Pertengahan Maret 2022, Bandara Juanda Kembali Buka Penerbangan Umrah

Calon Jamaah Umrah - idntimes.com
Calon Jamaah Umrah - idntimes.com

SURABAYA – Bandara Internasional Juanda akhirnya akan dijadikan lokasi keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah dari Jawa Timur dan sekitarnya. Jika tidak ada aral melintang, pelabuhan udara yang berlokasi di Kabupaten Sidoarjo tersebut akan kembali melayani penerbangan umrah pada pertengahan Maret 2022 ini.

Menurut keterangan Ketua DPD Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI) Jawa Timur, Muhammad Sufyan Arif, pada pertengahan Maret 2022, sudah ada jadwal penerbangan umrah dari Garuda Indonesia, tepatnya tanggal 15 Maret 2022. Selain itu, ada 61 hotel di Jawa Timur yang disiapkan sebagai tempat karantina bagi jemaah yang hendak berangkat dan baru pulang melaksanakan ibadah umrah.

“Jadi yang sudah dilaksanakan assessment oleh gugus tugas (Covid-19) Jatim itu kurang lebih 61 hotel repatriasi dan derepatriasi,” jelas Sufyan, dikutip dari Republika. “Kami mengingatkan agar tempat karantina jemaah umrah yang hendak berangkat dan baru pulang dipisahkan. Tujuannya untuk meminimalkan penyebaran Covid-19.”

Rapat persiapan pemberangkatan perdana jemaah umrah di Bandara Juanda oleh AMPHURI Jawa Timur direspons positif Kementerian Agama Jawa Timur. Kabid PHU Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, H. Abdul Haris menjelaskan, informasi penting pemberangkatan jemaah umrah di masa pandemi Covid-19, akan menjadi perhatian kepada semua penyelenggara umrah tentang bagaimana menyiapkan semua hal.

Lebih dari itu, Abdul menyerukan kepada masyarakat yang ingin daftar umrah, bisa mendaftar di masa pandemi. Meski demikian, tentu akan ada tata ketentuan yang harus dipahami bahwa ibadah umrahnya tidak sebebas saat belum pandemi. “Semuanya serba diawasi sehingga tidak perlu khawatir. Karena semuanya di bawah pantauan kendali stakeholder yang bertanggung jawab, baik dari sisi pelayanannya, dari kesehatan, atau gugus tugas,” ujarnya.

Sementara itu, Stakeholder Relation Manager Bandara Juanda, Yuristo Ardhi Hanggoro, mengatakan, pihaknya sudah mulai melakukan persiapan soal rencana Bandara Juanda sebagai opsi keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah. Beberapa simulasi dan sarana prasarana pun telah siap. “Secara umum, penanganan untuk penumpang umrah tidak jauh berbeda dengan penanganan PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang telah berjalan,” kata Yuristo.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*