Efisiensi, Angkasa Pura I Lakukan Perampingan Manager di Bandara

Faik Fahmi, Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I - www.liputan6.com
Faik Fahmi, Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I - www.liputan6.com

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I mengakui bahwa pandemi virus corona (Covid-19) yang terjadi saat ini telah memberi banyak hikmah yang bermanfaat untuk pengelolaan bandara. Selama masa pandemi, AP I juga melakukan perampingan yang dinilai cukup efisien.

Apabila sebelumnya di bandar udara kelolaan AP I ada 10 senior manager, maka kini dapat dirampingkan lebih efisien menjadi 4 senior manager. Di samping itu, AP I bisa melakukan penghematan yang diambil pada penguatan induk perusahaan dan cabang.

“Jadi ada hikmahnya juga pandemi Covid-19 ini. Salah satu kita bisa merampingkan jabatan senior manager di daerah. Perampingan ini, bukan PHK, tapi lebih memaksimalkan fungsi. Di sisi lain, kita menguatkan hubungan induk perusahaan dan cabang sehingga pelelangan di daerah jadi lebih terkontrol dan efisien hingga miliaran rupiah,” kata Direktur Utama AP I Faik Fahmi, Jumat (1/10), seperti dilansir Okezone.

Lebih lanjut Faik menerangkan bahwa PT Angkasa Pura I melakukan berbagai upaya saat ini dalam meningkatkan gairah masyarakat untuk terbang, di antaranya merespons level of confidences masyarakat untuk tetap naik pesawat. “Ini kita respons dengan memaksimalkan semua fasilitas yang ada di bandara yang friendly dengan penumpang terutama tanpa sentuhan atau kontak langsung. Dan arah atau perubahan masyarakat memang akan cenderung ke sana. Jadi era pemanfaatan teknologi bakal lebih cepat di bandara,” jelas Faik.

Selain melakukan efisiensi, Angkasa Pura I pun melihat peluang bisnis pada penerbangan kargo udara dengan memanfaatkan carter pesawat bekerja sama dengan Pelita Air Service. Menurut Faik, selama pandemi Covid-19, khususnya penerbangan kargo pun sangat bergantung pada penerbangan penumpang. “Makanya kita buka carter khusus untuk kargo. Dan hasilnya ketika lockdown di awal-awal, logistik tetap bisa berjalan. Dan sektor ini akan jadi kesempatan baru bagi kami,” tutur Faik.

Sejauh ini, PT Angkasa Pura I dipercaya sebagai BUMN yang mengelola 15 bandara di Indonesia, meliputi Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, hingga Bandara Ahmad Yani Semarang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*