
JAKARTA – Jumlah penumpang pesawat udara terus mengalami kenaikan setelah terpuruk dihantam pandemi Covid-19 selama kurang lebih dua tahun. PT Angkasa Pura I mencatat sepanjang bulan Januari 2023, penumpang di bandara yang mereka kelola mencapai angka 5,3 juta penumpang atau meroket 50,8 persen dibandingkan Januari 2022 yang melayani 3,49 juta penumpang.
“Kami mencatat ada sebanyak 46.076 pergerakan pesawat terjadi di Januari tahun ini, meningkat 26,2 persen jika dibandingkan Januari 2022 sebesar 36.516 pergerakan pesawat,” papar Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, dilansir dari Berita Trans. “Namun, terjadi penurunan pergerakan kargo sebesar 4,7 persen dari 39.359 ton pada Januari 2022 menjadi 37.526 ton pada Januari 2023.”
Untuk rata-rata harian pergerakan penumpang sepanjang Januari 2023 mencapai 170.188 penumpang per hari, naik 50,8 persen dibandingkan rata-rata harian penumpang pada Januari 2022 sebanyak 112.824 penumpang per hari. Sementara itu, rata-rata harian pergerakan pesawat mencapai 1.486 pergerakan per hari, meningkat 26,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai 1.178 pesawat per hari. Untuk angkutan kargo, rata-rata hariannya sebesar 1.210,5 ton per hari, turun 4,7 persen dibandingkan pergerakan kargo pada Januari 2022 sebesar 1.267 ton per hari.
Pergerakan penumpang tertinggi terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan 1,57 juta penumpang, disusul Bandara Internasional Juanda sebesar 1 juta penumpang dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebanyak 844 ribu penumpang. Bandara I Gusti Ngurah Rai juga mencatatkan pergerakan pesawat tertinggi dengan 10.911 pergerakan, sedangkan di Bandara Juanda ada 7.690 pergerakan dan di Bandara Sultan Hasanuddin sebanyak 6.939 pergerakan.
“Hal tersebut karena didukung oleh berbagai kebijakan yang dibuat pemerintah pada tahun lalu, yakni pembukaan border internasional dan adanya kelonggaran ketentuan perjalanan pada tahun lalu,” sambung Faik. “Kami berharap tren peningkatan trafik ini terus terjadi dan dapat mengembalikan kinerja perusahaan seperti halnya sebelum terjadinya pandemi.”
Leave a Reply