AP I Kembali Pangkas Jam Operasional Bandara Juanda

Bandara Juanda - www.merdeka.com

JAKARTA/SURABAYA – Setelah menyesuaikan jam operasional mulai April 2020 lalu, kini PT Angkasa Pura I kembali memangkas jam operasional bandara yang mereka kelola, tidak terkecuali Bandara Internasional Juanda. Berdasarkan NOTAM yang berlaku sejak 12 Juni 2020, kini operasional pelabuhan udara tersebut menjadi hanya 12 jam dari semula 17 jam.

“Jam operasional masih sesuai dengan NOTAM masing-masing bandara, memang ada penyesuaian atas turunnya traffic dan untuk menekan penyebaran COVID-19,” jelas Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I, Handy Heryudhitiawan, seperti dilansir CNBC Indonesia. “NOTAM yang kami maksud adalah yang berlaku mulai 12 Juni 2020.”

Berikut perubahan durasi dan jam operasional 15 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I.

  • Bandara Juanda Surabaya (SUB) (06.00 – 18.00)
  • Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) (07.00 – 23.00)
  • Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (UPG) (06.00 – 19.00)
  • Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan (BPN) (06.00 – 18.00)
  • Bandara Adisutjipto Yogyakarta (JOG) (07.00 – 16.00).
  • Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) (06.00 – 17.00).
  • Bandara Adi Soemarmo Solo (SOC) (08.00 – 16.00)
  • Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang (SRG) (06.00 – 18.00)
  • Bandara Lombok Praya (LOP) (9.00 – 15.00)
  • Bandara El Tari Kupang (KOE) (06.00 – 22.30).
  • Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin (BDJ) (08.00 – 17.00)
  • Bandara Sam Ratulangi Manado (MDC) (pukul 07.00 – 18.00)
  • Bandara Pattimura Ambon (AMQ) (07.00 – 17.00)
  • Bandara Frans Kaisiepo Biak (BIK) (14.00 – 20.00)
  • Bandara Sentani Jayapura (DJJ) (06.00 – 17.30)

Handy melanjutkan, perubahan terakhir sejak 12 Juni 2020 ini bakal terus dievaluasi secara berkala. Pertimbangan utama perusahaan adalah mengenai traffic penerbangan di masing-masing bandara. “Kebutuhan masing-masing bandara bisa berbeda. Jika nantinya traffic kembali ramai, maka tak menutup kemungkinan bandara yang tadinya buka 24 jam kembali normal seperti sebelumnya,” sambung Handy.

Sejauh ini, meski sempat menurun drastis, namun sudah ada data penerbangan di sejumlah bandara mulai menggeliat. Menurut data mulai tanggal 1 hingga 15 Juni 2020, perseroan mengklaim telah melayani 5.628 pergerakan pesawat dengan 22.040 penumpang. Angka itu naik dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya sebesar 76.841 penumpang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*