Potensi Wisata Religi, Gubernur Jatim Ingin Ada Penerbangan Surabaya-Mesir PP

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat bertemu dengan Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Ashraf Sulthan (Sumber : javasatu.com)

SURABAYA – Bandara Internasional Juanda memang telah melayani rute penerbangan dari Surabaya menuju ke sejumlah negara maupun sebaliknya. Namun, pelabuhan udara yang secara administratif berada di Kabupaten Sidoarjo tersebut belum membuka penerbangan menuju Mesir dan sebaliknya. Karena itu, pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar ada maskapai yang mengoperasikan rute ini.

Hal tersebut diutarakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat mengadakan kunjungan ke Mesir. Ia menuturkan, selama ini banyak jemaah umrah asal Jawa Timur yang bisa memperoleh layanan ziarah ke tempat-tempat sejarah peradaban di Mesir, seperti Imam Syafil, Bibliotheca sebagai perpustakaan pertama dunia, Piramida, dan lainnya.

“Ada potensi wisata religi di Mesir dengan beragam peninggalan peradaban kuno yang memiliki muatan sejarah peradaban Islam yang sangat kuat dan jika para syekh berkenan dikunjungi, akan menjadi potensi kekuatan wisata religi yang luar biasa,” ujarnya, dilansir dari Antara. “Kendalanya adalah masih belum ada penerbangan langsung dari Surabaya ke Mesir dan sebaliknya padahal ini penting dan strategis. Saya berharap ke depan bisa diinisiasi penerbangan langsung tersebut.”

Sementara itu, Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Ashraf Sulthan, menyambut baik penguatan kerja sama yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Alexandria. Ini termasuk kebutuhan penerbangan langsung dari Mesir ke Surabaya, yang sebenarnya sudah diusulkannya. “Harapan kami Gubernur Jawa Timur juga menyampaikan ketika bertemu Gubernur Alexandria dan Grand Syaikh agar segera mendapatkan solusi,” tutur dia.

Seperti diketahui, sejak Maret 2022 lalu, Bandara Juanda resmi mengoperasikan kembali penerbangan umrah setelah ditutup selama dua tahun akibat pandemi Covid-19. Saat itu, maskapai Lion Air menerbangkan kembali 366 penumpang jemaah umrah menggunakan pesawat Airbus A330-300 menuju Bandara Internasional Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah.

“PT Angkasa Pura I sebagai operator Bandara Juanda Surabaya menyambut baik kembali dibukanya penerbangan langsung dari maskapai Lion Air untuk rute Surabaya-Madinah bagi jemaah umrah di Provinsi Jawa Timur,” ungkap Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi. “Kami bersama seluruh pemangku kepentingan terkait telah melakukan serangkai persiapan untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan khusus umrah.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*