Syarat Penerbangan Terbaru, Area Jawa-Bali Bisa Pakai Tes PCR atau Antigen

Fasilitas Swab Test - timesofindia.indiatimes.com
Fasilitas Swab Test - timesofindia.indiatimes.com

JAKARTA – Pemerintah kembali memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa dan Bali hingga tanggal 13 September 2021 sebagai langkah mengendalikan pandemi Covid-19. Seiring dengan perubahan level PPKM sejumlah wilayah, pemerintah saat ini mengizinkan penggunaan tes RT-PCR atau rapid antigen sebagai syarat penerbangan.

Dilansir dari Kompas, aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 39 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali. Pada beleid yang diperbaharui per 7 September 2021, diatur bahwa pelaku perjalanan domestik yang menggunakan pesawat udara wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama. Selain itu, wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19.

Secara rinci, untuk penerbangan domestik antar-bandara di wilayah Jawa-Bali, penumpang diwajibkan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama. Bagi yang baru vaksin dosis pertama harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan. Namun, bagi penumpang yang sudah melakukan vaksin dosis kedua, bisa menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara itu, untuk penerbangan domestik dari luar wilayah Jawa-Bali ke bandara di Jawa-Bali, maupun sebaliknya, diatur ketentuan bahwa penumpang wajib menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama. Selain itu, penumpang juga wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Seperti diketahui, pemerintah kembali mengumumkan perpanjangan PPKM Jawa-Bali yang berlaku untuk tanggal 7 hingga 13 September 2021 pada awal pekan kemarin Dalam pengumuman itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Panjaitan, mengatakan bahwa tercatat ada 43 kabupaten/kota dengan status level 2.

Artinya, selama sepekan mendatang 43 kabupaten/kota itu akan menjalankan aturan PPKM level 2 sesuai Instruksi Mendagri Nomor 39 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Pada pekan sebelumnya, daerah yang berstatus level 2 terdiri dari 27 kabupaten/kota.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*