Sepi Penumpang, Wings Air Belum Pastikan Kembali Terbang Surabaya-Sumenep

Pesawat Wings Air - www.kanalkalimantan.com

SURABAYA/SUMENEP – Wings Air belum bisa memastikan apakah mereka akan kembali melayani penerbangan rute Surabaya-Sumenep PP via Bandara Internasional Juanda atau tidak. Pasalnya, maskapai yang berada di bawah naungan Lion Air Group tersebut melihat jumlah penumpang, baik dari Surabaya atau sebaliknya, tergolong minim.

“Sampai saat ini, kami belum mendapatkan informasi dari pusat untuk kembali terbang rute Surabaya-Sumenep begitu juga sebaliknya karena sepinya penumpang,” terang Eks Station Manager Wings Air Sumenep, Bayu Kristanto, dikutip dari Suara Indonesia. “Sejak dibukanya penerbangan rute Surabaya-Sumenep dan sebaliknya, memang belum ditemukan potensi tinggi. Padahal dari segi fasilitas, sudah sangat bagus dan memadai.”

Seperti diketahui, sebelumnya Wings Air sempat melayani penerbangan tersebut dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Kamis dan Sabtu. Dari Sumenep, pesawat bertolak pukul 12.20 WIB dan tiba di Surabaya pukul 12.55 WIB, Sementara itu, rute sebaliknya terbang dari Bandara Juanda pukul 11.25 WIB dan mendarat di Bandara Trunojoyo pukul 12.00 WIB. Sayangnya, penerbangan ini cuma berlangsung hingga 27 Desember 2021 karena sepinya penumpang, terutama sejak pandemi Covid-19.

Pada bulan Mei 2023, sempat tersiar kabar bahwa rute Surabaya-Sumenep akan kembali dioperasikan. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, yang menginginkan penerbangan ini kembali meluncur mengingat harga minyak dunia terus turun. Bahkan, ia sudah berancang-ancang untuk menurunkan harga tiket pesawat agar penerbangan tersebut diminati masyarakat.

Saat itu, untuk merealisasikan rencana tersebut, Fauzi mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan berkomunikasi dengan maskapai Wings Air yang sebelumnya memang mengoperasikan rute ini. Kalau maskapai setuju, ia akan mencoba berkomunikasi tentang potensi penumpang yang ada agar okupansi pesawat bisa terpenuhi. “Biasanya, maskapai swasta meminta jaminan okupansi minimal 70 persen,” kata dia.

“Jika ini jadi terealisasi, harga tiket penerbangan Surabaya-Sumenep kemungkinan berada di kisaran Rp350 ribu. Besaran tersebut masih sangat terjangkau penumpang, baik kalangan wisatawan, pekerja minyak dan gas, maupun masyarakat Sumenep,” imbuh Fauzi. “Kami menargetkan penerbangan ini bisa kembali beroperasi pada Juli 2023 mendatang.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*