Jakarta – Bandara Internasional Juanda Surabaya saat ini sedang mengebut pengerjaan proyek perluasan Terminal 1 yang dijadwalkan dapat beroperasi sebelum Lebaran 2020 mendatang. Meski demikian, pihak PT Angkasa Pura (AP) I Kantor Cabang Juanda memastikan jika penumpang yang akan bepergian dengan naik pesawat melalui bandara tak akan terganggu selama masa libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru).

“Kami menjamin dan berusaha supaya para penumpang itu tidak terganggu dengan adanya pembangunan perluasan Terminal 1 Bandara Internasional Juanda Surabaya,” ujar General Manager Bandara Internasional Juanda Heru Prasetyo setelah menyalurkan dana program kemitraan dan bina lingkungan di Graha Satu Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jumat (23/11), seperti dilansir Antara.

Lebih lanjut Heru mengungkapkan jika pada Desember 2019 depan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan yang ada di lingkungan Bandara Juanda untuk mempersiapkan masa angkutan Natal dan Tahun Baru. “Kami tidak bisa memprediksikan berapa kenaikan jumlah penumpang, namun kami optimistis akan terjadi kenaikan,” beber Heru.

Terkait penyaluran bantuan dalam program kemitraan dan bina lingkungan, Heru menjelaskan bahwa ini adalah bentuk visi PT Angkasa Pura I (Persero) untuk  menjadi mitra pemerintah dan penggerak pertumbuhan ekonomi serta memberikan kontribusi positif pada kelestarian lingkungan. “Penyaluran dana kemitraan dan bina lingkungan di PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara Internasional Juanda hingga November 2019 mencapai Rp4,3 Miliar. Penyaluran ini telah dilakukan sebanyak 7 tahap dimulai bulan Februari hingga November,” ungkap Heru.

Adapun pada penyaluran bantuan dana tahap ke-7 tahun 2019 ini mencapai Rp555 juta untuk 8 penerima, meliputi 1 mitra binaan asal Malang yaitu Rita Handycraft serta 7 mitra binaan dari Sidoarjo yakni Toko Sembako Nurul Hidayat, Toko Sembako Berkah, Toko Sherly, Toko Ichzul, Anisa Collection, Pak Agus Krupuk, dan Toko Sembako Supriyatin. “Sedangkan untuk dana bina lingkungan sebesar Rp 485 juta diberikan kepada sembilan penerima dari beberapa sektor,” imbuh Heru.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *