Maret 2021, Kunjungan Wisatawan Asing via Bandara Juanda Turun 24,64%

Turis Asing Bandara Juanda - kominfo.jatimprov.go.id

JAKARTA/SURABAYA – Kunjungan wisatawan asing ke Provinsi Jawa Timur pada bulan Maret 2021 melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda terpantau mengalami penurunan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, jumlah turis mancanegara yang datang via Bandara Juanda sebanyak 52 kunjungan, atau turun 24,64 persen dibandingkan bulan Februari 2021 yang tercatat 69 kunjungan.

Selain melorot secara bulanan, angka kunjungan wisatawan mancanegara lewat Bandara Juanda di Kabupaten Sidoarjo pun mengalami kontraksi dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah kunjungan turis luar negeri bulan Maret 2021 kemarin terkontraksi tajam 99,10 persen dibandingkan Maret 2020 yang mencatatkan angka 5.774 kunjungan.

Meski demikian, penurunan kedatangan wisatawan asing tidak berdampak pada tingkat hunian hotel berbintang di Jawa Timur. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Timur pada bulan Maret 2021 mencapai 40,20 persen atau naik 3,81 poin dibandingkan bulan sebelumnya. TPK hotel bintang 2 (dua) sebesar 43,33 persen merupakan TPK tertinggi dibandingkan TPK hotel berbintang lainnya.

Sementara itu, dalam skala nasional, kunjungan wisatawan asing pada bulan Maret kemarin mengalami kenaikan 14,54 persen dibandingkan Februari 2021, dari semula 115.800 kunjungan menjadi 132.600 kunjungan. Meski masih terkontraksi tajam dibandingkan Maret 2020, angka menunjukkan tanda bahwa pariwisata di dalam negeri sudah mulai menggeliat.

Mayoritas wisatawan asing masuk ke Indonesia melalui jalur darat, yakni sebesar 59 persen atau 78.900 kunjungan. Kemudian, 31 persen turis mancanegara datang lewat jalur laut atau sebanyak 40.900 kunjungan. Sementara sisanya, 10 persen, pelancong luar negeri datang melalui jalur udara atau sebanyak 12.900 kunjungan.

Berdasarkan kebangsaan, sebagian besar wisman datang dari Timor Leste yang memang bisa diakses lewat jalan darat.  Kunjungan wisman dari Timor Leste tercatat sebanyak 65.2000 kunjungan atau setara 49,2 persen dari total kunjungan wisman. Kemudian, disusul dengan 41.100 kunjungan wisman dari Malaysia atau 31,0 persen dan 8.500 kunjungan dari China atau setara 6,4 persen.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*