Lion Air Terapkan Social Distancing dalam Pesawat

Lion Air - www.suaramerdeka.com

Surabaya – Lion Air Group berupaya untuk mengutamakan faktor keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan. Oleh sebab itu, dalam penerbangan terbaru Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW) dan Batik Air (kode penerbangan ID) telah menerapkan kebijakan jarak aman atau social distancing di dalam pesawat.

“Sebagai langkah preventif dan antisipasi pencegahan penyebaran dampak wabah corona virus covid-19 (Corona), Lion Air Group mengimplementasikan pengaturan jarak aman antar tamu atau penumpang (physical distancing) dalam operasional penerbangan,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro di Surabaya, Kamis (26/3), seperti dilansir Tribunnews.

Adapun sistem pengaturan jarak untuk seluruh penumpang diimplementasikan dengan pengaturan nomor kursi ketika penumpang melakukan pelaporan (check-in). “Dan yang dimaksud saat penumpang melakukan pelaporan (check-in), berarti berlaku untuk penumpang yang melaksanakan check-in di meja pelaporan (check-in counter), web check in maupun fasilitas pelaporan mandiri (self-check-in) yang tersedia di bandar udara,” sambungnya.

Lebih lanjut Danang menjelaskan, pengaturan jarak antar penumpang ini pun berlaku saat ada di ruang tunggu (waiting room) dan ketika proses masuk dalam kabin pesawat (boarding), baik yang menggunakan tangga belalai (garbarata) maupun tangga biasa. Pengaturan ini juga berlaku untuk penumpang yang ada dalam bus (neoplane) ketika hendak menuju pesawat dan ketika turun dari pesawat.

“Dengan pengaturan nomor kursi saat check-in, maka terdapat jarak antar penumpang saat duduk di dalam pesawat,” ucap Danang.

Sementara itu, awak kabin atau flight attendant dan petugas layanan darat (ground handling) pun akan membantu teknis pengaturan jarak antar penumpang saat berada di dalam kabin pesawat apabila ada penumpang yang duduknya berdekatan. “Sementara untuk alasan keselamatan dan keseimbangan (weight balance) pesawat saat lepas landas dan mendarat, penumpang dapat dipindahkan sesuai instruksi petugas darat atau awak kabin,” tandas Danang.

Kebijakan ini dibuat setelah pandemi virus corona yang terus meningkat di Indonesia dan adanya imbauan dari pemerintah untuk melakukan social distancing, termasuk ketika berada di tempat maupun transportasi umum.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*