Angkasa Pura I Yakin Industri Penerbangan Bakal Bangkit di Semester II 2020

Faik Fahmi, Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I - www.liputan6.com
Faik Fahmi, Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I - www.liputan6.com

Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) meyakini bahwa industri penerbangan di Indonesia akan segera bangkit pada semester II 2020. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan jumlah penumpang di awal Juli 2020 dibanding periode sebelumnya.

BUMN yang mengelola 15 bandar udara di Indonesia ini melaporkan bahwa selama periode 1-7 Juli 2020 sudah melayani sejumlah 227.642 penumpang (pergi pulang), 3.869 pergerakan pesawat, dan kargo sebanyak 7,21 juta kilogram. Jumlah trafik penumpang selama periode tersebut lebih besar dari trafik pada periode 1-15 Juni 2020 lalu yang hanya sebesar 222.040 penumpang.

Menurut Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, kenaikan jumlah penumpang ini tidak terlepas dari diterbitkannya Surat Edaran No.09/2020 oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada akhir Juni 2020 lalu yang mengatur persyaratan rapid test dan PCR test berlaku 14 hari bagi penumpang pesawat udara di saat keberangkatan. “Aturan ini membuat calon penumpang memiliki waktu lebih untuk mempersiapkan diri dan mengatur rencana perjalanan udara lebih baik,” kata Faik, seperti dikutip dari Kompas.

Bahkan meski Jawa Timur tercatat sebagai zona hitam virus corona (Covid-19), aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Juanda Surabaya tak berkurang. Bandara Juanda justru mencatatkan aktivitas penerbangan terbanyak. Selama periode awal Juli 2020, Bandara Juanda terdata telah melayani 56.268 penumpang, 723 pergerakan pesawat, dan angkutan kargo sebesar 816.772 kg.

Kemudian Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menjadi bandara AP I tersibuk kedua dengan melayani 51.998 penumpang, 708 pergerakan pesawat, dan angkutan kargo sebesar 1.184.391 kilogram. Trafik tertinggi ketiga ada di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan yang melayani 30.942 penumpang, 463 pergerakan pesawat, dan angkutan kargo 676.848 kg.

“Secara total, trafik pesawat pada periode 25 April-6 Juli 2020 di 15 bandara AP 1 telah melayani sebanyak 23.102 pergerakan pesawat dengan angkutan kargo sebesar 73,2 juta kilogram,” terang Faik. Selain itu, Faik menuturkan bahwa pihak AP I akan terus menerapkan dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*