AP I Siapkan Bandara Juanda untuk Kembali Layani Penerbangan Umrah

Ilustrasi : Jamaah umrah - kompas.com
Ilustrasi : Jamaah umrah - kompas.com

Jakarta – Pemerintah berencana membuka Bandara Juanda di Surabaya, Jawa Timur untuk melayani penerbangan umrah. Hal ini dilakukan guna mengurangi penumpukan pemberangkatan umroh melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. PT Angkasa Pura (AP) I sendiri kini sedang mengkoordinasikan penerbangan umrah dari Bandara Juanda.

“Saat ini kami sedang melakukan serangkaian pembahasan bersama seluruh stakeholders terkait,” ungkap VP Corporate Secretary AP I Handy Heryudhitiawan, Selasa (15/2), seperti dilansir dari Republika.

Pembahasan itu dilakukan bersama Otoritas Bandara Wilayah III, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Imigrasi dan Bea Cukai, Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Timur, maskapai, TNI, dan Polri. “Masing-masing instansi ini nantinya akan bersinergi dan saling mendukung untuk memastikan setiap proses operasional berjalan lancar serta sesuai dengan peraturan yang berlaku,” imbuh Handy.

Dari segi sarana dan fasilitas, Bandara Juanda juga dinilai sudah sangat siap untuk melayani penerbangan internasional. Sebelumnya, Bandara Juanda Surabaya juga sudah melayani dua kali penerbangan repatriasi pekerja migran Indonesia (PMI) selama bulan Januari sampai Februari 2022.

Oleh sebab itu, Handy memastikan bahwa Angkasa Pura I sebagai pihak pengelola Bandara Juanda siap mendukung kembali terlaksananya penerbangan umrah dan penerbangan non-PMI. “Kesiapan ini seperti yang disampaikan oleh Menko Maritim dan Investasi beberapa saat lalu,” tutur Handy.

Sementara itu, Sekjen Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah dan Haji (AMPUH) Indonesia Wawan Suhada mengatakan bahwa pembukaan Bandara Juanda untuk penyelenggaraan umrah tidak lepas dari usulan para asosiasi travel umrah dan haji. “Kebijakan ini salah satu solusi mengurangi beban Jakarta sebagai satu-satunya embarkasi umrah saat ini,” beber Wawan.

Pemerintah khususnya Kementerian Agama (Kemenag) di pusat dan daerah diharapkan dapat segera menyiapkan urusan teknis sebelum dibukanya Bandara Juanda untuk umrah. Misalnya saja menyiapkan layanan penyelenggaraan umrah mulai dari persiapan pemberangkatan hingga kepulangan. “Di antara yang penting adalah menyiapkan hotel untuk fasilitas karantina dan laboratorium swab PCR,” jelasnya.

Ia juga berharap pihak maskapai segera merespons kebijakan tersebut dengan mulai menyiapkan rute penerbangan dari Bandara Juanda ke Arab Saudi. “Sehingga travel umrah bisa segera melakukan pemesanan tiket,” ungkapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*