Sidoarjo – Jumlah penumpang pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur selama libur Tahun Baru Imlek diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 1-3% dibandingkan pada hari-hari biasa. Ketika dikonfirmasi, pihak Bandara Juanda sendiri mengatakan bahwa terjadi peningkatan penumpang meskipun tak terlalu signifikan.

“Untuk penumpang memang ada kenaikan, tetapi persentase kecil hanya berkisar 1 sampai dengan 3 persen saja,” kata Legal and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Juanda, Yuristo di Sidoarjo, Sabtu (25/1), seperti dilansir Antara.

Lebih lanjut Yuristo memaparkan bahwa pada Rabu (22/1) lalu jumlah trafik penumpang mencapai 42.657 orang dengan rincian di Terminal 1 sebanyak 31.226 penumpang dan di Terminal 2 jumlahnya mencapai 11.431 orang. “Kemudian pada Jumat (24/1) total trafik 46.835 penumpang dengan rincian di terminal 1 sebanyak 34.140 penumpang dan di terminal 2 sebanyak 12.695 orang penumpang. Jadi pas Imlek ini kemungkinan meningkat meski tidak signifikan,” jelas Yuristo.

Yuristo menuturkan, pada perayaan Tahun Baru Imlek 2571 yang merupakan tahun tikus logam, pihak Bandara Juanda juga mengadakan pertunjukan barongsai dan naga liong di Terminal 2 (T2). “Kami juga menghiasi area Terminal 1 dan Terminal 2 dengan ornamen khas Imlek seperti lampion dan tiruan klenteng sejak pertengahan Januari,” beber Yuristo.

Pihak manajemen Bandara Juanda sengaja mengadakan pertunjukan barongsai sebagai wujud layanan dan hiburan untuk para pengguna jasa bandar udara dalam momen perayaan Tahun Baru Imlek 2571 di Bandara Juanda. “Pertunjukan Barongsai dan Naga Liong ini mulai menghibur para pengguna jasa bandar udara di area keberangkatan Terminal 2,” jelas Yuristo.

Salah seorang penumpang domestik di Bandara Juanda yang hendak melakukan penerbangan ke Jakarta bernama Vanya mengaku senang dan juga cukup terkejut dengan adanya pertunjukan barongsai dan naga liong. “Sangat bagus dan menarik sekali. Ini pertama kalinya saya melihat barongsai ada di bandara, biasanya ke bandara hanya lewat saja dan jarang menemukan ada pertunjukan,” ujar Vanya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *