Tekan Kerugian, Bandara Juanda Ajukan Keringanan Pajak Parkir ke Pemkab Sidoarjo

Bandara Juanda Surabaya - mediaindonesia.com
Bandara Juanda Surabaya - mediaindonesia.com

Sidoarjo – PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Bandara Juanda Surabaya mengalami kerugian yang cukup besar selama masa pandemi virus corona (Covid-19). Oleh sebab itu, pihak Bandara Juanda pun mengajukan keringanan pajak parkir pada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Kondisi tersebut diperoleh dari hasil Sidak Komisi B DPRD Sidoarjo.

Rombongan anggota DPRD Sidoarjo tersebut melakukan sidak untuk menggali potensi pajak di Sidoarjo, khususnya untuk menyesuaikan dengan kondisi pandemi. Anggota komisi B DPRD Sidoarjo Wahyudin Zuhri menjelaskan, dalam pengelolaan parkir, AP I bekerja sama dengan pihak pengelola parkir dengan perjanjian senilai Rp2,1 miliar per bulan.

Namun seperti yang diketahui, kondisi yang tak diharapkan terjadi selama bulan Maret-Mei 2020. Karena adanya pembatasan perjalanan yang diterapkan oleh pemerintah, Bandara Juanda mengalami penurunan jumlah penumpang yang cukup signifikan. “Padahal perjanjian parkir tetap berjalan,” ujar Wahyudin, seperti dilansir Jawapos.

Merebaknya virus corona mengakibatkan bisnis penerbangan melakukan sejumlah penyesuaian. Jumlah penumpang selama masa pandemi Covid-19 di Bandara Juanda turun drastis sekitar 500 sampai 1.000 orang per hari. Padahal tahun 2018 lalu rata-rata penumpang di Bandara Juanda sekitar 57.000 orang per hari dan tahun 2019 sekitar 47.000 orang. “Nilai keuntungan dari Angkasa Pura, diperkirakan untuk tahun 2020 sekitar Rp600 M. Karena ada pandemi, diperkirakan merugi sekitar Rp32 M,” jelasnya.

Kerugian yang dialami itu pula yang membuat AP I sempat mengajukan keringanan setoran pajak parkir ke Pemkab Sidoarjo. Sayangnya masih belum ada balasan dari pihak Pemkab Sidoarjo. Menurut Wahyudin, pihak Pemkab pun kini sedang butuh biaya besar untuk penanggulangan atau pemulihan ekonomi. “Siapa tau setelah bulan Juni, penumpang di bandara malah naik,” katanya.

Berdasarkan data teranyar, trafik penumpang di bandara-bandara kelolaan AP I sejak awal Juni 2020 ini mulai mengalami peningkatan jika dibandingkan bulan Mei 2020. Pada tanggal 1-15 Juni 2020, AP I melayani 222.040 penumpang, sedangkan pada Mei 2020 hanya 76.841 penumpang.

“Pada awal hingga pertengahan Juni ini, indikasi peningkatan trafik penumpang sudah terlihat dibandingkan Mei lalu di mana pada Mei diberlakukan pembatasan transportasi,” kata Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi, Rabu (17/6). Faik mengaku optimis bahwa trafik akan terus meningkat ke depannya meski secara perlahan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*