - pikiran-rakyat.com

Sidoarjo – Sejak adanya pelonggaran persyaratan penerbangan, angka trafik penumpang di Bandara Internasional Juanda mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan saat masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Oleh sebab itu, pengawasan protokol kesehatan di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur kini semakin diperketat.

Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo menyatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait kepulangan TKI dan kedatangan TKA di Bandara Juanda. Kepulangan para tenaga kerja tersebut nantinya harus mengikuti beberapa aturan protokol kesehatan yang sebelumnya telah dibahas oleh pihak Korem dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, termasuk kedatangan tenaga kerja asing (TKA).

“Hal yang perlu dipersiapkan dan dilakukan adalah, sinergitas antar instansi dan stake holder terkait. Itu sangat dibutuhkan. Input data arus masuk TKI maupun TKA, nanti juga di update setiap hari,” ujar Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo di Bandara Juanda, Sabtu (25/7), seperti dilansir Pikiranrakyat.

Sebelumnya, pihak Korem sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dalam upaya pengamanan para TKI dan TKA. Bahkan, Danrem pun mengaku bahwa dirinya ditunjuk sebagai Dansatgas Repatriasi dalam upaya pengamanan tersebut. “Semalam sudah kita bahas dengan Pak Sekda Prov Jatim terkait pemulangan dan penanganan TKI dari luar negeri termasuk TKA,” terang Danrem.

Sebagai informasi, selama periode tanggal 1-21 Juli 2020 volume penumpang Bandara Internasional Juanda Surabaya mencapai 212.374 orang. Sebelumnya, Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I juga telah menekankan bahwa di masa transisi ini pihaknya berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) secara disiplin dan konsisten. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan untuk masyarakat saat hendak melakukan perjalanan udara.

“Hal yang perlu dijaga adalah konsistensi dan kedisiplinan mengimplementasikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang ketat di tengah tren peningkatan jumlah penumpang agar kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalanan udara semakin meningkat,” tegas Faik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*