AP I Terima 37 Pengajuan Extra Flight untuk Libur Nataru

Persiapan Naik Pesawat
Persiapan Naik Pesawat

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I telah menerima pengajuan extra flight (penerbangan tambahan) sebanyak 37 flight approval dari 6 maskapai untuk masa angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

“Kami telah menerima informasi adanya 37 flight approval atas pengajuan extra flight dari 6 maskapai penerbangan di bandara yang dikelola, dengan total sebanyak 4.968 kursi,” jelas Vice President Corporate Secretary Rahadian D Yogisworo, Selasa (20/12), seperti dilansir dari Tempo.

Adapun maskapai yang mengajukan penerbangan tambahan untuk Nataru antara lain, Citilink, Transnusa, Batik Air, Super Air Jet, Wings Air, dan Garuda Indonesia. Sedangkan rute penerbangan yang paling diminati selama periode Nataru 2022/2023 adalah rute Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK) – Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS), disusul rute Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS) – Bandara Juanda Surabaya (SUB), dan Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK) – Bandara Juanda Surabaya (SUB).

Puncak masa angkutan libur Nataru diprediksi mulai terjadi tanggal 23 Desember 2022 mendatang. “Kami memprediksi puncak arus mudik libur Hari Raya Natal 2022 di bandara yang dikelola Angkasa Pura I akan terjadi pada 23 Desember 2022, sedangkan untuk puncak arus balik libur Hari Raya Natal akan terjadi pada 26 Desember 2022,” ucap Rahadian.

“Dan untuk puncak arus mudik libur Tahun Baru 2023 di bandara yang dikelola Angkasa Pura I, kami memprediksi akan terjadi pada 30 Desember 2022, sedangkan untuk puncak arus balik libur Tahun Baru 2023 akan terjadi pada 2 Januari 2023,” imbuhnya.

Untuk mendukung kelancaran masa angkutan Nataru, AP I juga sudah membuka Posko Monitoring Angkutan Udara Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) pada Senin (19/12) lalu. Dalam operasional Posko Monitoring Angkutan Udara Nataru yang berlangsung mulai 19 Desember 2022 sampai 3 Januari 2023, AP I memperkirakan bakal melayani sebanyak 3.215.428 pergerakan penumpang di 15 bandara kelolaan, atau naik sebesar 57% dibandingkan jumlah pergerakan penumpang yang dilayani pada periode yang sama pada tahun lalu sebesar 2.050.283 pergerakan penumpang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*