Angkasa Pura I Raih Predikat Badan Publik Informatif dari KIP

Faik Fahmi, Direktur Utama AP I - marketeers.com
Faik Fahmi, Direktur Utama AP I - marketeers.com

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I berhasil memertahankan capaian predikat sebagai Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat (KIP) dalam ajang penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2021. BUMN pengelola 15 bandar udara di kawasan tengah dan timur Indonesia ini meraih nilai 90,26 dari hasil monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan KIP selama semester II tahun 2021 ini.

Klasifikasi “Informatif” adalah penghargaan terbaik yang bisa dicapai oleh sebuah badan publik yang menyelenggarakan layanan informasi publik. Penghargaan diumumkan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin secara virtual pada Selasa (26/10) dan diterima oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Dalam acara tersebut, Wapres Ma’ruf menekankan pentingnya pelayanan informasi publik. Penghargaan ini juga menjadi kesempatan bagi badan publik untuk terbuka dan melakukan inovasi. “Penganugerahan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi badan publik untuk terus mengakselerasi upaya terbaik mengenai keterbukaan informasi melalui berbagai inovasi yang tiada henti. Pengelolaan keterbukaan informasi publik ini dilakukan dalam rangka mendorong partisipasi masyarakat guna terwujudnya tata kelola pemerintah yang baik dan transparan,” jelas Ma’ruf, seperti dilansir Suaramerdeka.

“Hasil penilaian ini juga diharapkan menjadi sarana introspeksi semua badan publik untuk terus menjaga dan meningkatkan kinerja pelayanan publik dan produktivitasnya, walaupun di tengah masa pandemi Covid-19. Selamat kepada badan publik yang telah memperoleh kualifikasi sebagai badan publik yang informatif,” imbuh Ma’ruf.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengungkapkan bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen AP I dalam penyelenggaraan layanan informasi publik. “Ini komitmen kami dalam memberikan layanan informasi publik kepada masyarakat luas, serta merupakan upaya perwujudan tata kelola perusahaan yang baik, bersih, serta transparan,” katanya.

“Kami juga secara berkelanjutan melakukan peningkatan implementasi layanan informasi publik, melalui optimalisasi media digital dan pengembangan kompetensi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), baik di Kantor Pusat maupun di kantor cabang di 15 bandara yang kami kelola. Hal ini semata-mata ditujukan untuk dapat semakin meningkatkan kualitas layanan,” tegas Faik.

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) untuk mengevaluasi implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Adapun kategori badan publik yang dinilai adalah Kementerian, Lembaga Negara dan Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LP/LPNK), Pemerintah Provinsi, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Lembaga Non-Struktural, Partai Politik, dan Perguruan Tinggi Negeri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*