Garuda Indonesia Pastikan Lanjutkan Penerbangan Umrah dari Surabaya

Maskapai Garuda Indonesia (Sumber : bisnis.com)

JAKARTA/SURABAYA – Garuda Indonesia memastikan akan terus melanjutkan layanan penerbangan umrah dari Surabaya via Bandara Internasional Juanda dan Makassar via Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Selain itu, maskapai pelat merah tersebut juga berencana memperluas jaringan penerbangan ke Tanah Suci dan tidak akan terpaku dari Jakarta saja.

“Kami ingin memaksimalkan penerbangan umrah ini dengan perluasan rute dari sejumlah kota besar,” papar Direktur Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, dilansir dari Republika. “Garuda Indonesia juga akan melanjutkan penerbangan umrah dari Surabaya. Begitu juga penerbangan umrah dari kota besar lainnya yakni Makassar menuju Jeddah.”

Setelah dihentikan sementara akibat pandemi Covid-19, Garuda Indonesia kembali melayani penerbangan umrah dari Bandara Internasional Juanda pada Maret 2022 lalu. Saat itu, mereka mengangkut sedikitnya 220 calon jemaah umrah melalui penerbangan tanpa transit rute Surabaya-Madinah. Kemudian, pada awal Mei 2022, maskapai mulai melayani penerbangan umrah dari Makassar.

Dia menambahkan, Garuda saat ini tengah mengoptimalkan penerbangan umrah melalui program bundling. Maskapai tersebut sedang membuka promosi paket penerbangan umrah singkat. “Kami mengembangkan fasilitas penerbangan umrah empat hari untuk melayani kebutuhan umrah dalam waktu singkat tanpa mengesampingkan aturan ibadah,” sambung Irfan.

Dengan harga mulai Rp24 juta-an, paket perjalanan umrah tersebut mencakup tiket penerbangan Garuda Indonesia rute Jakarta-Jeddah PP, visa umrah, dan akomodasi fullboard hotel selama dua malam di hotel bintang 4 (termasuk makan tiga kali sehari). Selain itu, juga termasuk transportasi taxi Jeddah-Mekkah PP, air zamzam lima liter, pembimbing ibadah, hingga asuransi perjalanan.

“Periode perjalanan paket perjalanan umrah tersebut akan disesuaikan dengan jadwal rute penerbangan Jakarta-Jeddah PP, berangkat dari Jakarta setiap Kamis pukul 12.10 WIB. Selanjutnya akan bertolak dari Jeddah pada hari Sabtu pukul 19.40 waktu setempat dan mendarat kembali di Jakarta pada Ahad pukul 09.10 WIB,” papar Irfan. “Ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin pergi beribadah ke Tanah Suci di sela aktivitas atau kesibukan yang padat.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*