Dampak Covid-19, Trigana Air Tunda Penerbangan Sampai Akhir April 2020

Maskapai Trigana Air - www.tabengan.com
Maskapai Trigana Air - www.tabengan.com

Kotawaringin Barat – Pandemi virus corona (Covid-19) sangat berdampak terhadap industri penerbangan. Maskapai penerbangan Trigana Air pun memutuskan untuk menunda jadwal penerbangan dari dan ke Pangkalan Bun sampai akhir bulan April 2020.

Station Manager Trigana Air Pangkalan Bun Cris Sanlohy mengungkapkan bahwa kabar kurang menggembirakan ini harus disampaikan pada masyarakat Kabupaten Kobar dan sekitarnya. Pasalnya, dampak pandemi corona ini sangat memukul sektor penerbangan.

Terlebih sejak bulan Maret 2020 lalu jumlah penumpang pesawat terus mengalami penurunan. “Sejak bulan Maret lalu jumlah penumpang terus berkurang,” beber Cris, seperti dilansir Prokal. Oleh sebab itu, pihak manajemen Trigana Air terus melakukan evaluasi. Seiring dengan berkurangnya jumlah penumpang, sejak awal bulan April 2020 Trigana Air telah mengurangi jadwal penerbangan dari 7hari menjadi 4 hari terbang dalam seminggu.

Sayangnya, jumlah penumpang Trigana Air terus anjlok. Sampai terakhir kali penumpang pesawat Trigana Air berjumlah kurang dari 20 orang. “Jadwal penerbangan yang ditunda ini rute Pangkalan Bun – Surabaya pulang Pergi, Pangkalan Bun Semarang pulang Pergi dan Pangkalan Bun-Jakarta pulang pergi,” ucapnya.

“Maka dengan sangat terpaksa, hasil keputusan manajemen pusat bahwa sejak tanggal 13 April sampai 30 April jadwal penerbangan dikosongkan. Kalaupun kami paksakan terbang, kondisinya justru memperparah perusahaan. Lebih baik untuk sementara dihentikan sementara. Selanjutnya nanti kita lihat situasi di Indonesia mengenai pandemi Covid-19 ini,” tandas Cris.

Di sisi lain, PT Angkasa Pura (AP) I pun telah melakukan penyesuaian jadwal operasional di sejumlah bandara kelolaannya, termasuk di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur. Bandara Juanda yang sebelumnya beroperasi selama 24 jam penuh kini hanya beroperasi selama 17 jam sejak pukul 05.00 WIB sampai jam 22.00 WIB.

“Hal ini sesuai dengan arahan pemerintah terkait kebijakan physical distancing yang kemudian diturunkan dalam bentuk Surat Edaran Direktur Keamanan Penerbangan Nomor SE.10 Tahun 2020 tanggal 23 Maret 2020 perihal Pencegahan Penyebaran Covid-19 dalam Penerbangan,” ungkap Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi beberapa waktu lalu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*