Angkasa Pura I Belum Berencana Lockdown 15 Bandara

Angkasa Pura I Belum Berencana Lockdown
Angkasa Pura I Belum Berencana Lockdown - detik.com

Jakarta – Di tengah pandemi virus corona yang melanda Indonesia saat ini, PT Angkasa Pura I (Persero) menyatakan bahwa pihaknya belum akan melakukan lockdown pada 15 bandar udara yang dikelola oleh perusahaan. Bandara-bandara AP I tersebut kabarnya masih akan tetap beroperasi meski aktivitasnya sudah mulai dibatasi.

“Jadi yang kita lakukan ini karena adanya beberapa pengurangan penerbangan dari airlines, maka kita mengurangi volume penerbangan, tapi sifatnya tidak lockdown. Misalnya contoh yang simple kalau kita memiliki 5 garbarata yang dioperasikan di bandara. Karena penerbangan terbatas maka kita hanya operasikan hanya 3 saja, yang 2 kita istirahatkan,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi, Sabtu (28/3), seperti dilansir Liputan6.

Selain itu, sejumlah bandara juga mengalami penyesuaian jam operasional, menyusul turunnya jumlah frekuensi penerbangan. Guna mengantisipasi adanya re-karyawan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) karena adanya pengurangan kegiatan tersebut, PT AP I pun melakukan pengaturan ulang shift. Namun kata Faik, pengaturan itu berdampak pada perpanjangan waktu jam istirahat karyawan. Akan tetapi, penyesuaian jam kerja ini tak berlaku pada karyawan di level customer service dan security atau pengamanan.

Lebih lanjut Faik mengatakan, pengurangan kegiatan operasional bandara tersebut dilakukan untuk penerbangan penumpang. Sementara itu, untuk layanan angkutan barang atau logistik dipastikan tetap beraktivitas secara normal seperti biasanya. “Kita prinsipnya lebih pada apa yang diharapkan, namun khusus untuk logistik tetap kita operasikan secara penuh,” ujarnya.

Sedangkan untuk Bandara Sentani di Jayapura, Papua, beberapa waktu lalu pihak pemerintah daerah setempat memang telah mengajukan untuk penutupan sementara. “Khusus di Sentani memang kemarin ada permintaan untuk menutup bandara. Tapi proses ini masih sedang dipastikan oleh Kementerian Perhubungan,” bebernya.

AP I sendiri merupakan BUMN yang mengelola 15 bandara, antara lain Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok, Bandara Pattimura Ambon, Bandara Internasional El Tari Kupang, dan Bandara Sentani Jayapura.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*