Biaya Rapid Test di Bandara Juanda Dianggap Terlalu Mahal

Rapid Test di Bandara Juanda - www.pmjnews.com

Sidoarjo – Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur kini mulai dipadati oleh penumpang. Namun sayang, beberapa di antara mereka masih mengabaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Selain ada beberapa yang masih tidak memakai masker, ada juga di antara penumpang yang tidak menjaga jarak aman atau physical distancing.

Sejumlah penumpang terlihat bergerombol di loket check-in Bandara Juanda. Kerumunan tersebut pun akhirnya terpaksa ditertibkan oleh pihak maskapai. Mulai padatnya Bandara Juanda saat ini dikarenakan syarat penerbangan yang sudah mulai dilonggarkan. Para calon penumpang boleh hanya menunjukkan hasil rapid test jika akan naik pesawat. Selain itu, harga tiket pesawat kini sudah mulai normal. “Sekarang lebih luwes (aturan longar). Lebih lumayan lah,” ujar calon penumpang tujuan Kendari, Farida, Sabtu (4/7), seperti dilansir iNews.

Beberapa calon penumpang mengaku lebih memilih naik pesawat karena relatif lebih cepat. Terlebih karena harga tiket pesawat saat ini sudah tidak mahal lagi seperti saat masih diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Karena kepepet saja, ada keperluan pekerjaan di Jakarta,” kata penumpang lainnya bernama Tina.

Tetapi beberapa penumpang juga banyak yang mengeluhkan biaya rapid test yang cukup mahal. Di Bandara Juanda sendiri terdapat layanan rapid test yang diselenggarakan oleh pihak PT Angkasa Pura (AP) I bekerja sama dengan sebuah klinik di kawasan parkir mobil bandara. Tiap calon penumpang yang hendak rapid tes di area bandara akan dikenai biaya sekitar Rp290 ribu per orang.

“Saya mau ke Padang, kalau keberatan biaya rapid test ya keberatan tapi mau gimana lagi,” ungkap calon penumpang bernama Yudhi. Penumpang lain bernama Sonny pun mengeluhkan hal yang sama. Ia menilai biaya sebesar Rp290 ribu terlalu mahal dan memberatkan. Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah bersedia memberikan subsidi untuk rapid test.

Menurut data PT Angkasa Pura I Cabang Juanda, peningkatan volume penumpang masih didominasi oleh rute-rute penerbangan gemuk, seperti tujuan Jakarta, Makassar, dan Balikpapan. Selama beberapa hari belakangan, jumlah penumpang yang berangkat lewat Bandara Juanda mencapai 8.000 orang per hari.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*